Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Daun Jatuh

Setelah berkarya selama lima tahun dengan pencapaian 3,5 juta pendengar bulanan di Spotify—termasuk lagu Resah Jadi Luka yang telah didengar lebih dari 226 juta kali—Daun Jatuh merilis EP kedua mereka yang bertajuk Kini & Sampai Kapanpun.

Berangkat dari sebuah rasa, dimana di dalam hidup ini, kita terbiasa untuk berfikir bawah tolak ukur hidup ini adalah pencapaian, dan sering kali hal ini menjadi kan kita lupa terhadap keindahan-keindahan yang datang dari hal sederhana, EP ini berisi enam lagu yang membawa pesan utama untuk lebih hadir dalam setiap detik kehidupan—menikmati momen saat ini sambil terus berharap dan berbagi kebahagiaan. 

Melalui lagu-lagu Kini, Gelasmu Terisi, Untuk Selalu Senang, Semoga Masih Ada Waktu, Tuk Singgah, dan Sampai Kapanpun, Daun Jatuh menyampaikan perjalanan emosional yang penuh keindahan dalam kesederhanaan. Keenam lagu ini dihadirkan untuk menginspirasi rasa syukur, harapan, dan kebersamaan yang mendalam.

Dengan alunan yang tenang dan syahdu, Timothy dan Verrel melihat EP Kini & Sampai Kapanpun cocok untuk menemani momen-momen reflektif para pendengar-nya, seperti saat berjalan sendiri, menyeduh kopi di pagi hari, atau menikmati senja setelah hari yang panjang. Lagu-lagu ini juga cocok menemani perjalanan, baik secara fisik maupun emosional, bagi mereka yang mencari pemahaman hidup atau ketenangan di tengah kesibukan.

Pengerjaan EP ini berlangsung selama enam bulan, melibatkan kolaborator seperti Vinson Vivaldi sebagai produser, Kamga Mo dan Oendari sebagai vocal director, mixing oleh Ivan Gojaya, dan mastering oleh Dimas Pradipta. Visual EP ini turut diperkaya oleh kontribusi Hamparan Hijau dalam pembuatan visualizer. Salah satu lagu, Tuk Singgah, dirilis lebih awal sebagai single kolaborasi dengan Prilly Latuconsina.

Dalam proses kreatifnya, Timothy dan Verrel menggali inspirasi dari memori-memori sederhana namun bermakna yang mereka alami. Lagu Untuk Selalu Senang, sebagai fokus track, merefleksikan perspektif baru tentang kebahagiaan dalam hidup.

“Banyak perubahan yang terjadi pada kami, termasuk cara kami memandang musik. Baru-baru ini, kami tersadar bahwa apa yang kami kejar selama ini ternyata bukanlah hal yang benar-benar kami senangi. Sederhananya, kami merasa bahwa kami tidak begitu bahagia jika meja kami dipenuhi dengan kristal-kristal yang gemerlap. Kami justru lebih senang jika meja makan kami diisi dengan buah-buahan dan sayuran segar yang kami petik langsung dari kebun di belakang rumah,” ujar Timothy dan Verrel.

Melalui EP ini, mereka belajar menghargai hal-hal kecil yang memberikan kebahagiaan sejati. Mereka menyadari bahwa kebahagiaan bukan hanya tentang pencapaian besar, tetapi juga tentang merayakan momen-momen sederhana yang sering terlewatkan.

“Bagi kami, EP ini adalah bentuk penghormatan kepada waktu—yang mengajarkan untuk tidak hanya menjalani hidup, tetapi juga benar-benar merasakannya,” ungkap mereka. “EP ini adalah pengingat bahwa setiap detik punya keindahan yang layak dirayakan.”

Ke depan, Daun Jatuh sedang mengerjakan karya-karya baru tanpa tekanan untuk mengikuti format rilis tertentu. Mereka ingin lebih mengikuti alur kehidupan dan tetap hadir seperti pesan dalam EP ini.

 

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Single #Album

Article Category : News

Article Date : 17/01/2025

Supermusic
Admin Music
Supermusic
Admin Music
Penulis artikel dan penggila musik rock/metal yang setiap hari ngulik rilisan baru, liputan gig, dan cerita di balik panggung band legendaris. Gue percaya musik keras itu bukan cuma suara, tapi energi dan gaya hidup. Konten gue disajikan dengan detail dan semangat yang sama garangnya sama musik yang gue bahas. Superfriends yang hidupnya nggak bisa lepas dari riff gitar dan gebukan drum pasti betah nongkrong di sini. Tiap artikel gue bikin biar lo ngerasa kayak lagi ada di depan panggung.

11 Comments

Comment
Andriyan Yan

Andriyan Yan

18/01/2025 at 00:35 AM

Nice
SEPTIAN DWI NUGROHO

SEPTIAN DWI NUGROHO

18/01/2025 at 11:50 AM

Daun Jatuh Merilis EP Kedua, "Kini & Sampai Kapanpun"
SRI YAYA ASTUTI

SRI YAYA ASTUTI

18/01/2025 at 13:48 PM

Daun Jatuh Merilis EP Kedua, "Kini & Sampai Kapanpun"
fahri Ardiansyah

fahri Ardiansyah

19/01/2025 at 00:08 AM

Mantap
Primadara Falsafi

Primadara Falsafi

20/01/2025 at 14:24 PM

Nice news!
Rahadjo Teonovi

Rahadjo Teonovi

24/01/2025 at 17:10 PM

Daun Jatuh Merilis EP Kedua, "Kini & Sampai Kapanpun".
SARI ASTUTI

SARI ASTUTI

28/01/2025 at 10:30 AM

Daun Jatuh Merilis EP Kedua, "Kini & Sampai Kapanpun"
Julia Margaret

Julia Margaret

28/01/2025 at 12:58 PM

Nice artikel
WARNO WARNO

WARNO WARNO

31/01/2025 at 12:18 PM

“Banyak perubahan yang terjadi pada kami, termasuk cara kami memandang musik. Baru-baru ini, kami tersadar bahwa apa yang kami kejar selama ini ternyata bukanlah hal yang benar-benar kami senangi. Sederhananya, kami merasa bahwa kami tidak begitu bahagia jika meja kami dipenuhi dengan kristal-kristal yang gemerlap. Kami justru lebih senang jika meja makan kami diisi dengan buah-buahan dan sayuran segar yang kami petik langsung dari kebun di belakang rumah,” ujar Timothy dan Verrel.
EDI SASONO

EDI SASONO

04/02/2025 at 11:26 AM

Daun Jatuh Merilis EP Kedua, "Kini & Sampai Kapanpun"
AyuRL Ningtyas

AyuRL Ningtyas

15/02/2026 at 09:46 AM

Other Related Article
image article
News

Chord Gitar Slow Rock 90an Indonesia, Barat, dan Malaysia buat Pemula

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Arti Tangan Metal yang Dipakai Anak Band, Ini Asal Usulnya

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

The Waving’s Rilis Maxi Single “Ley Sin Voz”, Ketegangan Datang Tanpa Peringatan

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

ZZUF Rilis “Meja Hari Ini”, Lagu Buat yang Lagi Ngerasa Hidup Berantakan

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive