Sampai di puncak gunung sambil memandangi pemandangan dari ketinggian tanpa terhalang kabut tebal pasti jadi impian setiap pendaki gunung. Mendaki saat musim kemarau bisa jadi salah satu solusi untuk masalah ini, Superfriends.
Puncak gunung memang nggak selalu 'clear’ dari kabut saat kemarau, tapi potensi hujan yang terbilang kecil pasti bakal membuat perjalanan mendaki gunung jadi terasa lebih menyenangkan. Disamping itu, mendaki gunung saat musim kemarau ternyata punya tantangannya tersendiri, Superfriends.
Risiko hipotermia sampai kebakaran hutan bisa saja terjadi kalau lo kurang persiapan dan nggak hati-hati. Maka dari itu, mendingan perhatikan beberapa hal ini sebelum mendaki gunung saat musim kemarau ya, Superfriends!
[readalso url=23756]
Persiapkan Perlengkapan dengan Matang

Image source: https://www.shutterstock.com/id/g/Bublik+Haus
Suhu di daerah gunung ternyata bakal terasa lebih dingin saat memasuki musim kemarau, lho. Bahkan, di beberapa gunung Nusantara suhunya bisa mencapai titik beku alias nol derajat celcius, Superfriends!
Maka dari itu, persiapkan perlengkapan mendaki gunung dengan matang biar nggak terkena hipotermia. Walaupun cuaca terlihat cerah, lo wajib tetap menggunakan pakaian tebal, Superfriends.
Seenggaknya, lo bisa gunakan jaket gunung tipe windbreaker yang bisa menjaga tubuh lo tetap hangat saat kemarau. Jangan lupa juga, bawa perlengkapan lengkap, mulai dari baju ganti, tenda, hingga sleeping bag ya, Superfriends!
Bawa Perbekalan Air yang Cukup

Image source: https://www.shutterstock.com/id/g/Super8
Ada banyak gunung yang sumber airnya tetap melimpah walaupun musim kemarau. Tetapi, banyak pula gunung yang sumber airnya mengering saat musim kemarau. Ada baiknya untuk mencari informasi terlebih dahulu mengenai kondisi sumber air pada saat di basecamp pendakian. Jangan sampai kehabisan air saat mendaki gunung.
[readalso url=22383]
Bawa Masker dan Kacamata
Jarangnya hujan di gunung saat musim kemarau menjadikan kondisi jalur pendakian menjadi kering dan berdebu. Saat kaki melangkah, debu akan langsung beterbangan dan rawan masuk ke mata. Hal itu tentu nggak sehat bagi mata dan sistem pernapasan. Oleh karena itu, dibutuhkan perlengkapan untuk melindungi wajah dan mata dari debu seperti masker dan kacamata.
Jangan Bikin Api Unggun
Kebakaran hutan memang bisa disebabkan oleh alam, ketika ranting atau dahan kering saling bergesekan akibat tiupan angin sehingga menyebabkan percikan api sebagai pemicu kebakaran. Meski begitu, kita sebagai pendaki juga harus bisa meminimalisir resiko kebakaran.
Cara terbaiknya yaitu dengan nggak membuat api unggun. Pasalnya, bara api dari perapian bisa saja tertiup angin dan jatuh pada ranting yang kering sehingga bisa menyebabkan kebakaran, Superfriends.
Hal yang satu ini sebenarnya sudah dilarang di banyak gunung Indonesia meskipun nggak memasuki musim kemarau. Tapi, lagi-lagi masih ada saja oknum pendaki yang bandel dan melanggar peraturan penting ini, Superfriends.
Nah, itulah beberapa hal yang wajib lo perhatikan sebelum mendaki gunung. Selamat berpetualang, Superfriends!
Referensi: https://www.marasmiuz.com/2021/05/5-hal-yang-harus-dipersiapkan-saat.html
ARTICLE TERKINI
Article Category : Tips
Article Date : 14/07/2021
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :