Dulu, sebelum pandemi melanda, gigs merupakan sebuah hal yang wajar dikunjungi setiap minggunya. Entah aksi-aksi band teman, band dari luar kota, atau terkadang, yang terbang dari negara lain; bagi beberapa orang, gigs sudah menjadi hajatan yang lumrah dijajal sewaktu-waktu. Selaku salah satu sajian musik live dalam format paling intim, menghadiri sebuah gigs menjadi aktivitas yang, meski terasa biasa saja, sudah menjadi bagian keseharian yang tidak tergantikan. Sakral.
Sayangnya, semua itu adalah normal yang lama: keseharian kita sebelum pandemi mewabah lintas dunia. Darinya, masyakarat terpaksa beradaptasi guna melawan penyebarannya. Sama halnya dengan tur, konser, festival dan party; gigs menjadi salah satu unsur yang dikorbankan. Singkat kata, tulisan ini disusun atas kerinduan mengunjungi sebuah gigs. Atas musik yang melantang keras dari panggung kecil yang intim, atas semua keluhan “venue yang itu-itu saja,” hingga memar-memar ringan dan suara yang habis akibat kerusuhan aksi semalam yang jadi pelampiasan rasa bosan setiap minggunya.
Berikut kami urutkan beberapa hal yang paling dirindukan dalam menghadiri sebuah gigs. Baca lengkapnya, di bawah ini:
1. Sing-a-long
Nyanyi bareng barangkali menjadi respon dari menikmati musik dalam tahapan yang paling mendasar. Entah karena lagu yang catchy, relevan dengan diri sendiri, atau memang layak dilantangkan bersama-sama; sing-a-long sudah tidak bisa lagi dipisahkan dengan gigs--kecuali band yang beraksi adalah band band instrumental, tentunya.
Salah satu band lokal yang selalu berhasil menjadi komando koor masal adalah The Adams. Pernah menyaksikan mereka bermain di venue kecil? Jangankan lirik-lirik klasik di lagu “Halo Beni” atau “Konservatif”, dengan the Adams, permainan gitarnya pun kerap membuat banyak orang menyanyikan nadanya bersama-sama. Ajaib.
2. Headbang
Musik cadas dan gigs memang punya hubungan baik--dua unsur yang serasi. Musik keras selalu terasa cocok dinikmati di tempat yang kecil, sempit, sembari berdesak-desakan. Sebelum masuk ke tahap merusuh yang lebih tinggi, yang wajar dari gigs musik cadas adalah headbang. “Besok leher pegel” sudah menjadi santapan tiap gigs.
Mungkin ada di antara kita yang sempat menikmati Seringai era-era gigs? Bisa terbayangkan aksi energetik mereka melibas lagu-lagu oktan tinggi yang sekarang sudah dipatok dengan predikat klasik. Headbang is a must! Meskipun Arian cs. masih tidak bisa bertambah tua hingga sekarang, barangkali hari-hari Seringai main di gigs kecil bisa menjadi saksi kebebasan remaja yang klimaks--mungkin juga hingga keluar batas? Berbicara seputar Arian, SUPERMUSIC punya konten QuickQ baru dengan sang vokalis. Sudah ditonton?
3. Moshing dan crowdsurfing
Jika kalian belum pernah melakukan moshing dan crowdsurfing, tanyakan kepada rekan-rekan kalian yang menjiwai musik keras dan ngebut: “Mana yang lebih enak untuk mosh dan crowdsurf, gigs atau konser/festival?”. Sebagian besar akan menjawab gigs. Kenapa? Karena di sanalah tempatnya.
Musik ngebut rem-blong macam punk dan segala subgenre-nya kerap menjanjikan aksi mosh dan crowdsurf paling liar di Indonesia. Berdoalah agar pandemi cepat surut, dan jajal gigs-gigs merusuh dari taRRkam, Teenage Deathstar, The Cat Police, dan berbagai grup gila lainnya. Niscaya kalian dapat merasakan pengalaman penuh mosh dan crowdsurf.
4. Belanja merch
Gigs bisa berartikan banyak hal. Sekedar manggung biasa, release party, ataupun tur dan lain sebagainya. Dalam agenda-agenda tersebut, biasanya band yang manggung ikut melapak menjual merchnya. Beberapa jagoan gigs pun seringnya datang berbekal duit jajan. Untuk apa lagi? Selain belanja merch.
“Nitip kaos aja dong, gue gak bisa dateng nih!” adalah ungkapan yang lumrah di sirkuit pendatang gigs. Gigs bisa jadi salah satu momen paling mudah untuk membeli merch yang hampir selalu sold out, seperti koleksi merch Grimloc Records serta roster dan rilisannya yang selalu habis sewaktu diunggah ke sosmed. Beli merch di gigs tentu menghadirkan sentimen lebih bagi barangnya.
5. Ketemu teman lama
Gigs kerap diisi oleh muka-muka familiar. Kalian yang sering datang ke gigs tentu merasakan hal ini. Namun, ada saatnya di mana gigs menjadi titik temu dengan teman-teman lama. Barangkali ada yang merantau, lalu band teman berkunjung ke kota kalian, atau teman gigs yang baru pulang dari studi luar kota, gigs bisa mempertemukan kita dengan teman lama. Status “teman” dalam konteks ini tidak jarang muncul dari selera musik yang sama.
Ketemu teman lama seringkali memberikan pengalaman yang seru; sekedar catch up, bercengkerama ringan dan melepas rindu. Yang pahit adalah ketemu mantan. Lebih berbahaya lagi jika yang main adalah band favorit kalian dulu sewaktu pacaran. Bayangkan ketemu mantan di gigs intim White Shoes and the Couples Company, dan lagu “Senandung Maaf” atau “Kisah Dari Selatan Jakarta” bersua. Menyapa lagi atau menahan emosi, piliham ada di tangan kalian, bro.
6. Nongkrong di backstage
Bermain ke gigs ketika yang manggung adalah band teman sendiri seringkali memberikan kita akses ke balik panggung. Tak jarang, kita turut membantu mengangkut alat dan efek, jadi kru dadakan. Di backstage, banyak hal-hal seru yang biasa terjadi (tidak perlu dijabarkan di sini), yang tentu menjadi salah satu daya tarik main ke gigs lokal.
Buat kalian yang sering main ke gigs daerah kalian, sudah pernah diajak ke backstage atau ruang tunggu artist? Canda gurau sebelum turun panggung, gabut karena acara ngaret, atau drama personil telat dan alat-alat rusak kerap terjadi di sana. Itu, atau tragedi over-konsumsi yang biasa melanda anak band. Apapun itu kisahnya, what happens in backstage, stays in backstage--walaupun pada realitanya, tidak selalu demikian.
***
Dari semua aktivitas gigs ini yang sudah dijabarkan ini, manakah yang paling kalian rindukan? Semoga pandemi cepat surut sehingga kita semua bisa kembali menghadiri gigs lokal. Suarakan pendapat kalian di kolom komentar di bawah, ya!
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 03/06/2020
57 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Julia Margaret
21/09/2024 at 21:19 PM
Aw J
30/01/2025 at 09:33 AM
AKHMAT KHUDDORI
03/02/2025 at 16:51 PM
Zahra Zahra
24/02/2025 at 05:04 AM
nurhayat nurhayat
24/02/2025 at 05:05 AM
susiaatuti516 susiaatuti516
24/02/2025 at 05:05 AM
promotorrai promotorrai
24/02/2025 at 05:05 AM
agustrisandi2134 agustrisandi2134
24/02/2025 at 05:12 AM
landadaratu Wulandari
24/02/2025 at 05:12 AM
susiaatuti516 susiaatuti516
24/02/2025 at 05:12 AM
ayurahani ayurahani
24/02/2025 at 05:14 AM
Suratmi Suratmi
24/02/2025 at 05:20 AM
rajadongen rajadongen
24/02/2025 at 05:20 AM
dewanagung dewanagung
24/02/2025 at 05:20 AM
dedek.marketing dedek.marketing
24/02/2025 at 05:20 AM
pipin187 pipin187
24/02/2025 at 05:27 AM
rismad rismad
24/02/2025 at 05:27 AM
datukmarin datukmarin
24/02/2025 at 05:27 AM
Imam Muslim
24/02/2025 at 05:30 AM
myiphone507 myiphone507
24/02/2025 at 05:34 AM
lalaulalau lalaulalau
24/02/2025 at 05:34 AM
dikagarinil dikagarinil
24/02/2025 at 05:35 AM
fariznaufalalej fariznaufalalej
24/02/2025 at 05:38 AM
deliagempita deliagempita
24/02/2025 at 05:41 AM
RAHAYU YAYUK
26/02/2025 at 17:02 PM
WARNO WARNO
06/03/2025 at 16:36 PM
Smard man
09/03/2025 at 08:45 AM
SUSILO UTOMO
09/03/2025 at 11:47 AM
RIYAN MUTAQIN
10/03/2025 at 12:27 PM
SEPTIAN DWI NUGROHO
10/03/2025 at 16:56 PM
Fais Arifin
01/05/2025 at 20:52 PM
pujanadi
06/05/2025 at 08:58 AM
YC SOENARDI
07/06/2025 at 11:33 AM
ERLAN SAPUTRA PRIADY
08/06/2025 at 16:31 PM
Leli Mustika Krisliani
21/08/2025 at 08:29 AM
Ricka Dwi Ayu Ningtyas
21/01/2026 at 17:26 PM
Nurul Fadhilah
01/02/2026 at 22:08 PM
Mulyanto Mulyanto
12/03/2026 at 19:12 PM
Aan Saputra
12/03/2026 at 19:12 PM
Lala
12/03/2026 at 19:12 PM
Syahdan
12/03/2026 at 19:12 PM
Kezia
12/03/2026 at 19:20 PM
Nelly Wardani
12/03/2026 at 19:20 PM
Ayu
12/03/2026 at 19:20 PM
Ratni Ratni
12/03/2026 at 19:20 PM
Erza Apriliyanti
12/03/2026 at 19:29 PM
Salwa
12/03/2026 at 19:29 PM
Slamet
12/03/2026 at 19:30 PM
Imam Wahyudi
12/03/2026 at 19:30 PM
Neni Sriani
12/03/2026 at 19:38 PM
Rio
12/03/2026 at 19:38 PM
Sella
12/03/2026 at 19:38 PM
Upit Sarimana
12/03/2026 at 19:38 PM
Riona Alpeni
12/03/2026 at 19:45 PM
Dwi Septiani
12/03/2026 at 19:46 PM
Adi
12/03/2026 at 19:46 PM
Aidil
12/03/2026 at 19:46 PM