Kabar gembira untuk para penggemar band musik hard rock, AC/DC. Grup musik asal Sydney, Australia, ini dikabarkan akan kembali dengan format vokalis Brian Johnson dan drummer Phil Rudd.
Dilansir dari NME, AC/DC mengunggah foto dengan formasi personel lawasnya di situs resmi mereka. Menurut fansite AC/DC Brasil, foto-foto bersama Johnson dan Rudd itu sempat diunggah sebentar pekan lalu, tapi kemudian dihapus.
Foto-foto itu dikabarkan diambil saat proses syuting video dan pertunjukan drummer Phil Rudd bermain dengan Stevie Young untuk pertama kalinya. Situs penggemar itu mengklaim bahwa rekaman tersebut diambil di Belanda pada awal tahun ini.
Cuplikan foto yang paling mencuri perhatian para penggemar adalah hadirnya vokalis Brian Johnson setelah sempat keluar dari AC/DC pada 2016. Johnson terpaksa keluar karena mengalami gangguan pendengaran yang posisinya digantikan vokalis Guns N'Roses Axl Rose.
Sama seperti Johnson, Rudd juga sempat hengkang dari AC/DC setelah dinyatakan bersalah atas kepemilikan obat-obatan terlarang dan ancaman pembunuhan pada 2015.
Johnson sendiri baru bergabung dengan AC/DC pada 1980 untuk menggantikan tempat vokalis sebelumnya, Bon Scott. Band hard rock yang memulai karier pada era 1974 bersama Scott ini menuai banyak kesuksesan di dunia musik internasional.
Namun, pada Februari 1980 Scott tewas usai mengalami kecelakaan mobil. Tak berselang lama, band ini kembali melanjutkan karier bermusik mereka dengan Johnson yang merupakan mantan vokalis band rock asal Inggris, Geordie.
Ketika mengikuti audisi untuk menjadi vokalis AC/DC, Johnson saat itu menyanyikan beberapa lagu dari AC/DC seperti 'Whole Lotta Rosie', 'Let There Be Rock, dan lagu 'Nutbush City Limits' dari duo legendaris Amerika Serikat, Ike & Tina Turner.
Bersama dengan Johnson, AC/DC merampungkan penulisan lirik lagu yang mereka mulai dengan Scott untuk album Back in Black. Album ini menuai banyak kesuksesan dengan menempati urutan pertama di tangga lagu Inggris dan nomor empat di Amerika Serikat.
Sementara itu, Rudd bergabung dengan AC/DC pada 1975 sebelum keluar pada 1983 karena masalah obat-obatan. Tempatnya digantikan oleh Simon Wright yang bertahan hingga 1989.
Rudd kembali bersama AC/DC pada 1994, namun masalah obat-obatan terlarang membuatnya kembali terpaksa keluar pada 2016. Kini, hadirnya dua sosok ini membuat harapan para penggemar muncul untuk melihat formasi yang dulu kembali tampil.

Reuni AC/DC dengan Brian Johnson dan Phil Rudd Sudah Terdengar Dua Tahun Lalu
Kabar berkumpulnya kembali para personel lawas AC/DC sebetulnya sudah terdengar sejak 2018. Saat itu, keduanya dikabarkan berada di Warehouse Studios, Vancouver, Kanada. Kota tersebut terbilang spesial bagi AC/DC lantaran unit hard rock ini kerap melakukan rekaman album selama dua dekade terakhir di Vancouver.
Pada Juli 2020, AC/DC bahkan dirumorkan telah merampungkan album terbaru mereka dengan susunan formasi personel lawas. Kabar ini disampaikan personel band Twisted Sister, Dee Snider.
Snider mengungkapkan kepada ABC bahwa AC/DC sudah merampungkan proses pembuatan album baru, namun perilisan album teranyar band rock legendaris ini harus ditunda karena pandemi COVID-19.
"Ini akan menjadi sebuah keajaiban dari teknologi. Reuni dari band yang kita kenal untuk satu album lagi, akan sangat mengembirakan dan memilukan di saat yang bersamaan. Karena tidak ada sesuatu yang berlangsung selamanya," kata Snider.
Pada Juli 2020 juga, AC/DC mengenang 40 tahun album Back In Black dengan meluncurkan sebuah seri dokumenter baru yang berkisah tentang proses penciptaan album tersebut. Dalam episode perdananya, band beranggotakan lima personel ini membedah lagu "You Shook Me All Night Long".
Back In Back adalah album ketujuh AC/DC yang dirilis pada 25 Juli 1980. Dokumenter ini sekaligus untuk mengenang Scott. Dalam dokumenter tersebut, mereka membedah lagu "You Shook Me All Night Long" yang mengangkat kembali reputasi band ini setelah kepergian Scott, sekaligus menegaskan bahwa AC/DC tidak kehilangan penggemar meskipun digantikan oleh Brian Johnson.
Selama berkarier lebih dari empat dekade, AC/DC telah merilis 17 album: 'High Voltage' (1975), 'T.N.T' (1975), 'High Voltage' (International Version 1976), 'Dirty Deeds Done Dirt Cheap' (1976), 'Let There Be Rock' (1977), 'Powerage' (1978), 'Highway to Hell' (1979), 'Back in Black' (1980), 'For Those About to Rock We Salute You' (1981), 'Flick of the Switch' (1983), 'Fly on the Wall (1985), ' Blow Up Your Video' (1988), 'The Razors Edge' (1990), 'Ballbreaker' (1995), 'Stiff Upper Lip' (2000), 'Black Ice' (2008), dan Rock or Bust (2014).
Sederet prestasi dan penghargaan juga didapatkan selama berkiprah di belantika musik internasional. Salah satu yang paling berkesan yaitu ketika meraih Grammy Awards 2010 untuk kategori Best Hard Rock Performance.
Penghargaan Grammy Awards itu menjadi satu-satunya yang pernah diraih AC/DC setelah sebelumnya lima kali masuk ke dalam lima nominasi penerimaan penghargaan. Pada 2010 itu pula, dua personel AC/DC yaitu Angus Young dan Malcolm Young menerima penghargaan sebagai penulis lagu terbaik di ajang APRA (Australasian Performing Right Association).
Nah, saat AC/DC akan melakukan tur Rock or Bust untuk mempromosikan album terbaru mereka itulah Brian Johnson dan Phill Rudd keluar dari band.
Kini, menarik dinantikan apa yang akan disajikan AC/DC kepada para penggemar setianya setelah foto kebersamaan dengan dua mantan personel mereka diketahui oleh publik.
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 06/10/2020
3 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
SUSILO UTOMO
27/03/2025 at 16:00 PM
ENI PURWANTI
17/06/2025 at 11:04 AM
Sofi .
15/12/2025 at 17:53 PM