Apakah kalian termasuk orang yang senang menantang nyali dengan dilempar dari atas ketinggian seperti melakukan bungee jumping? Kalau iya, sepertinya kalian wajib mencoba kegiatan ekstrem land diving di Vanuatu. Peserta di sana akan dilemparkan dari atas ketinggian dengan beralaskan tanah. Bisa dibilang, bungee jumping belum ada apa – apanya dengan kegiatan ini.
Di Pulau Pentecost, Vanuatu terdapat sebuah tradisi unik yang bisa disaksikan oleh turis. Tradisi tersebut adalah Nagol. Jika dilihat dari cara kerjanya, tradisi Nagol ini mirip dengan bungee jumping. Tetapi olahraga ini lebih ekstrem. Jika biasanya di bungee jumping tubuh orang akan dihempaskan dari atas ketinggian dengan sungai atau laut sebagai dasarnya. Pada kegiatan Nagol, tubuh orang juga dihempaskan dari atas ketinggian. Namun tidak ada laut yang menjadi dasarnya tetapi tanah. Oleh sebab itu wajar saja jika Nagol disebut – sebut sebagai tradisi yang paling ekstrem.
Perbedaan yang lain, bungee jumping dapat dilakukan oleh siapapun. Sementara itu Nagol hanya dapat dilakukan oleh pria sebagai salah satu cara untuk menunjukkan kedewasaan. Pria yang mengikuti Nagol akan diminta untuk naik ke atas menara dengan ketinggian sekitar 30 meter. Yang menarik, menara tersebut tidak terbuat dari semen dan berupa tembok tinggi melainkan terbuat dari susunan kayu yang dipilin dengan menggunakan akar.
[bacajuga url=56239]
Begitu naik ke atas menara, kaki pria tersebut akan diikat menggunakan akar. Untuk panjangnya, panjang akar tersebut akan diukur sedemikian rupa supaya tubuh peserta tidak mengenai tanah. Setelah itu, kaki akan diikat kencang dan peserta akan diminta untuk melompat dari atas menara. Posisi lompatannya mirip dengan bungee jumping yaitu kaki di atas dan kepala di bawah.
Memang tradisi ini sangat menantang. Tetapi sayangnya, tradisi Nagol kadang menimbulkan korban mulai dari patah pinggul, leher, dan yang paling fatal adalah kematian. Walaupun mengerikan dan ekstrem, tradisi ini ternyata diadakan secara rutin setiap tahun. Nagol biasanya dilaksanakan antara bulan April sampai Juni, Wisatawan juga dapat menyaksikan tradisi ini tetapi dengan persyaratan sudah harus mendaftarkan diri pada agen perjalanan tertentu.
Jumlah wisatawan yang diijinkan untuk melihat Nagol juga dibatasi yaitu hanya 50 orang untuk setiap acara. Sebenarnya pembatasan jumlah wisatawan ini bertujuan untuk menghindari komersialisme dari tradisi Nagol. Bagaimana, apakah kalian tertarik untuk menyaksikan langsung kegiatan ekstrem yang menantang maut ini?
ARTICLE TERKINI
Article Category : Wilderness
Article Date : 06/05/2016
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :