Superfriends, Islam Makhachev, juara kelas ringan UFC yang nggak terkalahkan sejak lama ini, kini berencana naik ke divisi welter. Ambisinya ini kini mulai ia tunjukan ke publik, langsung setelah Jack Della Maddalena merebut sabuk juara dari Belal Muhammad di UFC 315. Dengan peluang baru ini, Makhachev bisa menjadi double champion, menyamai pencapaian mentor sekaligus sahabatnya, Khabib Nurmagomedov.
Nah, Kenapa sih Islam Makhachev Sangat Berambisi Untuk Naik Divisi?
Selama bertahun-tahun, Makhachev dikenal sebagai petarung kelas ringan yang dominan, terutama dengan teknik grapplingnya yang luar biasa. Namun, ada beberapa alasan utama mengapa ia ingin pindah ke kelas welter nih, Superfriends! Dan berikut ini adalah faktor-faktor yang sangat gue yakini jadi pemicunya:
- Belal Muhammad Bukan Lagi Juara: Sebelumnya, Makhachev enggan menantang Muhammad karena hubungan persahabatan antara kedua petarung ini. Kini, dengan Maddalena sebagai juara, pintu terbuka untuk pertarungan baru.
- Mencetak Sejarah: Menjadi juara di dua divisi UFC, tentunya bukanlah hal yang mudah. Dengan rekor kemenangan yang impresif, Makhachev berambisi mengikuti jejak petarung legendaris terdahulu seperti Conor McGregor dan Daniel Cormier.
- Dominasi Grappling di Kelas Welter: Meski lawan-lawan di kelas welter lebih besar, keunggulan teknik grappling Makhachev, tetap menjadi ancaman utama bagi siapapun lawan yang berhadapan dengannya.
Tantangan Melawan Jack Della Maddalena
Jack Della Maddalena dikenal sebagai petarung dengan striking super tajam dan dengan akurasi yang tinggi. Bahkan, dengan kemenangan terbarunya atas Belal Muhammad, semakin menunjukkan bahwa ia siap menghadapi berbagai tipe lawan dengan gaya bertarung apapun! Jika Makhachev nantinya benar-benar naik ke kelas welter, Maddalena akan siap menyambut Islam, sekaligus menjadi tantangan besar bagi sang juara kelas ringan.
- Kelebihan Maddalena: Kombinasi striking yang super cepat dan juga presisi, akan menjadi ujian berat bagi Makhachev, yang lebih mengandalkan grappling.
- Kelebihan Makhachev: Keunggulan dalam takedown dan juga ground control supernya yang bisa membuat Maddalena kewalahan, terutama jika pertarungan berlangsung di matras.
- Strategi yang Mungkin Digunakan: Maddalena kemungkinan akan mencoba menjaga jarak dan menghindari takedown. Sementara itu, Makhachev harus mencari celah untuk menjatuhkan lawannya itu, dan mengendalikan pertarungan dari posisi atas.
Dampak Bagi Divisi Welter
Jika pertarungan ini terjadi, dampaknya akan sangat besar bagi divisi welter UFC.
- Jika Makhachev Menang: Ia akan menjadi petarung ketiga dalam sejarah UFC yang berhasil menguasai dua divisi secara bersamaan. Ini bisa memicu tantangan baru dari para petarung lain di kelas welter.
- Jika Maddalena Bertahan: Ia akan semakin mengukuhkan dirinya sebagai raja baru di kelas welter, dan membuktikan bahwa striking-nya mampu mengatasi grappling kelas dunia.
- Potensi Pertarungan Masa Depan: Kemenangan salah satu dari mereka bisa membuka peluang bagi duel besar lainnya, termasuk pertarungan dengan Colby Covington atau Shavkat Rakhmonov.
So, ambisi perpindahan kelas divisi Islam Makhachev dari divisi kelas ringan ke divisi welter, adalah salah satu perkembangan paling menarik dari dunia UFC yang wajib banget Lo ikuti saat ini nih, Superfriends. Jika benar-benar terjadi, duel melawan Jack Della Maddalena bisa menjadi salah satu pertarungan terbesar tahun ini. Dengan gaya bertarung yang kontras antara striking vs grappling, pertarungan ini berpotensi menjadi ajang unjuk kekuatan bagi kedua petarung elite UFC ini. Nah, apakah menurut Lo Islam Makhachev bisa mengatasi tantangan ini? Kasih tau opini Lo, pada kolom komentar dibawah!
ARTICLE TERKINI
Article Category : News
Article Date : 13/05/2025
Source:https://www.mmafighting.com/2025/5/13/24429690/islam-makhachev-vacating-belt-to-face-jack-della-maddalena-for-welterweight-title-date-be-determined
4 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Agus Sungkawa
17/05/2025 at 09:17 AM
EKO SUSILOWATI
18/05/2025 at 15:26 PM
Julia Margaret
18/05/2025 at 19:33 PM
Nicolas Filbert Tandun
20/05/2025 at 21:56 PM