SuperFriends, 2026 diprediksi bakal jadi tahun yang paling gila buat UFC nih. Soalnya, hampir di semua divisi lagi nggak aman! Posisi juara udah nggak sekuat dulu. Bahkan, mayoritas para analis MMA pun bilang, lebih dari setengah gelar kemungkinan besar bakal berpindah tangan. Soalnya, petarung-petarung baru sekarang levelnya udah beda. Mereka datang lebih siap, lebih komplit, dan lebih lapar title.
Mulai dari divisi lightweight sampe divisi heavyweight, tekanannya gede banget! Jadwal fight padat, kompetisi makin ketat, plus gaya bertarung yang terus berkembang, bikin pergantian juara di banyak divisi bukan cuma mungkin! Tapi hampir pasti terjadi di kalender UFC 2026. So, langsung aja simak analisisnya berikut ini:
Era Baru UFC: Nggak Ada Lagi Juara yang Aman-Aman Aja
Sekarang beda sama dulu. Kalau dulu juara bisa punya dominasi bertahun-tahun, sekarang justru sebaliknya. Hampir tiap divisi punya penantang yang levelnya setara, bahkan lebih bahaya dari juara yang lagi bertahan.
Coba liat aja pertarungan-pertarungan UFC yang terjadi belakangan ini. Petarung di ranking lima besar sekarang udah serba bisa. Bisa striking, grappling, dan tahan sampai ronde lima tanpa turun performa. Sedikit lengah aja, sabuk langsung bisa lepas! Total extrim!
Berapa Banyak Gelar yang Bakal Berganti di 2026?
UFC sekarang punya 11 divisi juara aktif. Berdasarkan tren dan analisis dari media MMA internasional, kira-kira 6 sampai 9 gelar bakal berganti tangan sepanjang 2026. Angka segitu cukup gila dan nunjukin kalau UFC lagi ada di fase paling kompetitif sepanjang masa. Beberapa divisi bahkan udah hampir mustahil buat dipertahankan dalam jangka panjang.
Lightweight: Divisi Paling Kejam di UFC
Lightweight itu basically neraka buat juara. Petarungnya skillfull banget, gaya bertarungnya beragam, plus tekanan lima ronde penuh bikin juara di kelas ini harus tampil perfect di setiap fight.
Satu kesalahan kecil, satu momen lengah, atau bahkan satu ronde yang not good enough, bisa jadi awal kehancuran. Makanya banyak yang bilang sabuk lightweight adalah yang paling susah dipertahankan di 2026.
Bantamweight: Cepat, Sadis, dan Tanpa Ampun
Kalau lightweight itu neraka teknis, bantamweight adalah neraka kecepatan. Fight di divisi ini dari ronde pertama udah full throttle. Nggak ada waktu buat ngatur napas. Penantangnya datang dengan agresivitas penuh, stamina tinggi, dan kombinasi serangan yang ngebut banget. Juara bantamweight tahun ini diprediksi bakal under pressure terus, dan peluang pergantian juara terbuka lebar.
Featherweight: Transisi Generasi yang Berbahaya
Featherweight sekarang lagi dalam fase peralihan. Nama-nama besar masih eksis, tapi generasi baru dengan gaya bertarung modern udah mulai ngambil alih ranking atas. Fight di divisi ini sering banget berakhir lewat keputusan juri yang ketat. Detail kecil jadi penentu. Dalam kondisi kayak gini, juara featherweight harus tampil konsisten tanpa celah kalau mau sabuknya tetep aman di 2026.
Heavyweight: Satu Pukulan, Satu Sejarah
Nggak ada divisi yang lebih unpredictable dari heavyweight. Satu pukulan bersih bisa langsung ngubah segalanya, bahkan di fight yang tadinya udah dikuasai penuh sama juara. Daya knockout yang gede, risiko cedera tinggi, dan performa yang sering nggak konsisten bikin sabuk heavyweight selalu di ambang pergantian. 2026 kemungkinan besar bakal ngasih kejutan besar lagi di kelas ini.
Women's Bantamweight: Faktor Cedera dan Jadwal
Di sektor wanita, divisi bantamweight jadi salah satu yang paling nggak stabil. Cedera, absen lama, dan perubahan jadwal sering banget ganggu status gelar. Ini buka peluang besar buat lahirnya juara baru lewat fight interim atau sabuk lowong. Jadi divisi ini masuk kandidat kuat terjadinya pergantian gelar di 2026.
Faktor Utama yang Bikin Sabuk Juara Terancam
Ada beberapa hal yang bikin banyak juara UFC sekarang posisinya rawan:
Jadwal Fight yang Padat
Juara dituntut aktif. Makin sering masuk Octagon, makin besar risiko kalah.
Evolusi Skill Petarung
Petarung modern makin komplit. Striker bisa bertahan di ground, grappler punya pukulan knockout.
Tekanan Mental Tinggi
Status juara bawa beban besar: dari media, fans, sampai ekspektasi diri sendiri.
Overall, setelah melihat peta persaingan sekarang, satu hal udah jelas: 2026 bukan tahun yang aman buat para juara UFC. Dengan 11 divisi aktif dan penantang yang makin ganas, 6 sampai 9 sabuk diprediksi bakal berganti tangan sebelum akhir tahun. Buat Lo para fans MMA nih, tahun 2026 ini adalah tahun terbaik. Karena bakal lebih banyak fight besar, lebih banyak kejutan, dan lebih banyak sejarah tercipta di Octagon. UFC 2026 siap jadi tahun yang penuh chaos. So, kira-kira menurut Lo nih, divisi mana yang bakal ganti juara duluan? Share opini Lo, pada kolom komentar dibawah!
ARTICLE TERKINI
Article Category : News
Article Date : 27/01/2026
Source:https://www.mmafighting.com/latest-news/464680/roundtable-which-ufc-champions-are-most-at-risk-of-losing-titles-in-2026
5 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Garindratama Harashta
27/01/2026 at 12:30 PM
Garindratama Harashta
27/01/2026 at 12:30 PM
DEVI TRI HANDOKO
27/01/2026 at 12:45 PM
RENI HENDRAYANI
27/01/2026 at 14:11 PM
BUDIYANA BUDI
27/01/2026 at 14:16 PM