Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Menjelajahi Taman Nasional Sebangau yang Punya Jalur Hewan Langka

Hutan belantara Kalimantan bisa dibilang 'rumahnya' reptil dan hewan langka. Ular, buaya, hingga orangutan bisa lo mudah banget untuk ditemukan. Salah satunya di Taman Nasional (TN) Sebangau, Kalimantan Tengah.

TN Sebangau memiliki luas 568.700 hektar di mana ekosistem rawa gambutnya sudah terbentuk jutaan tahun lalu. Nah kalau secara administratif, TN Sebangau masuk ke dalam tiga wilayah, antara lain Kota Palangkaraya, Kabupaten Katingan, dan Kabupaten Pulang Pisau.

Di TN Sebangau ini lo bakal menyusuri menggunakan kapal sampan. Lo bisa membelah sungai dengan sisi kanan kirinya hutan belantara yang masih natural.

Sejauh ini TN Sebangau aman dikunjungi wisatawan. Selama menyusuri TN Sebangau lo bakal dikasih pendampingan. Hati-hati waktu perjalanan 'membelah' sungai. Ada ranting-ranting kayu menjuntai ke area sungai TN Sebangau. Baling-baling kapal juga bisa tersangkut rawa. 

TN Sebangau ini jadi habitat yang perfect banget buat para hewan, khususnya reptil. Tercatat, ada puluhan spesies ular yang ditemukan di taman nasional ini.

[readalso url=21289]

Jalur Reptil

Image source: https://www.idntimes.com/

TN Sebangau ini, lo bisa jajal ke area Sungai Koran. Titik itu merupakan lokasi terdekat untuk dikunjungi wisatawan. Cuma 15 menit perjalanan dari Kota Palangkaraya. Letaknya di Desa Kereng Bangkirai. Dari desa itu, ada speedboat milik taman nasional yang bisa disewa.

Jangan bayangin airnya jernih ya. Keunikan Sungai Koran ada di warna airnya yang hitam pekat. Warna air yang hitam karena sungai memiliki kandungan tanin tinggi akibat rawa gambut di bagian dasarnya. 

Speedboat yang lo tumpangin bakal melewati rasau, sejenis tumbuhan pandan dengan duri tajam di bagian daun dan batang. Tetapi tumbuhan 'Liar' itu berkurang ketika masuk ke belakang Pos Jaga Sungai Koran.

Suasana dingin bakal terasa. Jalurnya sempit. Jarak pepohonan dengan sungai terlalu dekat. Di sini area inilah lo bakal menjumlai reptil-reptil langka mulai dari ular sanca, ular hijau, sampai ular viper.

Bak film anaconda, ular-ular iu biasa bertengger di pepohonan. Untuk benar-benar melihatnya, mata lo harus super jeli. Sembari mengagumi ular-ular itu, lo juga perlu waspada. Ingat ya bro, kalau lo fobia ular, mending selimutan aja di kamar penginapan ya. Nyali harus besar bro!

[readalso url=21279]

Ada Ribuan Orangutan

Image source: instagram.com/beborneotour/

Selain reptil-reptil tadi, tercatat juga ada 6.000 orangutan liar di Taman Nasional Sebangau. Nggak gampang untuk berpapasan dengan hewan langka ini. Maklum, TN Sebangau itu habitat asli ribuan orangutan tersebut. Beda dengan penangkaran, yang udah pasti gampang banget ditemuin. Beruntung kalau lo lagi melancong ke sini, terus bisa melihat orangutan.

Aksesnya gampang nggak sih? Kalau lo dari Kota Palangkaraya dengan mobil, diperkirakan butuh waktu 4 jam untuk sampai di Pelabuhan Kereng Pakahi. Dari pelabuhan itu, dimulailah perjalanan menyusuri Sungai Kantingan. Lalu perjalanan dilanjutkan ke Sungai Punggualas.

Selain itu ada juga hewan-hewan lainnya, dari laman resmi Taman Nasional Sebangau, dalam kawasan itu ada 35 jenis mamalia, 13 jenis diantaranya masuk kategori mendekati punah.

Ke-13 spesies terancam punah itu di antaranya owa, orangutan, beruk, kelasi, beruang madu, macan dahan, kucing hutan, binturong, musang pohon, dan bajing. Ada pula beragam jenis burung, seperti elang hitam, cangak merah, dan salah satu yang paling langka adalah baliang.

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Beginner #Extreme #solo-traveling

Article Category : Wilderness

Article Date : 17/03/2020

Superadventure
Superadventure
Admin Adventure
Penulis artikel petualangan outdoor dan ekstrem yang bawain kisah mendaki tebing, arung jeram, sampai menjelajah jalur off-road. Buat gue, petualangan itu lebih dari sekadar jalan-jalan, ini soal uji mental dan fisik. Tiap cerita gue kemas biar Superfriends kebawa sensasinya. Gue pengen lo yang baca ngerasa termotivasi buat keluar dari zona nyaman. Kalau lo suka tantangan alam, artikel di sini bakal bikin lo pengen langsung berangkat.

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
Wilderness

5 Gunung Terbesar di Pulau Jawa yang Mencengangkan, Penuh Misteri!

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Wilderness

4 Misteri Gunung Semeru Paling Terkenal dan Tidak Terpecahkan Hingga Sekarang

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Wilderness

Keindahan Gunung Kawi yang Akrab dengan Pesona Mistis

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Wilderness

Arjuno, Gunung di Tiga Wilayah yang Punya Cerita Menarik

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive