Dalam promosi mereka untuk Hella Mega Tour di Good Morning America, Weezer merinci proyek mereka selanjutnya yaitu empat album yang disebut Seasons. Menurut Rivers Cuomo Weezer memiliki banyak waktu sehingga mereka akan menulis empat album yang dirilis di tahun 2022.
Setiap album dari proyek Seasons, Weezer merilisnya di hari pertama di setiap musim pada tahun 2022 ini.
Perilisan album ini menjadi lanjutan Weezer dari album mereka di momen pandemi yang bertajuk OK Human di Januari 2022 serta album pra-pandemi mereka yang berjudul Van Weezer pada Mei.
Setiap album memiliki genrenya; misalnya di musim semi akan ada nuansa happy chill kemudian di album selanjutnya menjadi dance-rock, kemudian di musim gugur Weezer akan memilih genre akustik sedih.
Weezer adalah band rock Amerika yang dibentuk di Los Angeles, California, pada tahun 1992. Sejak tahun 2001, band ini terdiri dari Rivers Cuomo pada vokal utama, gitar utama, dan keyboard. Kemudian ada Patrick Wilson pada drum dan Scott Shriner pada gitar bass, keyboard, dan vokal latar. Tidak lupa dengan Brian Bell pada gitar ritme, keyboard, dan vokal latar.
Setelah menandatangani kontrak dengan Geffen Records pada tahun 1993, Weezer merilis album debut self-titled mereka, juga dikenal sebagai Blue Album, pada Mei 1994. Didukung oleh video musik untuk single Buddy Holly, Undone – The Sweater Song, dan Say It Ain't So, sehingga Blue Album menjadi sukses multiplatinum.
Album kedua Weezer, Pinkerton (1996), menampilkan suara yang lebih gelap dan lebih kasar. Sayangnya album ini gagal secara komersial dan awalnya menerima tinjauan yang beragam, tetapi mencapai status kultus dan pujian kritis bertahun-tahun kemudian. Baik Blue Album maupun Pinkerton sekarang sering disebut-sebut sebagai album terbaik tahun 1990-an. Setelah tur untuk Pinkerton, bassis pendiri Matt Sharp meninggalkan band dan Weezer hiatus.
Pada tahun 2001, Weezer kembali dengan Green Album dengan bassis baru mereka, Mikey Welsh. Dengan suara yang lebih pop, dan dipromosikan oleh single Hash Pipe dan Island in the Sun, menjadi sebuah kesuksesan komersial dan sebagian besar menerima ulasan positif. Setelah tur Green Album, Welsh pergi karena alasan kesehatan dan digantikan oleh Shriner.
Album keempat Weezer, Maladroit (2002), meraih sebagian besar ulasan positif, tetapi penjualannya lebih lemah. Make Believe (2005) menerima tinjauan yang beragam, tetapi singlenya Beverly Hills menjadi single pertama Weezer yang menduduki puncak tangga lagu Modern Rock Tracks AS dan single pertama mereka yang mencapai sepuluh besar di Billboard Hot 100.
Pada tahun 2008, Weezer merilis Red Album dengan single utamanya, Pork and Beans, menjadi lagu Weezer ketiga yang menduduki puncak tangga lagu Modern Rock Tracks, didukung oleh video musik pemenang Grammy. Raditude (2009) dan Hurley (2010) menampilkan lebih banyak "produksi pop modern" dan lagu-lagu yang ditulis bersama dengan artis lain, meraih tinjauan beragam lebih lanjut dan penjualan moderat. Everything Will Be Alright in the End (2014) dan White Album (2016) kembali ke gaya rock dan meraih lebih banyak ulasan positif; Pacific Daydream (2017) menampilkan suara pop yang lebih mainstream. Pada tahun 2019, Weezer merilis album cover, Teal Album, diikuti oleh Black Album.
Weezer digambarkan sebagai band rock alternatif, power pop, pop rock, pop punk, geek rock, emo, indie rock, emo pop, melodic metal, dan pop. Weezer memiliki banyak musisi yang menjadi inspirasi mereka, diantaranya adalah Kiss (dengan referensi langsung dalam lagu In the Garage), Nirvana, the Pixies, the Cars , Cheap Trick, Pavement, Oasis, the Smashing Pumpking, Green Day dan Wax.
Sementara itu, beberapa musisi menjadikan Weezer menjadi pengaruh bagi mereka, yaitu Pete Wentz, Panic! At the Disco, Blink-182, Charli XCX, Real Estate, Dinosaurus Pile-Up, Cymbals Eat Guitars, DNCE, dan Fall of Troy.
Image source: Vulture
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 30/09/2022
1 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Muhamad Saifudin
23/05/2025 at 18:34 PM