Di beberapa negara yang sudah memiliki banyak kasus positif virus Corona, kebijakan pemerintah dalam mengurangi penyebaran virus pun harus dipatuhi oleh warganya. Dari mulai kebijakan untuk menerapkan physical distancing hingga melakukan lockdown pun dilakukan demi mencegah penyebaran virus.
Tapi, ada beberapa negara yang justru punya cara unik dalam memerangi penyebaran virus ini. Di luar dari efektif atau tidaknya langkah unik yang harus dipatuhi warganya tersebut, langkah itu malah patut diacungi jempol. Karena, pada dasarnya hal tersebut dilakukan demi keselamatan dan kesehatan bersama.
Dihimpun dari berbagai sumber, berikut negara-negara yang punya cara unik dan nggak biasa dalam menghadapi virus Corona!
[readalso url=21621]
India

Image source: kumparan.com
Di India, jika ada warga yang tertangkap basah keluar rumah saat diberlakukannya lockdown, maka akan dihukum oleh polisi. Tapi, hukumannya pun nggak berat-berat banget kok, bro. Di Chennai, warga yang kedapatan berada di luar rumah akan disuruh berjongkok tanpa alas kaki.
Ada juga yang disuruh berdiri sambil menggunakan topeng berbentuk virus dan mengenakan plakat bertuliskan “Jangan keluar, jangan mendekati Corona”. Selain itu, banyak juga berbagai hukuman lainnya yang dibagikan ke media sosial.
Di Bangalore, warga yang kedapatan keluar rumah akan dicubiti oleh petugas sambil disuruh mengenakan helm berbentuk virus. Ini sih unik dan malah lucu ya hukumannya, bro?
Panama

Panama memiliki kasus positif COVID-19 sekitar 6.000 lebih yang sudah terkonfirmasi. Oleh karena itu, pemerintah setempat pun membuat tindakan ketat yang terbilang unik. Negara ini memisahkan warganya berdasarkan gender dalam menghentikan penyebaran virus Corona.
Presiden Laurentino “Nito” Cortizo, mengumumkan di Twitter resminya bahwa pria dan wanita akan diperbolehkan meninggalkan rumah selama dua jam pada hari yang berbeda. Para wanita diperbolehkan keluar pada hari Senin, Rabu, dan Jumat. Sedangkan para pria diperbolehkan keluar pada Selasa, Kamis, dan Sabtu. Sementara untuk hari Minggu, semua orang wajib berada di rumah.
Kolombia

Kalau di Panama, pemisahan dilakukan berdasarkan gender, di Kolombia, pemisahan dilakukan berdasarkan angka terakhir di kartu identitas mereka.
Misalnya, para warga di Kota Barrancabermeja dengan nomor identitas yang berakhiran 0, 7, dan 4 akan diizinkan keluar rumah pada hari Senin. Sementara warga lainnya yang memiliki nomor identitas berakhiran 1, 8, dan 5 akan diizinkan keluar pada hari Selasa. Cukup unik dan agak ribet ya, bro.
[readalso url=21620]
Inggris

Image source: twitter.com/bethanycrompto2
Salah satu kawasan di Inggris bernama North Yorkshire juga punya cara unik untuk mengabarkan kondisi warganya kepada petugas yang berwenang. Karena harus melakukan physical distancing, mereka akan menempelkan kartu di jendela depan rumah.
Tujuan dilakukannya hal tersebut untuk memberi tahu kondisi anggota keluarga yang ada di dalam rumah. Kartu berwarna hijau menunjukkan bahwa anggota keluarga dalam rumah tersebut sedang dalam kondisi baik-baik saja. Sementara kartu merah menunjukkan kalau warga tersebut membutuhkan bantuan untuk membeli sesuatu di luar.
Indonesia

Image source: kumparan.com
Buat lo yang sering mantengin media sosial, pasti sudah pada tahu dengan berita viral ini. Sempat disebut-sebut berada di Purworejo, ternyata foto pocong yang viral tersebut aslinya berasal dari Desa Kepuh di Sukoharjo, Jawa Tengah.
Kabarnya, penjaga keamanan yang berpakaian seperti pocong ini dihadirkan untuk mencegah warga setempat agar nggak keluar rumah pada masa karantina wilayah. Bahkan, hal ini sampai diberitakan di stasiun televisi Korea Selatan, lho. Ada-ada saja caranya ya, bro!
Dalam memerangi penyebaran virus Corona, setiap negara memberlakukan peraturan yang wajib dipatuhi oleh seluruh warganya. Kalau melanggar, tentu akan ada hukuman yang diberikan. Walau hukumannya nggak terlalu berat, tapi sebaiknya patuhi aturan yang berlaku ya, bro!
Source: kumparan.com
ARTICLE TERKINI
Article Category : Tips
Article Date : 16/05/2020
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :