Sudah nggak diragukan lagi kalau pancaran sinar matahari mengandung vitamin D, yang mana mampu membunuh mikroba bakteri dan penyebab penyakit. Tapi ingat bro, jangan asal berjemur. Waktu yang paling tepat untuk menikmati paparan sinar matahari itu saat pagi hari atau sore hari. Momen tersebut waktu yang pas karena cahayanya aman untuk kulit.
Kenapa siang harus dihindari? Tengah hari bolong bukan waktu yang tepat untuk berjemur karena bisa menyebabkan efek yang negatif.
[readalso url=21440]
Lindungi dari Paparan Sinar UV

Berjemur di bawah sinar matahari memang berdampak positif tapi bukan berarti tidak melindungi diri. Soalnya, ahli dermatologi menjelaskan kalau paparan sinar ultra violet (UV) bisa menyebabkan timbulnya tanda penuaan dini pada wajah.
Sinar UV merupakan salah satu dari berbagai jenis sumber radikal bebas. Memang sih pada kondisi tertentu senyawa radikal diperlukan untuk membunuh mikroorganisme penyebab infeksi. Tapi yang perlu lo ketahui, paparan radikal bebas yang berlebihan seperti berjemur dipantai tanpa pelindung juga bisa menyebabkan kerusakan sel.
Nah, paparan itu bisa mengurangi kemampuan sel untuk beradaptasi terhadap lingkungannya. Sampai akhirnya bisa mengakibatkan kematian sel. Fatalnya, paparan sinar UV yang berlebihan dapat berujung kanker kulit, kulit terbakar dan menghitam, sampai keruput.
Jadi, penting banget bro, kulit dilindungi pakai tabir surya supaya kulit tetap terjaga. Perlu Juga dicatat ya, tabir surya yang digunakan tidak bisa sembarangan, lo harus pastikan yang dipakai menggunakan SPF minimal 30 untuk melindungi kulit lebih optimal.
Kulit Butuh Antioksidan

Antioksidan sangat dibutuhkan untuk menangkal paparan radiasi sinar UV. Kok bisa? Antioksidan bekerja menetralkan radikal bebas sebelum mulai proses oksidasi. Jadi, antioksidan bisa didapat dari makanan yang mengandung vitamin A, vitamin C, Vitamin E, polifenol, glutathion, dan asam ellagic.
Selain melindungi radikal bebas, antioksidan juga mampu meningkatkan produksi kolagen yang bisa membuat elastisitas dan kekuatan kulit agar lebih kenyal dan awet muda. Kolagen inilah yang mampu menghambat kerutan-kerutan garis pada kulit dan menghilangkan bintik hitam.
[readalso url=21425]
Jenis Makanan untuk Pelindung Kulit
Studi di Italia yang dipublikasi dalam The International Journal of Epidemiology menyebutkan makan sayuran dan buah-buahan dengan olive oil, ikan dan bumbu segar mampu menurunkan 50 persen risiko terjangkit melanoma atau kanker kulit
Selain itu mengonsumsi minuman dan makanan mengandung antioksidan setiap hari memiliki 50 persen lebih sedikit radikal bebas dalam darah dibanding mereka yang tidak mengonsumsi. Berdasarkan penelitian lagi, ternyata masyarakat Mediterania banyak mengonsumsi ikan yang kaya akan omega-3. Beberapa makanan yang mengandung antioksidan juga menunjukkan memiliki antiangiogenic.
Source: https://www.halodoc.com/suka-berjemur-di-pantai-ini-alasan-butuh-antioksidan-untuk-kulit
ARTICLE TERKINI
Article Category : Tips
Article Date : 18/04/2020
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :