Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Alasan Penggunaan Celana Jeans Patut Dihindari Pendaki di Atas Gunung

Ada banyak kegiatan outdoor seru yang bisa dijajal pelancong di masa liburan, salah satunya adalah mendaki gunung. Melalui kegiatan ini, lo bisa menikmati pemandangan indah dan suasana sejuk yang menyegarkan pikiran. Pikiran lo pun bakal terbebas dari stres dan penat dalam sekejap!

Sebelum berangkat, jangan lupa menyiapkan peralatan sematang mungkin agar pendakian lo berjalan aman dan lancar. Pendaki juga perlu mengenakan pakaian yang sesuai dengan kondisi gunung untuk meminimalisir segala risiko buruk. Oleh sebab itu, pemilihan pakaian tak boleh dianggap sepele oleh setiap pendaki. Oke, bro?

Alasan Penggunaan Celana Jeans Patut Dihindari Pendaki di Atas Gunung. Photo Credit: mountaindesigns.com

Sayangnya, sebagian pendaki kerapkali memandang sebelah mata persoalan pakaian. Banyak orang tak terlalu memedulikan jenis pakaian yang dikenakan saat mendaki. Hal ini tentu bisa membuat pendakian jadi lebih berisiko serta berbahaya. Beragam jenis marabaya tentu menanti lo di perjalanan.

Jika memilih pakaian dengan asal, pendaki berkemungkinan mengalami banyak hal buruk. Sebagai contoh, penggunaan celana yang salah membuat tubuh lo tertusuk duri dari daun atau batang ketika melintasi hutan. Lo juga bisa tergigit lintah atau mengalami hipotermia karena kesalahan sepele ini.

Oleh sebab itu, pendaki dianjurkan memakai celana sesuai dengan kondisi medan yang hendak ditempuh. Pastikan celana yang lo pakai tidak menghambat proses pendakian. Sebagai contoh, pendaki perlu menghindari pemakaian celana kargo panjang bila hendak menaiki Gunung Everest.

Mendaki dengan Celana Jeans dan Risikonya terhadap Pendaki

Alasan Penggunaan Celana Jeans Patut Dihindari Pendaki di Atas Gunung. Photo Credit: backpackingmastery.com

Salah satu jenis celana yang tidak cocok dikenakan para pendaki di atas gunung adalah jeans. Celana satu ini memang sering digunakan orang di berbagai tempat, namun pemakaiannya di atas gunung bukanlah ide yang baik. Jika nekat mengenakan celana jeans, lo bakal menjalani proses pendakian yang sulit serta penuh dengan risiko tinggi.

Ada banyak alasan mengapa penggunaan celana jeans sebaiknya dihindari pendaki. Bersumber dari akun instagram @mountnesia, celana jeans termasuk tipe celana yang berat untuk disimpan dalam tas carrier. Jika sudah basah, celana ini akan susah kering serta beratnya bertambah. Hal tersebut tentu akan membebani perjalanan lo di atas gunung.

Selain itu, pemakaian celana jeans juga bisa membuat pendaki mudah terkena lecet di area pangkal paha. Celana jeans umumnya punya ukuran yang sempit serta bahan yang relatif kasar. Hal ini tentu dapat memicu timbulnya lecet. Proses pendakian akan berlangsung sulit ketika lo menggunakan jeans karena ruang gerak makin terbatas.

Alasan Penggunaan Celana Jeans Patut Dihindari Pendaki di Atas Gunung. Photo Credit: backpackingmastery.com

Perlu lo ketahui, celana jeans tidak dapat dijadikan alat untuk menghangatkan area kaki di atas gunung. Alasannya karena jeans mempunyai pori-pori bahan yang besar sehingga udara dingin tetap terasa ke permukaan tubuh. Bahan celana jeans sangatlah berbeda dengan celana gunung yang menggunakan bahan parasut.

Pendaki juga tidak disarankan memakai celana jeans karena bisa meningkatkan resiko terkena hipotermia. Celana jeans membutuhkan lama untuk kering jika sudah basah akibat terkena hujan. Hal ini tentu memperbesar kemungkinan pendaki menggigil akibat kedinginan hingga akhirnya terkena hipotermia. Seram sekali ‘kan bro?

Untuk menghindari hal tersebut, pendaki dianjurkan mengenal kondisi dan cuaca medan yang hendak dilewati terlebih dahulu. Informasi tersebut nantinya bisa lo manfaatkan untuk memilih pakaian atau celana yang pas untuk pendakian. Lo pun bisa mengantisipasi beragam kemungkinan buruk.

Jenis Celana Apakah yang Aman Dipakai saat Pendakian?

Alasan Penggunaan Celana Jeans Patut Dihindari Pendaki di Atas Gunung. Photo Credit: trespass.com

1. Celana Pendek

Jenis celana satu ini cocok dipakai ketika menempuh medan yang tidak begitu ekstrem. Alasannya karena penggunaan celana ini menyimpan risiko cukup serius. Melalui celana pendek, pendaki bisa melangkahkan kaki secara lebih bebas sembari bergaya.

2. Tight Pans Alias Celana Ketat

Celana ketat umumnya dijadikan para pendaki berpengalaman sebagai base layer. Lo bisa menggunakan celana tipe ini untuk mengontrol kelembapan. Sejumlah pendaki biasanya memakai celana ketat untuk kemudian dilapisi celana outer.

3. Celana Panjang

Sebelum berangkat, para pendaki juga bisa mengenakan celana panjang berbahan tipis yang mudah kering. Hal ini dimaksudkan agar kaki lo terlindung dari gigitan lintah, duri dedaunan, dan udara dingin. Celana tipe ini juga akan memudahkan lo untuk bergerak selama mendaki.

4. Mountaineering Expedition

Nah, celana satu ini sangat pas dikenakan pendaki di kondisi medan ekstrem. Lo dapat menggunakan celana ini ketika hendak menaiki Gunung Everest. Mountaineering expedition akan menghangatkan kaki pendaki di perjalanan. Celana satu ini bahkan bisa dijadikan sebagai sleeping bag. Unik sekali, bukan?

5. Celana Kargo Potongan

Celana kargo potongan direkomendasikan buat pendaki yang menyukai celana sederhana dan praktis. Lo bisa membuat celana ini menjadi panjang atau pendek tergantung kebutuhan. Jika medan pendakian terbilang ekstrem, pendaki bisa menyulapnya jadi pendek dengan melepas resleting. Lo hanya perlu menyatukannya kembali bila ingin menghangatkan diri.

6. Insulation Pants

Pendaki umumnya mengenakan celana ini di gunung bersuhu dingin ekstrem. Insulation pants juga bakal menghangatkan tubuh lo saat pendakian berlangsung. Dengan begitu, perjalanan lo bakal terasa lebih nyaman.

Demikian informasi seputar risiko pengunaan celana jeans di area pendakian. Semoga paparan tulisan di atas bermanfaat buat lo yang masih bingung menentukan celana untuk mendaki. Jangan lupa untuk tetap berhati-hati ya bro!

Source: okezone.com

Feature Image - hikingmastery.com

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Beginner #Hiking #solo-traveling

Article Category : Tips

Article Date : 27/07/2019

Superadventure
Superadventure
Admin Adventure
Penulis artikel petualangan outdoor dan ekstrem yang bawain kisah mendaki tebing, arung jeram, sampai menjelajah jalur off-road. Buat gue, petualangan itu lebih dari sekadar jalan-jalan, ini soal uji mental dan fisik. Tiap cerita gue kemas biar Superfriends kebawa sensasinya. Gue pengen lo yang baca ngerasa termotivasi buat keluar dari zona nyaman. Kalau lo suka tantangan alam, artikel di sini bakal bikin lo pengen langsung berangkat.

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
Tips

5 Kesalahan Ketika Traveling Pakai Kendaraan Pribadi

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Tips

Ini Dia Penyebab dan Cara Mengatasi Serangan Panik Saat Naik Gunung

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Tips

Tips Memasak di Gunung yang Mudah untuk Dipraktikkan, Ketahui!

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Tips

Ketahui Teknik Memanjat Bagi Pemula dan Tips Memilih Sepatu Climbing

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive