Memasuki musim hujan, pengendara motor hendaknya membekali diri dengan perlengkapan pengaman sebelum berangkat. Contoh aksesoris yang biasa dikenakan traveler pengendara motor saat musim hujan tak lain dan tak bukan adalah jas hujan. Perlengkapan ini akan membuat tubuh lo terlindungi dari basah selama berkendara.
Seperti apa jas hujan yang pas digunakan pengendara motor? Bagaimana cara memilihnya? Berikut adalah 6 tipsnya. Silakan disimak ya bro!
1. Mencari Jas Hujan dengan Bahan yang Cocok

6 Kiat Memilih Jas Hujan Bagi Traveler Pengendara Motor!. Photo Credit: roadrunner.travel
Sama seperti pakaian pada umumnya, jas hujan juga terbagi atas beberapa jenis berdasarkan bahannya. Lo bisa menetapkan pilihan sesuai selera dan pertimbangan pribadi. Contohnya seperti jas hujan berbahan plastik, jas hujan berbahan PVC, jas hujan berbahan parasut, dan jas hujan berbahan nylon campuran.
Jas hujan berbahan plastik umumnya dijual dengan harga lumayan murah. Akan tetapi, bahannya tidak mampu bertahan lama alias tidak awet. Sementara itu, ada jas hujan berbahan PVC yang memiliki karakteristik enteng dan tidak terlalu tebal. Kekurangan dari bahan jaket ini adalah mudah sobek bila lo tidak memakainya dengan hati-hati.
Selanjutnya, traveler juga bisa mengenakan jas hujan berbahan parasut layaknya payung. Daya tahan jas ini terhadap air kabarnya lebih kuat ketimbang dengan bahan PVC. Ciri khas jas hujan ini adalah ringan, halus, serta memiliki permukaan tebal. Terakhir, ada jas hujan berbahan nylon campuran yang disertai rangkaian lapisan.
Di antara keempat jas hujan tadi, bahan parasut adalah jenis yang paling disarankan bagi pengendara motor. Jas hujan ini memiliki sifat anti air yang cukup rapat, tidak berat, serta halus. Usai memakai jas hujan parasut, lo dianjurkan mengeringkannya terlebih dahulu sebelum dilipat.
2. Memilih Jas Hujan dengan Warna Mencolok

6 Kiat Memilih Jas Hujan Bagi Traveler Pengendara Motor!. Photo Credit: outsidepursuits.com
Penglihatan pengendara motor bakal mudah terganggu ketika hujan turun dengan deras. Oleh sebab itu, lo baiknya memakai jas hujan berwarna cerah dan mencolok saat berkendara. Pemakaian jas hujan tidak hanya dilakukan untuk melindungi tubuh dari basah, melainkan juga mengurangi risiko air masuk dalam tubuh dan pakaian.
Ketika mengenakan jas hujan berwarna mencolok, posisi lo bakal lebih mudah diperhatikan orang lain di jalan raya sekalipun hujan turun deras. Penglihatan pengemudi lain juga bakal lebih awas ketika lo memakai jas hujan berwarna cerah di malam hari. Contoh warna terang yang bisa lo pilih untuk jas hujan adalah warna pemadam kebakaran.
Usahakan cari warna yang dapat memantulkan sinar atau sorotan lampu, misalnya seperti hijau atau pink. Polisi lalu lintas biasanya mengenakan pakaian dengan warna seperti ini. Jas hujan berwarna-warni kini telah menjadi tren di kalangan masyarakat, terutama yang disertai tambahan aksesoris garis kuning.
[readalso url=20868]
3. Membeli Jas Hujan Sesuai Ukuran
Ukuran juga menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan pengendara motor saat memilih jas hujan. Pastikan jas hujan yang lo pilih benar-benar sesuai dengan tinggi dan berat badan. Pasalnya, hal ini sangat menunjang kenyamanan dan keamanan lo selama berkendara.
Sebelum melakukan pembayaran, lo disarankan untuk mencoba jas hujan yang sudah dipilih terlebih dahulu. Tujuannya agar lo terhindar dari risiko salah memilih ukuran jas hujan. Jas hujan memiliki ukuran yang beragam, mulai dari M, L, XL, XXL, dan XXXL.
4. Ikut Mencari Shoe Cover
Pengendara motor hendaknya juga mencari shoe cover atau pelindung sepatu ketika membeli jas hujan. Perlengkapan ini penting untuk dibawa, khususnya buat lo yang aktif menggunakan motor setiap hari. Pengguna motor dianjurkan mencari pelindung sepatu dengan bentuk tertinggi.
Apabila tinggi shoe cover sama dengan sepatu, kemungkinan besar lo akan tetap kebasahan. Selain itu, shoe cover yang tinggi juga akan lebih mudah dimasukkan ke dalam kaki jas hujan. Jadi, harap teliti ketika membelinya ya bro!
5. Mencari Jas Hujan dengan Resleting Berbahan Dasar Kuningan Atau Tembaga
Perlu lo ketahui, resleting jas hujan berbahan kuningan atau tembaga umumnya berisa panjang. Lain halnya dengan resleting berbahan besi atau plastik yang lebih mudah terlepas ketika dipakai. Plastik diketahui rawan rusak, sementara besi mudah berkarat bila sering terkena air.
Oleh sebab itu, pengguna motor hendaknya mencari jas hujan dengan resleting berbahan dasar kuningan dan tembaga. Jika kesulitan mencarinya, lo juga bisa menjadikan resleting berbahan plastik kuat sebagai pilihan alternatif. Semoga sukses menemukannya ya bro!
6. Hindari Jas Hujan Model Ponco

6 Kiat Memilih Jas Hujan Bagi Traveler Pengendara Motor!. Photo Credit: kompas.com
Sebagian orang juga kerap menggunakan jas hujan model ponco saat berkendara. Terdapat sejumlah alasan mengapa jas model ini banyak digunakan pengendara motor, mulai dari harganya yang murah hingga praktis saat dipakai. Meski begitu, jas hujan ini sejatinya kurang cocok dikenakan pengemudi motor.
[readalso url=20867]
Jas hujan model ponco bisa menganggu keamanan dan kenyamanan pengendara lain, khususnya bila pemakai jas ini membawa motor dengan tergesa-gesa. Hujan yang lebat juga akan memperburuk situasi. Jas model ponco juga berisiko mencelakai penggunannya sendiri. Pasalnya, lo tidak akan sadar ketika ada bagian jas hujan ini masuk ke dalam jeruji roda. Jadi, jauhi jas hujan model ini ya bro!
Demikian 6 kiat memilih jas hujan bagi traveler pengedara motor. Semoga informasi di atas membantu lo yang hendak bepergian pada musim hujan. Jangan lupa untuk mengenakan alat pengaman sebelum berangkat ya! Selalu utamakan keselamatan ya bro!
Source: tribunnews.com
Feature Image - rideapart.com
ARTICLE TERKINI
Article Category : Tips
Article Date : 25/12/2019
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :