Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

api unggun

Buat pendaki dan penyuka kegiatan di alam bebas, api unggun nggak bisa dianggap sepele. Rasanya ada yang kurang kalau harus berkemah tanpa api unggun, Superfriends. 

Di sisi lain, saat bertualang di alam bebas sampai beberapa hari, kehadiran api unggun ini sangat membantu untuk menjauhkan binatang buas, mengusir udara dingin, hingga keperluan memasak.

Meskipun saat ini sudah ada peralatan survival kit yang lebih mudah digunakan, api unggun masih dibutuhkan untuk menghangatkan suasana. 

Umumnya semua orang bisa membuat api unggun dengan membakar tumpukan kayu kering namun cara seperti ini berpotensi menimbulkan kebakaran. Alasannya karena api yang dihasilkan bisa menyambar ke benda-benda mudah terbakar yang ada di hutan. Seperti daun atau rumput kering, ranting-ranting pohon, dan lain sebagainya.

Karena itu, membuat api unggun juga perlu keterampilan teknis yang sangat memperhatikan sisi keamanan. 

Ada 3 cara membuat api unggun yang digunakan oleh banyak orang karena bisa meminimalisir potensi kebakaran. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini, Superfriends. 

Fire Ring

Image source: en.wikipedia.org

Cara ini digunakan untuk memastikan api tetap terjaga dan lebih mudah dipadamkan karena api unggun dibuat dalam sebuah lubang. Diameter lubangnya sendiri rata-rata berukuran 60 cm dengan kedalaman 15 cm. 

Prinsip utama yang harus diingat saat membuat lubang adalah pastikan nggak ada pepohonan di sekitarnya. Karena percikan api bisa mengenai ranting-rantingnya. 

Kalau ternyata semua tempat nggak memungkinkan, pilih tempat di bawah pohon yang memiliki ranting cukup tinggi. Jauhkan juga semak belukar atau rerumputan yang mudah terbakar. 

Setelah api unggun selesai digunakan matikan dengan cara disiram air lalu tutup lubang menggunakan tanah bekas galian. Jadi bekasnya bisa tersamar secara natural dan nggak membahayakan orang lain. 

Mound Fire

Image source: campfirekitchen.co.uk

Cara kedua bisa digunakan saat nggak ada tempat yang pas untuk membuat api unggun. Misalnya setelah hujan atau tanah di sekitarnya dipenuhi oleh rerumputan. Jadi jika dipaksakan, panas dari api unggun justru hanya merusak rumput yang ada. 

Nah untuk persiapannya dimulai dengan membentangkan karung, plastik sampah, atau aluminium foil di tempat api unggun. Setelah itu kumpulkan kerikil, tanah, atau pasir yang berserakan di sekitarnya. Usahakan jangan sampai merusak struktur tanah untuk mengumpulkan kerikil. 

Daripada menggali lubang, lebih baik memanfaatkan tanah yang sudah ada seperti dari bekas galian hewan liar atau pohon yang tumbang. Dengan begitu alam sekitar nggak rusak. Kemudian sebarkan kerikil dan tanah secara merata sampai membuat gundukan setebal 12 cm di atas karung. 

Fungsi gundukan ini nggak lain buat melindungi rumput di bawahnya dari panas api. Sedangkan karung gunanya agar bekas api unggun bisa dibersihkan lebih mudah. Oh iya, diameter gundukan harus lebih besar dari api unggunnya ya biar percikan api nggak keluar dari gundukan. 

Saat api nggak dibutuhkan lagi, bekasnya bisa ditebarkan agar nggak meninggalkan jejak setelahnya. 

Fire Pan

Image source: lnt.org

Sesuai namanya, cara terakhir ini memanfaatkan panci atau pan yang terbuat dari alumunium untuk membuat api unggun. Gunanya agar ada jarak antara api dengan tanah. Diameter panci atau pan maksimal cukup 50 cm saja. 

Setelah panci disiapkan, tata kayu bakar dan ranting membentuk piramida lalu nyalakan api unggunnya. Ingat ya, selalu jaga agar kayu yang terbakar nggak keluar dari panci. Lalu jika sudah selesai, matikan api unggun dan bersihkan sisa-sisanya, Superfriends.

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Tips #Urban Action #Extreme #Beginner #Hiking #Wilderness

Article Category : Tips

Article Date : 18/01/2022

Superadventure
Admin Adventure
Superadventure
Admin Adventure
Penulis artikel petualangan outdoor dan ekstrem yang bawain kisah mendaki tebing, arung jeram, sampai menjelajah jalur off-road. Buat gue, petualangan itu lebih dari sekadar jalan-jalan, ini soal uji mental dan fisik. Tiap cerita gue kemas biar Superfriends kebawa sensasinya. Gue pengen lo yang baca ngerasa termotivasi buat keluar dari zona nyaman. Kalau lo suka tantangan alam, artikel di sini bakal bikin lo pengen langsung berangkat.

Source:https://phinemo.com/cara-membuat-api-unggun/

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
Tips

5 Kesalahan Ketika Traveling Pakai Kendaraan Pribadi

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Tips

Ini Dia Penyebab dan Cara Mengatasi Serangan Panik Saat Naik Gunung

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Tips

Tips Memasak di Gunung yang Mudah untuk Dipraktikkan, Ketahui!

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Tips

Ketahui Teknik Memanjat Bagi Pemula dan Tips Memilih Sepatu Climbing

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive