Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Tips Nyaman Mendaki Gunung Saat Musim Pancaroba

Mendaki gunung saat musim pancaroba bisa dibilang lebih gampang jika dibandingkan dengan melakukan pendakian di musim hujan yang cenderung rawan kecelakaan. Hanya aja, saat pancaroba frekuensi badai cenderung tinggi, angin bertiup kencang, hujan pun bisa jadi tiba-tiba datang. Dampaknya, gunung-gunung di Indonesia kerap menjadi “mangsa” si jago merah.

Selain masalah kebakaran, nggak sedikit pendaki yang pulang dengan membawa penyakit saluran pernapasan atas seperti pilek atau batuk. Nah, agar pendakian di musim pancaroba bisa lebih nyaman dan tetap bugar, berikut ini beberapa tips yang bisa dicoba.

[readalso url=21943]

Pilih Gunung yang Nggak Rawan Kebakaran

Image source: https://www.pexels.com/photo/man-wearing-white-shirt-brown-shorts-and-green-backpack-standing-on-hill-672358/

Tujuh gunung di Pulau Jawa yaitu Gunung Lawu, Merbabu, Slamet, Sindoro, Sumbing di Jawa Tengah, Cermai di Jawa Barat, dan Gunung Kawi di Jawa Timur kerap jadi langganan kebakaran. Bahkan Gunung Lawu, Sindoro, dan Sumbing telah menjadi korbannya.

Sebelum memutuskan untuk mendaki, sebaiknya lakukan observasi terlebih dahulu, gunung manakah yang aman untuk didaki saat musim pancaroba. Hindari mendaki gunung dengan hutan yang banyak ilalangnya. Sebab, saat musim kemarau hutan akan kering dan ilalang akan mudah terbakar sehingga melahap bagian hutan lainnya.

Nggak Melakukan Aktivitas Menyulut Kebakaran

Image source: https://www.pexels.com/photo/adventure-camping-daylight-fire-207324/

Api unggun menjadi penyebab umum terjadinya kebakaran di gunung. Jika terpaksa harus membuat api unggun untuk melawan serangan hipotermia, pastikan api tetap aman terkendali. Sedangkan buat yang merokok, pastikan menyimpan puntung rokok di tempat aman. Jangan dibuang sembarang. Simpanlah pada kantong khusus untuk nantinya dibuang ke tempat sampah.

Simpan Nomor Telepon Basecamp

Image source: https://www.shutterstock.com/image-photo/portrait-adventurer-man-using-smartphone-while-1881081064

Memiliki daftar kontak basecamp gunung saat akan melakukan pendakian adalah keharusan. Bukan hanya bermanfaat untuk mengarahkan menuju lokasi basecamp, namun juga sangat berguna ketika terjadi sesuatu hal yang nggak diinginkan. Misalnya butuh pertolongan tim SAR untuk mengevakuasi pendaki karena terjebak kebakaran.

Jaket Gunung Berbahan Polar dan Windproof

Image source:  https://www.pexels.com/photo/person-standing-on-top-of-the-mountain-691716/

Meski di siang hari cuaca terasa terik, namun bisa aja hujan turun dengan tiba-tiba. Belum lagi angin kencang saat malam dan suhu yang tiba-tiba menurun dengan drastis.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, bawalah dua jenis jaket. Jaket berbahan polar yang berfungsi menghangatkan dan jaket windproof sebagai penghalau angin kencang.

[readalso url=22352]

Bawa 2,5 liter Air

Mendaki gunung saat musim pancaroba akan menguras keringat dan tenaga. Cuaca panas serta hujan yang tiba-tiba datang akan berdampak pada kesehatan atau kekebalan tubuh. Untuk itu, air mineral sangat dibutuhkan tubuh. Selain mengurangi dahaga, air mineral bermanfaat untuk mencegah tubuh terkena infeksi dan meningkatkan metabolisme.

Olahraga Beberapa Hari Sebelum Mendaki

Mendaki gunung saat musim pancaroba rawan terserang penyakit saluran atas. Supaya tetap bugar, lo harus berolahraga. Nggak perlu olahraga yang berat, cukup lakukan olahraga ringan dan mudah dilakukan misalnya jogging. Namun, lo harus melakukannya secara teratur. Paling nggak satu minggu tiga kali selama 40 menit setiap kali jogging.

Konsumsi Vitamin atau Suplemen

Meski olahraga dan minum air mineral dalam takaran yang cukup bisa menjaga kekebalan tubuh saat mendaki, vitamin atau suplemen pun sangat penting. Vitamin atau suplemen ini berfungsi menjaga daya tahan tubuh agar lebih prima, bro.

Itulah beberapa tips nyaman mendaki gunung saat musim pancaroba yang bisa dicoba. Persiapkan dulu segala sesuatu secara matang sebelum memulai pendakian, bro!

 

Source: https://phinemo.com/kiat-mendaki-gunung-saat-musim-pancaroba/

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Beginner #Extreme #solo-traveling

Article Category : Tips

Article Date : 14/01/2021

Superadventure
Superadventure
Admin Adventure
Penulis artikel petualangan outdoor dan ekstrem yang bawain kisah mendaki tebing, arung jeram, sampai menjelajah jalur off-road. Buat gue, petualangan itu lebih dari sekadar jalan-jalan, ini soal uji mental dan fisik. Tiap cerita gue kemas biar Superfriends kebawa sensasinya. Gue pengen lo yang baca ngerasa termotivasi buat keluar dari zona nyaman. Kalau lo suka tantangan alam, artikel di sini bakal bikin lo pengen langsung berangkat.

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
Tips

5 Kesalahan Ketika Traveling Pakai Kendaraan Pribadi

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Tips

Ini Dia Penyebab dan Cara Mengatasi Serangan Panik Saat Naik Gunung

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Tips

Tips Memasak di Gunung yang Mudah untuk Dipraktikkan, Ketahui!

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Tips

Ketahui Teknik Memanjat Bagi Pemula dan Tips Memilih Sepatu Climbing

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive