Mungkin nama tempat wisata ini terdengar masih asing bagi orang awam yang gak hobi berpetualang di alam dan lebih suka atmosfer wisata perkotaan. Tetapi tempat wisata yang satu ini merupakan destinasi menarik dan keren tentunya bagi para pecinta alam dan peneliti. Pasalnya, pergi ke alam bebas di tempat wisata ini lo bisa menikmati keindahannya secara langsung merupakan sebuah anugerah yang tiada duanya.
Meski namanya gak setenar Taman Nasional Pulau Komodo atau Taman Nasional Ujung Kulon Banten, tetapi Taman Nasional Matalawa ini sebenarnya sudah cukup lama dikenal bro di kalangan para pecinta alam dan peneliti satwa khususnya burung. Jika lo salah satu dari kategori itu, wisata Taman Nasional Matalawa ini harus banget lo kunjungi bro!
[readalso url=18573]
Sekilas Tentang Taman Nasional Matalawa

Berpetualang di Pulau Sumba, Wisata Taman Nasional Matalawa Harus Masuk ke Itinerary Lo Bro! Photo Credit: nationalgeographic.grid.id
Taman Nasional Matalawa yang berada di Pulau Sumba ini merupakan salah satu tempat terbaik untuk mengamati, memotret, merekam dan meneliti berbagai burung endemik Sumba. Singkatnya, burung-burung endemik Sumba ini dikenal memiliki keunikan suara dan rupa yang bervariasi.
Berdasarkan kombinasi hasil penelitian dan bukti dokmentasi foto juga koreksi catatan yang ada sampai tahun 2017 diketahui ada 156 jenis burung yang pernah ditemui di dalam kawasan Taman Nasional Matalawa. Alasan mengapa burung dan satwa lain merasa nyaman hidup di lingkungan Taman Nasional Matalawa adalah karena kawasan ini memiliki perpaduan yang seimbang antara variasi ekosistem dan tegakan hutan dengan daerah aliran sungainya, keadaan seperti ini akan menjamin ketersediaan makanan bagi mereka sebagai salah satu syarat penting untuk tetap bisa bertahan hidup.

Berpetualang di Pulau Sumba, Wisata Taman Nasional Matalawa Harus Masuk ke Itinerary Lo Bro! Photo Credit: travel.kompas.com
Keunikan jenis burung endemik Pulau Sumba dikarenakan letak geografis Sumba yang lebih dekat dengan pulau Flores daripada pulau Timor. Dengan begitu, jenis burung di Pulau Sumba cenderung mirip dengan jenis burung di Flores daripada yang ada di Timor. Jenis endemik Pulau Sumba yang diketahui hidup di kawasan Taman Nasional Matalawa seperti Cabai Sumba, Julang Sumba, Burung Madu Sumba, Punai Sumba, Gemak Sumba, Myzomela Sumba, Sikatan Sumba hingga Pungok Sumba.
Meskipun Pulau Sumba bukan termasuk pulau yang besar, tapi awalnya pulau ini memiliki dua taman nasional. Taman itu adalah Taman Nasional Laiwangi Wanggameti dan Taman Nasional Manapeu Tanah Daru yang sampai pada tahun 2006 masih digabungkan jadi satu menjadi Taman Nasional Matalawa. Awalnya kedua taman nasional ini memiliki spesies khasnya masing-masing, tetapi kini Matalawa menjadi harmoni dan perpaduan antara keduanya.
Peraturan Taman Nasional Matalawa

Berpetualang di Pulau Sumba, Wisata Taman Nasional Matalawa Harus Masuk ke Itinerary Lo Bro! Photo Credit: ksdae.menlhk.go.id
Sama seperti tempat konservasi lainnya, Taman Nasional Matalawa juga memiliki aturan khusus yang diterapkan supaya para wisatawan yang berkunjung nggak berlaku seenak udelnya sendiri, bro! Ini dia beberapa aturan Taman Nasional Matalawa yang perlu lo ketahui dan wajib lo patuhi:
- Demi menghindari resiko bahaya kebakaran yang dapat memusnahkan ekosistem dan satwa yang ada di dalam Taman Nasional Matalawa maka bagi wisatawan, penduduk lokal, serta staff Taman Nasional Matalawa dilarang membuang puntung rokok sembarangan selama berada di kawasan objek wisata.
- Untuk menjaga keindahan dan isi Taman Nasional Matalawa yang memukau ini, maka wisatawan dan warga lokal dilarang memburu binatang dan burung yang ada di kawasan hutan rimba Taman Nasional Matalawa.
- Wisatawan ataupun siapa saja yang mengunjungi kawasan rimba Taman Nasional Matalawa dilarang menebang ataupun mencabut anakan pohon yang ada di sana demi keberlanjutan hidup pohon dan juga satwanya.
- Dilarang keras juga bagi pengunjung mengambil kayu-kayu yang sudah mati di kawasan rimba Taman Nasional Matalawa, biarkanlah kayu tersebut lapuk dengan sendirinya.
- Membawa perbekalan makanan dan minuman diperbolehkan, tetapi gak boleh buang sampah bekasnya di area Taman Nasional Matalawa sembarangan. Karena sampah plastik dan sampah lainnya bisa mengotori dan mengurangi keindahan kawasan Taman Nasional, belum lagi kalau sampai tertelan oleh satwa yang ada lantaran bisa membahayakan keberlangsungan hidup mereka!
- Penting banget bagi wisatawan dan para peneliti yang ingin menjelajahi kawasan Taman Nasional Matalawa untuk didampingi staff ataupun warga lokal yang sudah paham dengan area Taman Nasional Matalawa agar gak tersesat di hutan rimba.
- Bagi yang ingin berkemah atau camping di sekitar area Taman Nasional Matalawa dan padang savana, dilarang menyalakan perapian karena bisa mengganggu habitat burung dan satwa lain yang hidup di area tersebut.
- Terakhir dan gak kalah pentingnya adalah gunakan sepatu yang nyaman dan cocok digunakan di hutan karena di kawasan hutan biasanya terdapat banyak lintah atau binatang kecil lainnya yang bisa sewaktu-waktu melukai kaki lo. Selain itu, menggunakan sepatu saat berpetualang juga lebih safety mengingat medan yang akan ditempuh gak selalu mulus seperti tanjakan, sungai, dan sebagainnya.
[readalso url=18906]
Itu lah informasi penting yang perlu lo ketahui sebelum lo berkunjung ke Taman Nasional Matalawa yang berada di Pulau Sumba ini bro. Gimana, udah siap kah lo mengunjungi dan melihat keindahan alam serta satwa yang ada di Taman Nasional Matalawa? Dijamin panorama yang ada di hutan rimba Taman Nasional Matalawa ini akan membuat lo terpukau deh bro!
Feature Image – gaming.youtube.com
ARTICLE TERKINI
Article Category : Wilderness
Article Date : 13/09/2018
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :