Bernostalgia dengan musik era 80-an emang nggak pernah ngebosenin! Nah, sekarang ada satu band yang siap nemenin lo balik ke masa itu dengan sentuhan modern. Kenalin, Wijaya 80, trio keren yang baru aja ngerilis album EP perdana mereka pada 14 Februari 2025. Musik mereka penuh dengan nuansa retro yang bikin siapa aja, baik penggemar lama maupun anak muda, langsung jatuh cinta.
Nama mereka makin melejit setelah lagu "Terakhir Kali" viral di TikTok. Liriknya yang relate, "tak ada patah hati yang sembuh di satu dan dua hari," banyak dipakai buat konten, apalagi setelah Ardhito Pramono ikut nge-boost popularitasnya. Sekarang, lagu ini udah ditonton puluhan ribu kali di YouTube dan makin bikin Wijaya 80 jadi sorotan di dunia musik!
Perjalanan Wijaya 80 di Industri Musik
Trio asal Indonesia ini hadir dengan nuansa musik yang kental dengan gaya 80-an. Wijaya 80 resmi diperkenalkan pada Agustus 2024 dan terdiri dari Ardhito Pramono, Erikson Jayanto, dan Hezky Joe Nainggolan. Dengan sentuhan pop retro, mereka membawa warna baru ke industri musik tanah air, menggabungkan unsur klasik dengan aransemen modern yang segar.
Nama Wijaya 80 sendiri diambil dari Jalan Wijaya, salah satu tempat nongkrong favorit anak muda di era 80-an. Nama ini bukan sekadar identitas, tapi juga mencerminkan semangat nostalgia yang mereka usung dalam setiap lagu. Musik mereka nggak cuma bikin yang dulu pernah ngalamin era itu bernostalgia, tapi juga sukses menarik perhatian generasi baru!
Personil Wijaya 80
Dengan mengusung nuansa pop retro khas era 80-an, Wijaya 80 hadir dengan formasi musisi berbakat yang punya pengalaman panjang di industri musik. Nama-nama di balik band ini bukan wajah baru—mereka udah berkecimpung di berbagai proyek musik sebelum akhirnya bersatu dalam Wijaya 80. Yuk, kenalan sama personelnya!
-
Ardhito Pramono
Ardhito dikenal dengan suara khasnya yang hangat serta kemampuan bermusiknya yang luar biasa. Sejak 2014, ia sudah aktif di industri hiburan, baik sebagai penyanyi, aktor, maupun penulis lagu. Dalam Wijaya 80, ia tidak hanya berperan sebagai vokalis utama tetapi juga memainkan keytar—keyboard berbentuk gitar yang menjadi ciri khas panggung mereka.
-
Erikson Jayanto
Erikson memiliki latar belakang akademik di dunia musik, sebagai lulusan Institut Kesenian Jakarta. Ia telah banyak terlibat dalam pembuatan scoring film dan aransemen musik untuk berbagai proyek. Sebagai keyboardist Wijaya 80, sentuhan musiknya menghadirkan nuansa khas 80-an yang autentik, membawa pendengar seakan kembali ke masa kejayaan musik pop retro.
-
Hezky Joe Nainggolan
Hezky adalah musisi jazz yang telah menorehkan prestasi di berbagai kompetisi gitar nasional. Pengalamannya dalam berbagai kolaborasi dengan musisi senior memperkaya permainan gitarnya, menciptakan harmoni yang khas dalam lagu-lagu Wijaya 80. Sebagai vokalis sekaligus gitaris, Hezky memberikan dimensi musik yang lebih dalam dan semakin memperkuat karakter band ini.
Perjalanan Musik dan Album EP "Perjumpaan"
Muncul sebagai gebrakan baru di dunia musik retro, Wijaya 80 akhirnya merilis album mini (EP) perdana mereka yang berjudul Perjumpaan pada 14 Februari 2025. Album ini berisi enam lagu yang menggambarkan perjalanan musikal mereka dengan sentuhan khas era 80-an. Lagu-lagu di dalamnya nggak cuma asyik buat didengerin, tapi juga punya lirik yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Yuk, simak daftar lagunya!
-
Seharusnya Aku
Lagu dengan lirik penuh makna yang cocok buat lo yang lagi galau. Musiknya kental dengan nuansa 80-an, bikin perasaan makin terbawa suasana.
-
Terakhir Kali
Salah satu lagu hits yang bercerita tentang perjalanan cinta yang rumit. Lagu ini sempat viral dan berhasil mencatat jutaan streaming di platform musik digital.
-
Pemain Lama
Lagu yang menggambarkan semangat musisi yang kembali berkarya setelah lama vakum. Aransemennya menghadirkan perpaduan musik retro dan modern.
-
Jangan Datang Lagi
Lagu dengan tema perpisahan yang emosional. Liriknya pas banget buat menggambarkan rasa kecewa dan keinginan untuk move on.
-
Masih Ada Kamu
Sebuah lagu yang membawa pesan harapan dan kesetiaan dalam hubungan. Cocok buat yang percaya kalau cinta sejati bakal selalu kembali.
-
Anak Muda
Lagu upbeat yang menggambarkan semangat generasi muda dalam mengejar impian. Musiknya penuh energi, bikin siapa pun yang denger jadi ikutan semangat.
Dengan kembalinya nuansa musik 80-an lewat Wijaya 80, pecinta musik retro bisa menikmati lagu-lagu dengan aransemen modern yang tetap terasa klasik. Album Perjumpaan jadi bukti kalau musik era itu masih relevan dan bisa dinikmati generasi sekarang. Nggak heran kalau lagu-lagu mereka langsung menarik perhatian, apalagi dengan sentuhan lirik yang relate banget sama kehidupan sehari-hari.
Nah, buat lo yang suka musik dengan vibe nostalgia tapi tetap fresh, Wijaya 80 wajib masuk playlist! Dengan kombinasi vokal khas, aransemen yang solid, dan lirik yang kuat, mereka sukses ngebawa warna baru ke dunia musik Indonesia. Gimana, siap nostalgia bareng?
ARTICLE TERKINI
1
Jon Jones vs. Tom Aspinall: Pertarungan Kelas Berat yang Paling Dinantikan di UFC!
2
BLISSTERING Rilis Single Pertama “Hit Me Again” di Bawah Naungan Godness Records
3
5 Klub Besar Liga Belanda yang Selalu Bersaing di Papan Atas
4
5 Comeback Paling Epik dan Dramatis di Sejarah Liga Champions
5
5 Pemain Sepak Bola Terkenal yang Pindah ke Liga Arab
3 Comments
Other Related Article
1
/
10
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Lukman Hakim
21/03/2025 at 15:24 PM
O Heni
21/03/2025 at 23:26 PM
Nicolas Filbert
21/03/2025 at 23:30 PM