Pemenang Piala Dunia tersebut telah menolak tawaran dari Los Blancos dan memilih menandatangani kontrak baru fantastis di Paris.
Luka Modric telah membela penyerang Paris Saint-Germain Kylian Mbappe setelah pemain internasional Prancis itu terus-terusan mendapat kecaman karena menolak tawaran dari Real Madrid di musim panas ini.
Mbappe sebelumnya dilaporkan sudah sangat dekat dengan Los Blancos, bahkan disebut-sebut sudah mencapai kesepakatan, tetapi pemain berusia 23 tahun itu akhirnya memilih untuk bertahan di Parc des Princes dan membuat Madrid geram.
Dan Modric kini telah menyarankan agar semua orang, khususnya fans Madrid, untuk berhenti mengecam Mbappe, dan menegaskan bahwa Los Blancos tetap akan berkembang meski tidak ada mantan pemain AS Monaco itu di Santiago Bernabeu.
“Mbappe memutuskan seperti yang ia putuskan, itu adalah haknya dan sekarang ia menjalani keputusan itu. Itu sudah diputuskan,” ujar Modric kepada Sportske.
“Kami semua mengira ia akan bergabung dengan kami, itu tidak terjadi dan sekarang apa? Yah, kami tidak akan terus membencinya.”
“Mbappe adalah pemain hebat, tetapi seperti yang pernah saya katakana, dalam konteks apa pun, tidak ada pemain yang lebih penting daripada klubnya. Real adalah yang terhebat, di atas setiap pemain dan akan selalu seperti itu.”
“Siapa yang tahu apa yang bisa terjadi besok, apalagi dalam tiga atau empat tahun di sepakbola? Hanya waktu yang akan menjawab.”
Modric kemudian menambahkan tentang performa Madrid selama beberapa musim terakhir, dan membandingkan era Zinedine Zidane dan Carlo Ancelotti.
“Di LaLiga, kami memulai dengan sangat baik sejak awal,” imbuhnya. “Pelatih baru rasa lama tiba, Carlo Ancelotti, yang mendapati ada banyak pemain dari era pertamanya di Madrid. Ini membuatnya lebih mudah untuk beradaptasi dengan lingkungan baru, setelah tahun-tahun hebat bersama Zinedine Zidane.”
“Ancelotti membawa ketenangan baru, stabilitas dan menciptakan lingkungan saling percaya dan keyakinan pada kekuatan masing-masing pemain.”
“Tidak aneh bagi saya, karena seberapa pun banyaknya orang mencoba untuk meremehkan kekuatan tim ini, saya secara pribadi meyakini bahwa kami masih memiliki para pemain top. Hal-hal datang bersamaan untuk kami, kami membuat langkah yang kuat dan pada akhirnya kami pantas dan secara dominan memenangkan gelar ke-35, gelar ketiga saya.”
ARTICLE TERKINI
Article Category : All Supersoccer
Article Date : 03/07/2022
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :