Tapi sadar nggak sih, kalau ada satu hal yang jarang banget diperhatikan pada pesepeda. Bukan ukuran ban, bukan juga soal sadel alias jok sepeda. Tapi ukuran tekanan udara pada ban.
Sadar atau nggak, ketika memompa ban ukurannya hanya perasaan. Caranya memencet ban. Kalau sudah dirasa kencang, biasanya udara masuk ke ban langsung disetop.
[readalso url=21940]
Berpengaruh ke Karakter Sepeda

Banyak yang menganggap sepele soal tekanan udara ban. Padahal tekanan udara bisa berpengaruh pada sepeda. Lumayan berasa lho bro pengaruhnya. Karena dua ban sepeda yang bersentuhan dengan permukaan jalan, bukan komponen sepeda lainnya.
Tekanan udara yang rendah, normal, tinggi akan membuat sepeda yang berbeda. Tekanan udara rendah, tekanan udara tinggi, tekanan udara normal, bisa membuat bentuk ban yang berbeda dan bisa kita lihat dengan mata.
Kecepatan

Tekanan udara yang lebih tinggi akan menghasilkan rolling resistance yang lebih rendah. Buat yang belum paham, rolling resistance adalah tahanan terhadap roda saat menggelinding akibat adanya gaya gesek antara roda dengan permukaan jalan.
Tekanan udara tinggi akan membuat ban lebih kaku alias sulit berubah bentuknya. Jadi, jangan pernah berpikir kalau ban diisi dengan tekanan udara tinggi bisa melaju lebih cepat. Itu keliru ya bro.
Sebagai catatan, hal itu nggak selamanya kejadian kok. Hal di atas cuma untuk sepeda yang di alan mulus dan sepeda tanpa suspensi. Tapi, kalau sepeda balap diisi dengan tekanan udara yang maksimal maka lajunya akan lebih cepat, apalagi kalau jalan di atas aspal yang mulus. Sepeda balap lo bakal meluncur lebih cepat.
Jangan coba-coba sepeda balap yang diisi tekanan udara tinggi, tapi diajak melaju di jalanan yang tidak rata. Bisa-bisa cara berkendara lo jadi nggak nyaman karena sepeda terpantul-pantul
Ban yang bertekanan rendah menyerap guncangan dan getaran yang ada dari permukaan, sekaligus juga menyerap sebagian kekuatan kayuhan. Ban yang keras menyalurkan getaran ke sepeda, suspensi sepeda dan badan pesepeda.
[readalso url=21909]
Rekomendasi Tekanan Udara Ban

Kalau sadar dengan ban sepeda yang lo pasang, maka akan terlihat keterangan soal tekanan udara maksimal yang dihitung dalam satuan bar atau psi. Untuk 1 bar itu sama dengan 14,5 psi. Tekanan yang diterima ban depan dan belakang itu nggak sama. Ban belakang lebih banyak menerima tekanan dan bekerja lebih sebagai roda penggerak. Karena itu tekanan udara ban belakang harus kita atur lebih tinggi daripada tekanan udara ban depan.
Buat sepeda gunung, perbandingannya sekitar 40%:60% (depan:belakang). Untuk sepeda balap yang pesepedanya lebih banyak membungkuk ke depan, perbandingan 45%:65%. Untuk posisi sepeda yang lebih tegak seperti sepeda lipat, perbandingannya 30:70%.
Gimana bro, sedikit mencerahkan nggak soal dunia persepedaan? Perhatikan lagi ya bro, soal tekanan udara, biar gowes makin asyik.
Source: https://www.sepeda.me/parts/roda-sepeda/tekanan-udara-ban-sepeda-yang-ideal.html
ARTICLE TERKINI
Article Category : Tips
Article Date : 19/07/2020
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :