Ketika kamu sudah berada dalam taraf professional dari sebuah kegiatan yang kamu tekuni contohnya panjat tebing, bukan berarti sudah tidak ada medan yang tidak bisa kamu taklukkan. Tingkat professional seseorang justru dilihat dari teknik yang ia gunakan, bukan sekedar seberapa bisa ia menaklukkan sebuah objek.
Di dalam dunia panjat tebing, nama Chris Sharma bukanlah pemain baru. Ia adalah salah satu dari pemanjat professional yang dimiliki Amerika dan bahkan dunia, seperti yang dinyatakan oleh NPR pada tahun 2007 lalu.
Pria kelahiran 23 April 34 tahun yang lalu ini memiliki segudang prestasi dalam dunia panjat tebing. Chris Sharma memulai pemanjatan pertamanya pada usia remaja, dimana ia bahkan berhasil menaklukan sebuah tebing di Virgin River Gorge yang diklaim memiliki tingkat kesulitan 5.14c, tingkat pendakian tertinggi di Amerika Utara pada saat itu.
Dalam video yang berdurasi 5:29 detik berikut ini, kamu akan melihat bahwa pemanjat sekelas Chris Sharma pun tetap memiliki rasa penasaran yang tinggi akan sebuah objek baru. Video yang diunggah ke situs Youtube oleh akun Climbing Mountains Sports ini memperlihatkan usaha Chris Sharma dalam menaklukan sebuah tebing yang berada di Margalef, Spanyol.
[bacajuga url=17797]
Margalef adalah nama sebuah desa di Catalonia yang dinyatakan sebagai surga panjat tebing karena memiliki 500 rute pendakian dari berbagai tingkat kesulitan. Tempat ini awalnya ditemukan oleh Jordi Pou pada tahun 1996 dan perlu waktu lebih lama untuk membuat tempat ini diminati oleh para rock climber dunia.
Dalam video tersebut, Chris Sharma bersama dua orang rekannya bermaksud untuk menaklukan salah satu tebing paling sulit di Margalef. Ia dan seorang temannya yang akan mendaki, sementara seorang teman lagi menjadi belayer atau penyeimbang yang mengenakan peralatan keseimbangan terkoneksi ke tubuh climber untuk menjaga climber saat terjatuh.
Pada menit awal Chris Sharma secara bergantian terus mencoba menaklukan tebing itu namun saat berada di setengah pendakian, ia selalu gagal karena tipe tebing tersebut memiliki sedikit celah untuk berpegangan.
Hal itu juga dialami oleh rekan Chris Sharma yang mencoba berbagai macam teknik untuk mendaki tebing tersebut. Namun berkali-kali juga ia jatuh saat berada dipertengahan rute. Tebing itu sangat licin dan sangat sulit untuk ditaklukan, bahkan oleh pemanjat professional seperti Chris Sharma yang saat ini telah membuka tempat latihan khusus panjat tebing yang diberi nama Sender One.
ARTICLE TERKINI
Article Category : Wilderness
Article Date : 21/01/2016
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :