Saat melakukan caving atau susur gua, melakukan pemetaan merupakan sebuah keharusan. Inilah mengapa, kamera merupakan salah satu peralatan wajib yang harus dibawa ketika lo akan menyusuri sebuah gua.
Sayangnya, situasi gua yang cenderung gelap dan minim cahaya seringkali membuat hasil foto yang kurang memuaskan.Untuk mengatasi masalah semacam ini, memiliki kemampuan memotret yang mumpuni gak akan cukup.
Sebab, lo juga harus mengetahui tips dan trik mengambil gambar di gua yang minim sekali cahaya. Nah, bagi Superfriends yang sering melakukan caving dan pemetaan, berikut tips memotret dalam goa yang tepat agar menghasilkan foto yang bagus.
Gunakan tripod atau kamera ber-ISO tinggi
Image source: unsplash.com/@willrust
Untuk meminimalisir goncangan dan membuat gambar terlihat jelas, lo bisa menggunakan tripod saat memotret di dalam gua. Akan tetapi, jika tripod dirasa merepotkan, bawalah kamera dengan ISO tinggi untuk mencegah shutter speed berjalan lambat dan menghasilkan foto berkualitas rendah.
Idealnya, ISO yang digunakan untuk memotret dalam gua berkisar antara 1600 hingga 4000. Lo juga bisa membawa kamera yang memiliki fungsi AUTO ISO, sehingga secara otomatis kamera akan mengatur ISO-nya sendiri berdasarkan kondisi pencahayaan di sekitar.
Atur komposisi secara tepat
Image source: unsplash.com/@eduukpo12
Agar memperoleh foto gua yang berkualitas, aturlah komposisi dengan tepat. Bahkan, kalau perlu bingkai foto dengan ketat untuk menghindari detail-detail yang gak seharusnya ditangkap menjadi muncul.
Fokuslah pada detail gua seperti bentuk stalaktit, stalagmit, atau ukiran, dan batuan yang indah. Lo bebas kok menggunakan orientasi apa pun selama komposisi foto tepat dan fokus pada setiap detail gua.
Manfaatkan headlamp
Image source: unsplash.com/@wandercreative
Agar hasil foto maksimal, carilah sumber cahaya yang terang agar suasana gua lebih mudah ditangkap kamera. Salah satu trik praktisnya bisa dilakukan dengan memanfaat headlamp.
Headlamp merupakan sumber penerangan yang sering sekali digunakan untuk menyusuri gua. Namun, kalau lo mau mendapatkan cahaya yang super terang dan tahan lama, gunakan headlamp LED.
Selain bermanfaat, headlamp juga praktis karena gak membutuhkan tangan. Headlamp yang biasa digunakan di kepala akan membuat kedua tangan bebas mengatur perangkat memotret lain seperti tripod atau kamera.
Gunakan kamera dengan lensa yang lebar
Image source: unsplash.com/@penguinuhh
Ada kalanya Superfriends harus mengurangi ISO untuk mendapatkan atau menangkap sisi-sisi goa yang gelap. Inilah mengapa lo membutuhkan kamera dengan bukaan lensa yang lebar.
Untuk ini, semakin lebar bukaan lensa maka akan semakin banyak cahaya yang masuk. Sementara, semakin banyak cahaya yang masuk akan semakin baik pula detail gambar yang dihasilkan.
Memotret dalam bentuk RAW
Karena nantinya hasil foto akan mengalami pengeditan, pastikan hasil gambarnya berjenis RAW. Jika menggunakan jenis ini, lo akan memiliki lebih banyak pilihan mengedit sehingga hasil akhir pun akan tampak lebih maksimal.
Saat ini, ada banyak sekali kamera DSLR yang mampu menyimpan hasil fotonya dalam bentuk RAW. Jika masih JPEG, lo bisa melakukan pengaturan manual agar foto yang dihasilkan tersimpan dalam file berjenis RAW.
ARTICLE TERKINI
Article Category : Tips
Article Date : 08/02/2022
Source:https://akasakaoutdoor.co.id/blogs/aks-tips/5-tips-memotret-dalam-gua-agar-hasilnya-memuaskan
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :