Unit British rock The Struts telah kembali dengan single baru berjudul Fallin' With Me. Lagu baru ini adalah musik baru pertama band asal Derbyshire sejak menandatangani kontrak dengan label Big Machine awal tahun ini.
Ketika membahas lagu baru ini, vokalis Luke Spiller mengatakan: “Lirik lagu itu ditulis saat beberapa malam keluar dengan seseorang yang saya temui saat itu. Kami selalu bertemu di tempat yang sama di Sunset Strip dan setelah beberapa saat saya memiliki kumpulan frasa dan baris yang semuanya memiliki perasaan tertentu pada mereka.”
"Paduan suara itu dimaksudkan untuk menjadi balada yang benar-benar menyentuh hati, tetapi begitu musiknya direkam, vokal itu dibawa ke tempat lain sepenuhnya. Fa-fa-fa-fallin' hanya saya bercanda dan tertawa, tapi dengan cepat menjadi bagian penting dari pengaturan nada lagu," tambah Luke Spiller.
Sang vokalis juga menambahkan: “Fallin' With Me adalah sesuatu yang belum pernah dilakukan The Struts sebelumnya. Kami telah melakukan banyak rock straight-up, tetapi ini terasa berbeda. Tanggapan yang kami dapatkan saat menampilkannya secara langsung adalah listrik, jadi saya senang semua orang mendengar versi studionya!”
Simak video lirik single Fallin’ With Me dari The Struts berikut ini.
Selama beberapa tahun terakhir, The Struts telah berbagi sejumlah kolaborasi profil tinggi. Pada tahun 2020 lalu, mereka bekerja sama dengan Robbie Williams untuk lagu berjudul Strange Days, yang menjadi judul lagu dari album terbaru mereka. Proyek ini juga menampilkan kolaborasi dengan personel The Strokes, Albert Hammond Jr., untuk Another Hit of Showmanship, bersama dengan hubungan dengan Tom Morello, Joe Elliott, serta Phil Collen dari Def Leppard.
Tahun lalu, band ini kemudian bekerja sama dengan Paris Jackson dalam lagu baru Low Key In Love. Dalam sebuah pernyataan, The Struts menyebutkan, "Low Key In Love ditulis setelah kencan di Los Angeles di bar retro 1970-an, Good Times di Davey Wayne's. Saya masuk ke studio menjelaskan bahwa kami membutuhkan lagu untuk memiliki esensi yang Anda rasakan saat memasuki bar dan menyerap getarannya.”
Dia melanjutkan: “Ketika kami memutuskan untuk mengeksplorasi ide duet, saya mengingat kembali malam itu dan ingat bahwa Paris memainkan set akustik yang brilian. Sesuatu di dalam memberitahuku bahwa segala sesuatu terjadi karena suatu alasan, jadi aku memutuskan untuk mengirim pesan padanya.”
Single berjudul Low Key In Love yang melibatkan Paris Jackson sebagai kolaboratornya, dirilis pada April 2021 lalu. Lagu ini menjadi rilisan pertama band glam rock asal Derbishire tersebut sejak album mereka tahun 2020 lalu, Strange Days. Di dalam album itu sendiri, The Struts melibatkan banyak musisi sebagai kolaboratornya seperti Robbie Williams, Tom Morello, Joe Elliott, Phil Collen, hingga Def Lappard.
Luke Spiller menyebutkan bahwa keputusannya untuk mengeksplorasi ide duet itu lantaran mengingat momen Paris Jackson memainkan sebuah set akustik yang brilian. Akhirnya, Luke Spiller pun mengirimkan ajakan untuk berkolaborasi. Ia yakin bahwa Paris Jackson akan memberikan dimensi yang benar-benar baru untuk menghidupkan cerita dalam lagu itu.
Sementara itu, dalam kolaborasinya dengan penyanyi Robbie Willams, The Struts membawakan single Strange Days yang judulnya digunakan sebagai judul album ketiga mereka keluaran tahun 2020 lalu. Outfit glam rock ini menawarkan sesuatu yang tak terduga, yaitu sebuah slow-burning ballads yang menampilkan kekhasan vokal Robbie Williams. Lagu Strange Days ini—bersama dengan album ketiga dengan judul yang sama itu—menjadi tindak lanjut dari album kedua mereka, Young & Dangerous, yang rilis pada 2018 lalu.
“Oh thеse are strange times/ Lost in our mi-minds/ We don’t know, it’s unclear/ Where we’ll be this time next year,“ nyanyi Robbie Williams dalam chorus lagu, merenungkan ketidakpastian dan kesulitan yang terjadi di tahun 2020.
“Saya sedang melakukan Quarantine Radio [siaran langsung band di masa lockdown] dan Robbie William tiba-tiba memukul saya menanyakan apakah kami bisa bicara,” kata vokalis Luke Spiller.
"Kami mengakhiri FaceTiming selama sekitar dua jam untuk pertama kalinya kami berbicara, berbicara tentang kehidupan dan musik dan UFO dan semua hal lain yang dapat kalian pikirkan. Saya bertanya apakah dia ingin bekerja sama di beberapa titik, dan ketika kami membuat album, dia dengan ramah membiarkan kami datang dan merekam dia bernyanyi di teras depan rumahnya," lanjutnya.
The Struts sendiri merupakan band rock/glam rock asal Inggris yang dibentuk di Derby, Derbyshire pada tahun 2012. Band ini terdiri dari vokalis Luke Spiller, gitaris Adam Slack, bassist Jed Elliott, dan drummer Gethin Davies.
Band ini telah mengutip pengaruhnya dari beberapa band kenamaan seperti Queen, The Darkness, The Rolling Stones, Aerosmith, Def Leppard, The Killers, The Smiths, Oasis, The Libertines, Michael Jackson, The Strokes, The Vaccines, dan My Chemical Romance.
The Struts telah mencetak setidaknya tiga album studio, antara lain Everybody Wants (2014), Young & Dangerous (2018), dan Strange Days (2020). Ada pula tiga buah EP, antara lain Kiss This EP (2014), Have You Heard… (2015), dan Live and Unplugged (2017).
Image source: https://www.instagram.com/thestruts/
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 10/09/2022
10 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Riani El
13/11/2024 at 09:36 AM
DEVI TRI HANDOKO
06/03/2025 at 18:02 PM
SAWI TRI
07/03/2025 at 16:15 PM
AyuRL Ningtyas
03/04/2025 at 16:07 PM
FITA RUSMAWATI
29/05/2025 at 09:48 AM
Muhamad Saifudin
18/06/2025 at 23:03 PM
ANDI WITONO
24/06/2025 at 11:40 AM
Brawijaya Hutabarat
12/08/2025 at 16:49 PM
MA Roz
30/08/2025 at 23:03 PM
uca aa
26/10/2025 at 22:40 PM