Pernah ngerasain mata jadi merah setelah menghabiskan beberapa waktu main di laut, Superfriends? Tanpa disadari, terlalu lama melakukan aktivitas di laut bisa menyebabkan mata merah, seperti aktivitas surfing. Mata merah ini konon disebabkan oleh kombinasi dari air asin dan pantulan cerah matahari dari permukaan laut.
Selain kondisi mata merah akibat air asin dan pantulan cahaya, ada juga kondisi yang dikenal sebagai surfer’s eye (pterygium), yakni pertumbuhan jaringan merah muda pada konjungtiva mata. Surfer’s eye sendiri bisa dibilang lebih parah dari mata merah biasa, karena butuh diangkat melalui pembedahan.
Namun, mata merah yang disebabkan oleh air asin pun bisa bikin meradang, namun nggak separah surfer’s eye tentunya. Selain air asin, bakteri di dalam air pun bisa membuat mata jadi merah karena iritasi dan infeksi.
Sebenarnya, hal ini sangat umum bagi peselancar. Meskipun begitu, mata merah setelah surfing ini nggak ‘normal’ dan merupakan indikasi bahwa mata lo teriritasi. Lantas, gimana cara mengobatinya? Berikut tips selengkapnya.
Bilas Mata dengan Air Mineral Segar
Image source: pexels.com/@samad-deldar
Setelah keluar dari laut, sebaiknya lo langsung segera membilas mata dengan air mineral segar, Superfriends. Air mineral ini baik buat mata karena membantu rehidrasi mata dari paparan garam pada air laut.
Perlu diingat, hindari menggunakan air keran karena biasanya mengandung klorin tinggi yang akan semakin membuat mata jadi kering. Membilas mata juga bisa membantu menghilangkan bakteri yang mengiritasi mata.
Gunakan Obat Tetes Mata
Image source: shutterstock.com/Alexander Raths
Lo juga bisa menggunakan obat tetes mata non-garam yang akan membantu membunuh bakteri dan menghidrasi kembali mata lo, Superfriends. Obat tetes mata juga bisa mengurangi kemungkinan bekas luka pada mata.
Hindari Kolam Renang
Image source: unsplash.com/@piensaenpixel
Seperti yang udah disebutkan tadi, klorin bisa semakin mengeringkan mata. Bahkan, mata merah juga bisa dialami sama orang-orang yang terlalu lama berada di kolam renang. Hal ini dikarenakan kondisi pantulan UV dan kekeringan, mirip dengan kegiatan pas lagi surfing.
Surfer’s eye pun bisa dialami bagi yang sering berada lama-lama di kolam renang. Jadi, sebaiknya hindari berada di kolam renang terlalu lama ya, Superfriends. Apalagi kalau sinar matahari lagi terik-teriknya.
Hindari Paparan Sinar Matahari Lebih Lanjut
Image source: unsplash.com/@billyberg
Kalau mata udah terlihat merah, itu juga menjadi indikasi kalau mata tersebut lagi ‘stres’. Maka dari itu, penting untuk menghindari paparan sinar matahari lebih lanjut sampai mata benar-benar sembuh.
Anggap aja surfer’s eye itu sebagai sengatan matahari atau sunburn di bola mata. Layaknya lo menghindari sinar matahari ketika lo mengalami sunburn pada kulit, demikian juga dengan mata lo, Superfriends.
Hindari Cahaya Putih Terang
Lampu putih yang digunakan buat menerangi rumah pun bisa bikin stres pada mata dan memperlambat proses penyembuhan saat mata lo meradang, Superfriends. Kalau memungkinkan, cobalah matikan lampu, atau gunakan lampu kuning hangat di rumah lo sampai mata benar-benar sembuh.
Hal ini juga berlaku saat melihat layar TV, komputer, atau ponsel. Karena cahaya biru yang dipancarkan dari perangkat ini buruk bagi mata pada saat-saat terbaik dan bisa memperlambat penyembuhan apapun yang diperlukan.
Tutup Mata
Dalam kasus yang parah, kalau mata terasa panas dan sakit, sebaiknya tutup mata lo sejenak. Cobalah tidur siang kalau memungkinkan, atau berada di ruangan yang gelap. Mata bisa sembuh lebih cepat saat ditutup, karena memberi waktu tubuh buat menghidrasinya kembali.
ARTICLE TERKINI
Article Category : Tips
Article Date : 10/09/2021
Source:https://www.watersportgeek.com/surfing-eyes-red/
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :