Semakin kesini, semakin banyak bisnis baru yang bermunculan, dan memaksa para pebisnis lama untuk putar otak supaya bisa bertahan dalam persaingan. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan rebranding, atau membranding ulang bisnis yang sudah dikerjakan. Meski tricky, tapi strategi ini bisa banget kok dilakukan! Mau coba? Perhatikan dulu beberapa hal berikut!
Tentang Rebranding dan Jenisnya
Image source: elements.envato.com/gstockstudio
Bagi sebuah perusahaan, branding adalah sesuatu yang sangat mahal dan menjadi aset paling berharga yang harus dilindungi. Itu kenapa, membangun brand yang kuat dan diingat masyarakat itu sangat susah, dan ketika ingin melakukan rebranding pun, akan ada kekhawatiran jika tak bisa diterima oleh khalayak. Rebranding sendiri adalah sebuah proses mengubah image perusahaan atau bisnis, dengan mengganti beberapa elemen seperti dari segi logo, nama, atau keseluruhan. Hal ini bertujuan untuk membuat brand menjadi lebih segar, dan mengikuti perkembangan tren atau untuk memenuhi kebutuhan pasar.
Ada dua jenis rebranding yang biasa dilakukan perusahaan, yaitu proaktif dan reaktif. Dengan rebranding proaktif, perusahaan ingin melakukan sebuah inovasi atau mengikuti tren agar branding menjadi lebih fresh. Selain itu, pebisnis juga melihat adanya potensi audiens baru, dan juga ada keinginan untuk membidik target atau lini bisnis yang baru. Sementara rebranding reaktif biasanya dilakukan sebagai sebuah reaksi dari suatu kejadian, seperti misalnya terjerat kasus hukum, atau bahkan diakuisisi oleh perusahaan lain dan menjadi merge dengan bisnis tersebut. Dalam dunia bisnis, hal ini lumrah terjadi, namun harus tetap memperhatikan plus minus saat sebelum ingin melakukan rebranding.
Tahapan Rebranding
Image source: elements.envato.com/gstockstudio
Membangun brand aja ada tahapannya, mau rebranding pun pasti ada tahapannya, Superfriends! Diawali dengan evaluasi, semuanya dimulai dengan kembali ke visi misi lo dalam berbisnis. Dari sini lo akan menentukan, apakah rebranding yang akan lo lakukan adalah rebranding parsial atau total. Setelah itu, penting untuk melakukan riset pasar, tren produk dan juga persaingan bisnis, sambil melihat tren di bisnis milik kompetitor. Hal ini dilakukan supaya lo tau target market yang tepat sebelum akhirnya lo sasar.
Sambil prosesnya berjalan, jangan lupa untuk mendokumentasikan setiap proses dan perjalanan lo dalam me-rebranding bisnis lo. Gak cuma untuk jadi arsip perusahaan atau bisnis, tapi juga digunakan sebagai acuan untuk mengambil keputusan di masa mendatang. Kalau sudah, saatnya go public dengan memberitahukan ke khalayak bahwa bisnis lo sudah berubah, dan hadir kembali dengan brand baru yang lebih fresh, Superfriends! Bagikan di media sosial, untuk membangun brand awareness baru, dan mintalah beberapa teman lo untuk membagikan ulang postingan tersebut supaya lebih banyak target market yang terjangkau.
Kalau kayak gini tahapannya, dijamin rebranding bisnis lo akan sukses, Superfriends!
ARTICLE TERKINI
Article Category : Tips
Article Date : 25/10/2022
Source:https://www.jurnal.id/id/blog/rebranding/
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :