Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Mulai Sekarang Jangan Bawa Bekal Mi Instan Buat Naik Gunung Ya, Bro!

Misalnya untuk perbekalan makanan. Camilan atau makanan berat yang dibawa harus praktis. Tidak makan tempat di tas carrier yang bakal di bawah untuk sampai ke puncak. Kalaupun membawa beras, sudah pasti harus ditakar sesuai kebutuhan harian selama pendakian.

Lauk pauknya juga biasanya yang praktis. Kadang makanan kaleng yang bisa tinggal digoreng di tenda peristirahatan. Terus sarden, sampai tuna berbumbu. Nggak perlu bawa bumbu macam-macam. Tinggal dihangatkan aja, jadi deh.

Satu hal yang katanya wajib bawa saat pendakian itu nggak lain adalah mi instan. Kalau ngomongin mu instan ini bukan cuma bicara soal kepraktisan. Tapi kenikmatan yang nggak bisa dianulir buat menghangatkan badan ketika di atas gunung. Masaknya juga nggak ribet. Otomatis, mi instan harus ada di list paling atas buat masuk ke tas bawaan hiking.

Tapi bro, ternyata mi instan nggak baik lho buat jadi perbekalan utama mendaki. Mulai sekarang, jangan deh bawa bekal mi instan. Lo masih bisa bawa bekal yang lain.

[readalso url=21776]

Mi Instan Menyerap Air

Image source: freshoffthegrid.com

Anjuran supaya mi instan nggak dibawa ketika mendaki itu bukan tanpa alasan ya bro. Mi instan itu memiliki sifat yang menyerap air. Jadi nggak cocok kalau jadi bekal utama petualangan lo di tengah alam.

Coba aja perhatikan mi instan yang dimasak ketika matang terus didiamkan selama 15 menit, maka sisa air dalam piring pasti lama kelamaan akan habis. Nah, kuah mi yang habis pelan-pelan itu karena diserap oleh mi itu. Itu sebabnya kalau sehabis makan mi instan itu jadi cepat merasa haus.

Momen haus di pegunungan bakal lebih menyulitkan ketika sama sekali nggak mendapatkan sumber air. Belum lagi kalau mi instan yang dibawa dijadikan camilan perjalanan tanpa dimasak sama sekali. Kalau sudah begitu, cairan tubuh bisa habis diserap mi. Alhasil, tubuh jadi dehidrasi. Dan, itu nggak baik buat stamina ketika masih setengah perjalanan lagi buat sampai ke puncak.

Kehilangan Orientasi

Image source: pexels.com/@pawan-yadav

Cairan di dalam tubuh sangat dibutuhkan kalau lo melakukan petualangan ke gunung. Sebisa mungkin botol air minum yang lo bawa selalu tercukupi air. Fatal lho kalau sudah sampai dalam kondisi dehidrasi. Karena bisa berujung pada kehilangan orientasi.

Kalau sudah hilang orientasi makan hal paling buruk yang bakal dirasakan yakni kematian. Karena halusinasi yang nggak bisa dikendalikan. Belum lagi juga kalau sampai tersesat. 

Dokter sudah menganjurkan kalau melakukan perjalanan pendakian di tengah hutan itu harus cukup dan hemat air. Nah, mi instan atau makanan sejenis yang sifatnya menyerap air tidak dianjurkan dikonsumsi ketika mau mulai pendakian.

[readalso url=21283]

Makanan yang Harus Lo Bawa

Image source: eyeem.com

Supaya stamina lo terjaga buat sampai ke puncak gunung, sebaiknya lo bawa persediaan air yang cukup. Makanan berkarbohidrat ringan juga harus disiapkan. Misalnya sagu. Karbohidrat nggak selalu harus nasi yang bro. Roti-rotian juga bisa.

Madu dan coklat juga menjadi salah satu pilihan yang tepat saat mendaki gunung. Madu dan coklat terkenal khasiatnya menjaga stamina tubuh dan memberi energi lebih saat lo tengah mendaki gunung. 

Terus kok nggak ada makanan beratnya? Bisa kok lo bawa nasi, asal tidak memberatkan beban tas yang lo bawa. Tinggal diatur aja komposisinya. Gimana, sudah ada rencananya buat mendaki lagi?

 

Source: https://travel.kompas.com/read/2020/07/30/120400427/jangan-bawa-mi-instan-untuk-bekal-makan-naik-gunung-kenapa-?page=all#page2

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Beginner #Extreme #solo-traveling

Article Category : Tips

Article Date : 16/08/2020

Superadventure
Superadventure
Admin Adventure
Penulis artikel petualangan outdoor dan ekstrem yang bawain kisah mendaki tebing, arung jeram, sampai menjelajah jalur off-road. Buat gue, petualangan itu lebih dari sekadar jalan-jalan, ini soal uji mental dan fisik. Tiap cerita gue kemas biar Superfriends kebawa sensasinya. Gue pengen lo yang baca ngerasa termotivasi buat keluar dari zona nyaman. Kalau lo suka tantangan alam, artikel di sini bakal bikin lo pengen langsung berangkat.

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
Tips

5 Kesalahan Ketika Traveling Pakai Kendaraan Pribadi

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Tips

Ini Dia Penyebab dan Cara Mengatasi Serangan Panik Saat Naik Gunung

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Tips

Tips Memasak di Gunung yang Mudah untuk Dipraktikkan, Ketahui!

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Tips

Ketahui Teknik Memanjat Bagi Pemula dan Tips Memilih Sepatu Climbing

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive