Hal ini sebenarnya bisa dimaklumi. Karena hal mistis bisa kejadian di mana aja. Apalagi alam bebas dan di tengah hutan pula, manusia sudah pasti tak menghuni seharian di belantara kosong dengan pohon yang besar-besar.
Buat mencegah hal mistis sebenarnya simple kok. Layaknya bertamu ke rumah orang, sopan santun juga harus dijaga. Yang harus dipahami, dunia ini nggak cuma dihuni sama manusia aja, tapi berdampingan juga sama mereka yang astral.
[readalso url=21279]
Sopan Santun

Image source: pexels.com/@jondave-libiran
Berdoa penting nih bro. Dimana pun dan kapan pun. Nggak cuma ketika naik gunung aja. Semua kegiatan pasti diawali dengan doa. Dalam halnya melakukan pendakian, berdoa harus dipanjatkan supaya perjalanan dari kaki gunung sampai puncak berjalan lancar. Kalau memungkinkan, ditambah dengan ibadah.
Terus harus berpikir positif. Jangan sampai memikirkan hal yang bisa mengganggu perjalanan mendaki. Intinya sih jangan parnoan. Cuek aja ketika mulai menyusuri hutan. Namanya juga di tengah alam, suara-suara 'aneh' pasti selalu ada aja. Ingat, positif ya bro!
Yang nggak kalah penting juga soal sopan santun. Kelihatannya lo lagi menginjak tanah yang nggak berpenghuni di gunung. Mungkin pandangan itu bisa digerus dulu.
Ketika lo mulai naik gunung, anggaplah lo sedang bertamu. Jadi sopan santun dan tata kramanya tetap terjaga. Misalnya, jangan deh buang air kecil atau besar tanpai permisi.
Kalau bisa jangan buang air di dekat pohon. Termasuk buang sampah sembarangan. Nah, untuk perempuan yang suka juga sama hiking, baiknya tunda dulu kalau memang lagi datang bulan.
[readalso url=21976]
Cerita Mistis di Gunung

Image source: shutterstock.com/Oki Sobara
Pendakian di gunung memang nggak bisa lepas dari cerita mistisnya. Misalnya di Gunung Salak, Jawa Barat pada tahun 2007 silam.
Jadi ada 13 pemuda yang memutuskan naik Gunung Salak. Singkat cerita, di tengah perjalanan salah satu pendaki melihat sosok hitam melambaikan tangan. Selama semalaman, dia sulit tidur dan selalu dihantui perasaan nggak nyaman.
Nggak cuma di Gunung Salak. Pengalaman pendaki soal cerita horor di Gunung Sumbing juga kejadian. Memang biasanya ada pantangan untuk nggak naik gunung dengan jumlah kelompok yang ganjil. Ceritanya, ada sekumpulan mahasiswa yang berencana naik ke Gunung Sumbing ini.
Jumlahnya anggotanya ganjil. Tapi si kelompok mahasiswa ini tetap berangkat dengan jumlah anggotanya 11 orang. Di tengah jalan, anggota mereka mendadak bertambah 1 orang.
Anggota yang punya indera keenam menyadari kalau ada sosok yang ikut dalam perjalanan pendakian. Mereka cuek dan tetap lanjut sampai puncak. Sesampainya di puncak gunung, anggota ke-12 itu hilang.
Di Gunung Semeru juga demikian. Ekspedisi di sana juga ada cerita horornya. Ada cerita di mana perjalanan para pendaki bertemu dengan sosok pendaki wanita misterius.
Si pendaki wanita ini ngakunya sendiri dan mau menuju ke puncak. Alhasil diajak bergabung. Pos demi pos sudah dilewati sampai akhirnya memutuskan berkemah
Namun, tiba-tiba si pendaki wanita itu mendadak keluar dari tenda dan jalan ke arah hutan. Lama kelamaan, para pendaki yang mengajak si wanita itu tak melihat lagi bayangannya.
Dicari sampai ke bibir jurang dan melihat ransel persis seperti yang dipakai si wanita. Ditelusuri lagi, yang ditemukan ternyata jasad seorang wanita. Dan, yang bikin merinding nih bro, jasad wanita itu ternyata sudah lama tergeletak kurang lebih dari satu bulan.
source: https://travel.detik.com/travel-tips/d-5181713/untuk-cegah-hal-mistis-terjadi-selama-pendakian-simak-tips-berikut
ARTICLE TERKINI
Article Category : Urban Action
Article Date : 13/10/2020
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :