Penggunaan helm saat berkendara sepeda motor memang wajib hukumnya. Fungsinya tentu aja untuk melindungi kepala dari benturan atau hal yang nggak diinginkan seperti kecelakaan. Oleh karena itu, sangat perlu memilih helm yang kuat dan kokoh untuk dipakai berkendara. Lo sedang dipusingkan dalam memilih helm berkendara, bro? Tenang, mayoritas orang khususnya para pria cenderung mengalami kesulitan saat dihadapkan pada kondisi seperti ini.
Seperti yang telah diketahui, memilih helm ternyata nggak semudah yang diperkirakan. Selain harus mengikuti peraturan standar yang berlaku, para pengendara juga wajib menyesuaikan helm dengan kebutuhan termasuk jenis sepeda motornya.
Pada dasarnya, helm memiliki beberapa model yang memberikan keuntungan masing-masing. Simak tips dalam memilih helm berikut ini.
[readalso url=21619]
Open Face Helmet

Image source: unsplash.com/@harleydavidson
Open face helmet juga dikenal dengan helm ¾ dan sangat sesuai bagi pengendara yang nggak ingin bagian kepala dan wajahnya dikekang saat mengendarai sepeda motor. Namun, terbukanya helm bisa menjadi masalah, karena pengendara bisa terpapar debu secara langsung.
Biasanya, helm ini banyak dipakai oleh penyuka motor classic maupun custom yang sekarang digandrungi masyarakat Indonesia.
Full Face Helmet

Image source: unsplash.com/@harleydavidson
Full face helmet merupakan helm yang memberikan perlindungan paling baik dan nggak merasa berisik karena sempitnya ruang pada helm ketika dipakai.
Bukan itu aja, helm full face juga berfungsi melindungi mata dan wajah pengendara secara maksimal karena dilengkapi kaca penutup wajah. Kekurangan dari helm full face sendiri yaitu bandrol harga yang lebih mahal dibandingkan helm model lain dan bisa membuat leher menjadi kaku.
Helm ini paling cocok digunakan untuk jenis motor sport atau motor yang sering digunakan jarak jauh dan juga berkendara dalam kecepatan tinggi.
Modular Helmet

Image source: webbikeworld.com
Jenis helm satu ini juga dikenal dengan nama flip-up helmet. Modelnya adalah perpaduan antara full face dan open face helmet, di mana bagian rahang bawah fleksibel dan bisa dibuka.
Bagian bawahnya membuat banyak pengendara menyukai jenis helm ini lantaran mereka mudah untuk berkomunikasi. Namun, segi keamanan dari bagian yang bisa dibuka tersebut belum diteliti lebih lanjut.
Helm ini sangat cocok digunakan untuk touring jarak jauh dan cocok untuk motor full fairing maupun naked bike.
Motocross/Offroad Helmet

Image source: unsplash.com/@karlsaare
Motocross helmet sengaja nggak menyediakan lapisan kaca atau windshield. Tujuannya adalah agar pengguna bisa memakai goggle atau kacamata. Karena dikhususkan untuk offroad dan motocross, helm ini memiliki fitur keamanan lebih baik terutama pada bagian dagu disertai bentuk lebih panjang.
Di samping itu juga terdapat visor sebagai penghalang sinar matahari dan pelindung saat harus melewati dedaunan atau ranting pohon. Kelemahan motocross helmet sendiri adalah hembusan angin akan kian menerpa ketika motor sedang dikendarai dalam kecepatan tinggi.
[readalso url=22158]
Hybrid Helmet
Hybrid helmet merupakan perpaduan antara motocross helmet dan full face helmet. Karena itulah helm ini bisa digunakan untuk offroad dan on road.
Posisi bagian dagu yang lebih panjang dan sudut pandang lebih luas membuat hybrid helmet bisa ditambahkan goggle. Akan tetapi, luasnya ruang dalam helm bisa menyebabkan suara berisik menjadi muda masuk ke telinga pengendara.
Nah, jadi itulah beberapa tips dalam memilih helm yang sesuai dengan jenis motor. Pada dasarnya, setiap helm memiliki fungsi yang sama yaitu untuk melindungi kepala dari benturan. Oleh karena itu, pilihlah jenis helm yang memiliki kekuatan dan disesuaikan dengan budget yang ada, bro.
Source: male.co.id
ARTICLE TERKINI
Article Category : Tips
Article Date : 16/09/2020
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :