Aktivitas mendaki kini menjadi tren kekinian di Indonesia. Bermula dari rasa penasaran dan cerita teman yang seru saat mendaki, ditambah booming-nya acara-acara TV tentang petualangan hingga mendaki pegunungan tertinggi di Indonesia.
Sayangnya, tak semua orang tahu bahwa kemungkinan terjadi hal-hal buruk, sehingga kesulitan saat menghadapinya. Akibatnya, kecelakan di gunung pun tak terelakan lagi, mulai dari hipotermia sampai tersesat dan hilang di gunung.
Sebagai antisipasi jika kemudian hari lo tersesat di gunung, maka bisa coba beberapa tips dan trik supaya mudah ditemukan tim SAR berikut ini.
1. Duduk dan Jangan Panik
Image source: shutterstock.com/shpilka
Seperti yang lo tahu, tersesat dapat menjadi kemungkinan terburuk saat mendaki gunung. Siapapun bisa mengalaminya kalau lengah atau kurang persiapan. Perasaan panik saat tersesat merupakan hal wajar, apalagi jika hari mulai gelap.
Namun, jika lo ada di posisi ini, maka sebisa mungkin kendalikan diri sendiri supaya gak merasa panik dengan duduk terlebih dahulu. Carilah tempat yang nyaman untuk berpikir jernih karena kalau lo memutuskan sesuatu dengan asal-asalan saat tersesat, maka akibatnya bisa jadi fatal.
2. Lakukan Observasi
Image source: shutterstock.com/Aleksey Matrenin
Kalau sudah tenang, lo bisa mulai melakukan observasi. Periksa kebutuhan makanan dan air yang lo bawa, lalu perkirakan bisa digunakan untuk jangka berapa hari. Lo harus mengatur pemakaiannya dengan baik.
Selain itu, jika lo tersesat bersama kelompok, maka cek kondisi tubuh setiap beberapa jam sekali. Soalnya, kunci saat tersesat bersama kelompok adalah perhatian.
3. Teruskan Perjalanan Hingga Puncak
Image source: shutterstock.com/Jovan Mandic
Kalo lo belum tersesat terlalu jauh dan stamina masih memungkinkan untuk terus mendaki, lebih baik lo terus naik ke puncak. Pasalnya, gunung memiliki bagian atas lebih sempit, daripada bagian bawah.
Jadi, kalo lo naik terus ke atas, lahan akan semakin sempit dan memudahkan proses pencarian oleh tim SAR. Lo bisa menggunakan jalur pendakian mana saja, karena semua jalur itu pasti bertemu di satu tujuan, yaitu puncak.
4. Buat Tanda yang Tak Mudah Hilang
Image source: shutterstock.com/tagu
Jika kondisi tubuh sudah mulai lemah dan tak memungkinkan untuk maju terus ke puncak, maka hal yang harus lo lakukan adalah membuat tanda. Lo bisa menggunakan benda-benda terdekat, misalnya kertas, bungkus makanan, sandal jepit yang ditulisi dan lain-lain.
Letakan benda sebagai tanda di tempat yang mudah terlihat serta posisikan agar tidak mudah lepas atau hilang.
Kalau menemukan lahan kosong dan terbuka, lo bisa mulai membersihkan lahan tanah tersebut. Selanjutnya, susun kode tertentu, bisa nama atau kode SOS menggunakan batu maupun ranting pohon sejelas mungkin. Hal ini tentu akan memudahkan tim SAR yang melakukan pencarian melalui udara.
5. Pastikan Komunikasi dengan Petugas di Basecamp Dilakukan dengan Tepat
Tips dan trik supaya mudah ditemukan tim SAR ketika tersesat terakhir adalah komunikasi dengan petugas di Basecamp saat registrasi. Biasanya, hal ini selalu dilupakan oleh pendaki jika petugas tak mengingatkan, yaitu menyerahkan catatan benda-benda yang dibawa.
Tentu saja, menyerahkan catatan benda sangat penting, terutama saat lo tersesat. Lo bisa meninggalkan benda simbolik, misalnya tas, syal, jaket atau lainnya di lokasi tersesat sebagai tanda supaya mudah dikenali tim penyelamat.
Itulah beberapa tips dan trik supaya ditemukan tim SAR ketika tersesat yang mesti lo perhatikan dengan baik. Ada baiknya lo pahami semua tips dan trik di atas sebagai pegangan jika suatu hari tak sengaja tersesat dalam pendakian.
ARTICLE TERKINI
Article Category : Tips
Article Date : 23/10/2022
Source:https://phinemo.com/tersesat-saat-pendakian-trik-mudah-ditemukan/
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :