Wingsuit flying adalah salah satu olahraga ekstrim yang bisa dibilang mewujudkan impian orang-orang yang ingin mencoba terbang. Olahraga tersebut memberi peluang bro untuk menjajal rasanya terbang bebas bak seekor burung dengan wingsuit. Wingsuit adalah kostum atau parasut khusus yang memungkinkan tubuh bro terbang melayang. Penasaran dengan cara kerja wingsuti base? Yuk simak ulasan kali ini.
Desain Baju Terbang Wingsuit
Wingsuit menjadi salah satu peralatan wajib bagi bro yang ingin memacu adrenalin mencoba wingsuit flying. Wingsuit bisa bro gunakan untuk terbang karena kostum ini akan menambah luas permukaan tubuh, sehingga tubuh akan terangkat lalu terbang melayang di udara.
Wingsuit didesain mirip seperti tubuh tupai yang tengah terbang. Jadi tidak heran bila kostum bersayap ini biasa pula disebut flying squirrel suits. Dengan memakai kostum ini bro dapat meliuk bebas di udara seperti burung. Bro juga bisa coba-coba menggerakan tubuh seperti sedang membuka dan menutup sayap yang melekat pada kostum.
Cara Kerja
Kata BASE merupakan akronim dari Building (gedung), Antena (antena), Span (jembatan), dan Earth (bumi) yang semuanya mengacu pada tebing. Jadi untuk memainkan olahraga BASE bro mesti melemparkan diri dari salah satu struktur BASE tersebut atau bisa juga dari pesawat. Karena itu, olahraga wingsuit flying sebenarnya cukup mirip dengan terjun payung. Bedanya waktu pendaratan wingsuit flying lebih singkat yang artinya meningkatkan risiko gagalnya membuka parasut sebelum pendaratan.
[bacajuga url=19891]
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya. Wingsuit hadir dengan 2 sayap yang mirip seperti tubuh tupai yang sedang terbang. Kedua sayap tersebut berfungsi sebagai pengendali saat terbang. Bila sayap dibuka semakin lebar, maka kecepatan terbang akan melambat. Sebaliknya, bila sayap disempitkan akan membuat kecepatan terbang atau meluncur jatuh ke bawah akan semakin cepat. Jadi bro memang bisa mengatur sendiri kecepatan terbang seperti halnya seekor burung yang ingin mendarat di bumi.
Kecepatan Terjun 150 km/ jam
Adanya kemampuan untuk mengatur kecepatan itulah yang menjadi alasan olahraga ekstrim wingsuit flying makin digandrungi. Bila olahraga BASE lainnya menjanjikan kecepatan antara 180-225 km/ jam saat terjun bebas tanpa membentangkan parasut, maka wingsuit flying hanya 150 km/ jam saja.
Bukan berarti karena lebih lambat menjadi tidak seru. Justru karena lebih lambat, bro bisa sedikit lebih lama memanjakan diri di udara. Apalagi kecepatan tersebut masih bisa dikontrol dengan memainkan sayap wingsuit. Tentunya dengan bekal teknik dan panduan instruktur ahli. Bagaimana, jadi tertarik untuk mencoba bukan?
ARTICLE TERKINI
Article Category : Wilderness
Article Date : 01/03/2016
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :