Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Papa Roach Berontak dengan lagu “Kill The Noise”

Beberapa waktu lalu sempat tersebar kabar bahwa Papa Roach mulai kembali aktif untuk menyambut proyek album terbarunya. Proyek album baru yang tengah dipersiapkan oleh Papa Roach ini nantinya akan jadi album kesebelas yang menambah daftar diskografi dari band rap metal asal Amerika Serikat ini. Keseriusan tersebut ternyata dibuktikan oleh Jacoby Shaddix cs dengan rilisnya sebuah single baru di bulan September lalu.

Dalam menjaga momentum serta semangat untuk mempersiapkan munculnya album baru, Papa Roach sengaja meluangkan waktu mereka untuk bisa aktif berkarya dalam membuat musik. Kali ini, waktu yang telah digunakan tersebut pun berhasil melahirkan sebuah single cadas berjudul Kill The Noise. 

Untuk lagu baru dari Papa Roach ini Jacoby Shaddix menjelaskan bahwa agresivitas jadi hal utama yang menginspirasi lahirnya lagu Kill The Noise ini. Menurut sang vokalis, di setiap benak dan isi kepala manusia pasti ada amarah dan kekesalan yang terpendam yang berpotensi untuk mengganggu kegiatan orang sehari-hari. Oleh karena itu, Papa Roach membuat lagu Kill The Noise sebagai bentuk dedikasinya kepada para penggemar agar bisa kembali mengambil kontrol penuh terhadap hidupnya sekaligus juga menyalurkan amarah yang terpendam. 

Menurut Papa Roach dalam menjelaskan lahirnya lagu Kill The Noise, mereka percaya bahwa musik memiliki banyak manfaat yang bisa dirasakan oleh manusia. Terutama untuk yang sifatnya pribadi dan psikologis. Oleh karena itu, Papa Roach juga berharap agar para penggemarnya bisa kembali merasakan kedamaian di kehidupan mereka melalui kumpulan lagu baru dari Papa Roach, termasuk Kill The Noise ini.

Tidak hanya tersaji dalam format audio saja, single terbaru dari Papa Roach ini juga dirilis dalam format video klip. Mencoba untuk menangkap emosi yang ada di dalam lagunya, Papa Roach bersama Bryson Roatch mencoba menggunakan pendekatan dramatis untuk video klip terbaru mereka. Elemen sangkar jadi sebuah focal point di dalam konsep visual video klip Kill The Noise ini. 

Papa Roach menggambarkan diri mereka sebagai orang-orang yang terpaksa harus hidup di dalam sangkar. Seakan-akan kehidupan tersebut dianggap normal.Namun, setelah musik mulai menggema para anggota Papa Roach langsung memperlihatkan sisi agresivitas mereka. Hal tersebut seperti menggambarkan bahwa mereka berontak untuk bisa keluar dari sangkar yang membelenggu. 

Sebelum menghadirkan Kill The Noise sebagai single baru Papa Roach, band rap metal asal Amerika Serikat ini juga sebelumnya sempat memperkenalkan sebuah single kolaborasi berjudul Swerve. Single tersebut merupakan karya kolaborasi pertama Papa Roach di tahun 2021 bersama Jason Aalon Butler dan Sueco The Child. Selain itu, single Swerve ini juga jadi rilisan perdana dari band rock Amerika Serikat tersebut untuk memperkenalkan label rekaman mereka sendiri, yaitu New Noize Records, Inc.

Melalui single Swerve, Papa Roach kini mencoba untuk menghadirkan kembali napas nostalgia yang jadi keunikan dari mereka. Di tahun 2021 ini, Papa Roach memutuskan untuk memperkenalkan single baru bernuansa rap metalRap metal merupakan sebuah genre yang jadi identitas band asal Amerika Serikat tersebut di masa awal popularitasnya.

Proses perilisan Swerve juga dibuat secara spesial oleh Papa Roach. Band rock asal Amerika Serikat ini memperkenalkan lagunya melalui sebuah program Rock Show With Daniel P. Carter di BBC Radio 1. Beberapa pengamat musik menganggap bahwa lagu Swerve ini merupakan sebuah lagu baru eksperimental dari Papa Roach yang menarik perhatian. Di luar musik, aspek yang menarik perhatian adalah konsep visual yang ditawarkan oleh band rock asal Amerika Serikat ini pada single-nya. Permainan warna neon dengan sentuhan post-apocalypse mampu memberi aksen yang unik dari lagunya.

Single bernuansa eksperimental ini dianggap sudah sejalan dengan konsep kreatif yang ingin diusung Papa Roach untuk album kesebelasnya bagi Jacoby Shaddix. Sang vokalis dengan anggota band lainnya terus mencoba untuk menggali kreativitas yang ada dalam diri mereka dan langsung mengolahnya setiap hari. Rutinitas tersebut dilakukan oleh Papa Roach untuk menjaga produktivitas sekaligus juga menghadirkan kesan kompak. Pasalnya, di masa pandemi Papa Roach meyakini bahwa setiap orang membutuhkan berbagai macam bentuk dukungan. 

Dengan memiliki komitmen untuk mencoba berkomunikasi setiap hari, diharapkan tidak hanya mampu memberikan inspirasi dalam bermusik. Namun juga membangkitkan semangat di masa sulit seperti sekarang ini. Untuk albumnya sendiri, Jacoby Shaddix juga menyatakan bahwa materi yang tengah disiapkan akan membuat para penikmat musik rock terkagum-kagum. Papa Roach menginginkan untuk melakukan eksperimen yang liar. Jacoby Shaddix bahkan menyatakan bahwa Papa Roach ingin mencoba apa yang dilakukan oleh Radiohead melalui album OK Computer. Namun untuk band rock satu ini, Jacoby Shaddix tetap membutuhkan pondasi karakteristik yang kuat agar para penggemar setia tidak terlalu merasa asing dengan karya baru mereka. 

Image courtesy of Hurricanehank / Shutterstock

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Papa Roach #Single #kill the noise #Video Klip #swerve #jason aalon butler #fever333 #sueco the child # jacoby shaddix #Album #2021 #rap metal #2022 #agresif

Article Category : Super Buzz

Article Date : 11/10/2021

Supermusic
Admin Music
Supermusic
Admin Music
Penulis artikel dan penggila musik rock/metal yang setiap hari ngulik rilisan baru, liputan gig, dan cerita di balik panggung band legendaris. Gue percaya musik keras itu bukan cuma suara, tapi energi dan gaya hidup. Konten gue disajikan dengan detail dan semangat yang sama garangnya sama musik yang gue bahas. Superfriends yang hidupnya nggak bisa lepas dari riff gitar dan gebukan drum pasti betah nongkrong di sini. Tiap artikel gue bikin biar lo ngerasa kayak lagi ada di depan panggung.

7 Comments

Comment
Tiurnatalia Manalu

Tiurnatalia Manalu

22/01/2025 at 10:36 AM

Yes
Yohanes Hariono

Yohanes Hariono

06/02/2025 at 08:20 AM

Istimewa!👍
Ericka Adelia

Ericka Adelia

08/03/2025 at 20:51 PM

Nice
Lukman Hakim

Lukman Hakim

18/06/2025 at 23:09 PM

Papa Roach Berontak dengan lagu “Kill The Noise”
AyuRL Ningtyas

AyuRL Ningtyas

16/07/2025 at 10:53 AM

Andyyy y

Andyyy y

26/07/2025 at 22:28 PM

Mantap
GRACE JELIA PUTRI TADETE

GRACE JELIA PUTRI TADETE

18/09/2025 at 05:03 AM

Good
Other Related Article
image article
Super Buzz

The Dare Lepas Single Terbaru yang Berjudul Strangestreetfellows

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Buzz

Tampil di Jepang, Isyana Sarasvati Akan Kolaborasi Bareng Mantan Gitaris Megadeth

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Buzz

Milledenials Luncurkan Musik Video untuk Single Precious Me dan Feel Any Pain

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Buzz

Break Out Day Fest Cirebon Berlangsung Super Seru!

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive