Mantra Vutura punya cara unik dalam mengeksplorasi karya bermusik mereka. Inspirasi untuk membuat karya baru pun datang dengan cara unik dan cukup berbeda dari kebiasaan umumnya.
Meski bukan untuk menyambut hadirnya bulan suci ramadhan, duo elektronik rock asal Jakarta tersebut membuat lagu baru yang terinspirasi dari salah satu bagian ayat Al-Quran, kitab suci bagi umat muslim.
Ya, duo yang beranggotakan Tristan Juliano dan Zakari Danubrata ini menghadirkan single baru berjudul 'Tabir' pada awal Maret 2022.
Lagu ini disebut terinspirasi dari ayat Al-Baqarah: 30 yang mengisahkan soal pertanyaan malaikat kepada SAng Kuasa saat hendak menciptakan manusia untuk berkuasa di atas bumi.
Tristan yang menjadi penulis lagu ini menceritakan pengalaman saat membaca ayat tersebut mengenai pertanyaan malaikat kepada Sang Pencipta mengapa harus menciptakan manusia dan menjadi pemimpin di bumi sedangkan manusia memiliki sifat merusak dan menumpahkan darah.
Menurut Tristan, pertanyaan Malaikat ini berdasarkan hikmah yang diambil dari pengamatan dan pengetahuan, bukan sebatas karena iri dan kedengkian kepada Adam dan keturunannya.
"Lagu ini berusaha meluruskan salah tafsir dan menjadi pengingat bagi manusia bahwa kita dapat membuktikan harapan baik untuk berbuat kebajikan kepada seisi bumi yang merupakan titipan Sang Pencipta. Manusia tidak hanya sekadar saling menumpahkan darah, tetapi lebih dari itu," ujar Tristan dikutip dari Antara.
Adapun, lagu 'Tabir' menjadi karya pertama yang dirilis oleh Mantra Vutura pada tahun 2022. Meski mereka memang dekat dengan tema-tema keilahian dalam karya-karyanya terdahulu, lagu 'Tabir' disebut Tristan punya tantangan tersendiri yang belum pernah dihadapi Mantra Vutura sebelumnya.
"Menulis 'Tabir' butuh kehati-hatian dan ketelitian lebih, sih. Karena ini adalah interpretasi dari ayat Al-Quran, jadi kami memastikan tidak melenceng dan masih sesuai konteks," jelas Tristan.
Dari segi suguhan musik, Mantra Vutura menyuguhkan perkembangan musikalitas mereka di lagu 'Tabir'. Dengan dominasi permainan piano dan synth yang padat sepanjang lagu, Mantra Vutura mantap menampilkan vokal utama Zakari Danubrata tanpa ada isian dari vokal tamu seperti lagu-lagu sebelumnya.
"Secara konsep ingin bergeser mencoba sesuatu yang baru dan berani mengedepankan vokal kami sendiri, tidak lagi melulu instrumental atau kolaborasi dengan penyanyi lain," jelas Zakari.
Baca juga: Voice of Baceprot Rilis Single Baru, [Not] Public Property
Dengan arahan musik rock, 'Tabir' juga semakin matang dengan sentuhan produser pendamping yaitu Enrico Octaviano yang diakui Mantra Vutura punya peran signifikan baik dalam proses penulisan dan produksi lagu.
"Di tengah jalan kami merasa butuh warna baru dan akhirnya kami mengajak sahabat kami Enrico Octaviano sebagai co-producer yang membantu penciptaan bagan dan chord, penulisan lirik, menambahkan warna, dan membuat lagu ini terasa sangat matang bagi kami. Tentunya ditambah elemen gitar elektrik yang beberapa lagu belakangan mulai banyak kami masukkan,” terang Zakari.
Soal konsep mereka yang kerap berkolaborasi dengan musisi lain dan mengangkat tema spiritualitas, Mantra Vutura pernah bikin proyek musik dengan Hindia, nama panggung dari vokalis .feast, Baskara Putra.
Pada Mei 2020, Mantra Vutura dan Hindia melepas single bertajuk "Percakapan Pt.1". Seri ini ditujukan sebagai sebuah bentuk kumpulan doa, harapan, dan curahan hati dari satu individu kepada penciptanya.
Lagu ini lebih tepatnya mengangkat aspek rasa putus asa yang kerap dilampiaskan sehingga seolah-olah menyalahkan Tuhan atas situasi dan kondisi yang harus dilalui, sekalipun kondisi tersebut merupakan akibat dari pilihannya sendiri di dalam hidup.
Penggalan lirik seperti: “Siapa yang minta dilahirkan? / Diberi keluarga yang bertentangan? / Tubuh dan hati yang bergesekan?”, single terbaru dari Mantra Vutura ini dengan tepat menggambarkan kompleksitas dari hubungan antara seorang hamba dan penciptanya.
Keinginan untuk mengangkat tema spiritual ini pun juga merupakan alasan dibalik kolaborasi dengan Hindia. Dengan karakter dalam bermusik yang khas dengan observasi, kritik dan social commentary yang tajam serta karakter suara yang tak kalah kuat juga sehingga dapat memberi nafas dan semangat baru dalam “Percakapan Pt. 1”.
Mantra Vutura sendiri sudah terbentuk sejak 2015 silam, mereka sudah melepas satu album studio bertajuk Human pada 2019 dan satu minim album bertajuk Solar Labyrinth pada 2017.
Pada penghujung tahun lalu, Mantra Vutura sempat merilis ulang EP Solar Labyrinth, dengan aransemen dan tracklist baru, mengubah tajuknya jadi Rediscovering: Solar Labyrinth.
Mantra Vutura terinspirasi dari penampilan mereka sendiri di gelaran We The Fest 2018 lalu, di mana saat itu mereka menciptakan aransemen choir khusus karena berkolaborasi dengan UI Paragita Choir—ngasih interpretasi ulang ke Solar Labyrinth.
Rediscovering: Solar Labyrinth memuat 3 buah lagu yang diaransemen ulang dan disempurnakan kembali yaitu “Creation Pt.1”, “Creation Pt.2”, dan juga “Un Deux Trois”, yang secara keseluruhan menceritakan tentang manusia dan perannya di dalam labirin alam semesta.
Source: Instagram/Mantra Vutura
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 30/04/2022
9 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Siti
29/01/2025 at 08:53 AM
RAHARDJO TEONOVI
07/02/2025 at 17:13 PM
SUROSO R
20/03/2025 at 18:30 PM
Agung Sutrisno
13/06/2025 at 14:59 PM
Desy Osmon
07/09/2025 at 00:58 AM
GRACE JELIA PUTRI TADETE
03/10/2025 at 04:58 AM
Muhamad Saifudin
14/10/2025 at 18:58 PM
uca aa
20/10/2025 at 10:13 AM
Agil Rahmat
03/02/2026 at 20:45 PM