Usai puas menikmati masa liburan di suatu kawasan, banyak wisatawan menyempatkan diri untuk membeli oleh-oleh daerah setempat, entah itu berupa makanan atau barang. Agar puas berbelanja, lo sebaiknya memerhatikan sejumlah hal penting sebelum memboyong suvenir atau makanan khas wilayah setempat, Apa sajakah itu? Cek jawabannya dalam tulisan di bawah ya bro!
1. Membawa Anggaran yang Cukup
Jika berniat membeli oleh-oleh ketika liburan, wisatawan perlu memastikan dana yang dibawa benar-benar mencukupi. Hindari pembelian suvenir atau oleh-oleh mahal jika hal tersebut tidak diimbangi dengan dana yang memadai. Lo perlu mengatur pengeluaran untuk oleh-oleh secara bijak agar momen liburan lo tidak terganggu.
Wisatawan sebaiknya membeli oleh-oleh sesuai dengan anggaran yang dibawa. Agar pengeluaran tidak boros, lo dianjurkan memperkirakan jumlah orang yang akan diberi oleh-oleh nanti. Jangan lupa juga untuk membeli jenis oleh-oleh yang mudah diterima orang sehingga tidak ada yang terbuang sia-sia.
Contoh barang yang biasanya dibeli pelancong ketika liburan adalah dompet, gantungan kunci, tas kecil, tempelan kulkas, kain, dan lain-lain. Barang-barang tersebut umumnya dijual dengan harga lebih murah karena sudah sering dijajakan di mana-mana. Oke bro?
2. Mengecek Tanggal Kadaluwarsa
Tips satu ini perlu diamati lo yang gemar berburu oleh-oleh makanan saat traveling. Sebelum membeli makanan berbungkus, lo perlu mengecek tanggal kadaluwarsa yang tertera pada kemasan. Jangan ragu untuk bertanya tanggal kadaluwarsa makanan ke penjual bila tulisan yang terpampang di kemasan tidak terbaca jelas. Oke bro?
Wisatawan sebaiknya tidak mengambil risiko dengan membeli makanan yang telah lama diproduksi. Pastikan makanan yang lo beli masih berada dalam kondisi baik serta memiliki batas tanggal kadaluwarsa cukup lama. Apabila hendak membeli makanan tanpa pengawet, wisatawan direkomendasikan memilih yang baru dibuat agar kelezatannya terasa di lidah. Oke bro?
3. Sesuaikan Berat dan Ukuran Oleh-oleh dengan Kendaraan yang Dinaiki
Lo dianjurkan tidak lupa menyesuaikan ukuran dan berat oleh-oleh dengan kendaraan yang dinaiki. Bila menumpang transportasi umum, wisatawan hendaknya mengetahui batasan jumlah dan berat yang dibawa. Dengan begitu, perjalanan wisata lo tetap berlangsung lancar dan seru.
Sebagai contoh, pihak maskapai kini telah membatasi berat maksimal bawaan di bagasi. Jika berat barang melebihi batas, penumpang pesawat harus siap membayar tarif tambahan. Oleh sebab itu, cobalah tidak membawa oleh-oleh terlalu banyak ketika pulang menggunakan pesawat agar lo terhindar dari biaya tambahan. Oke bro?
Jika sudah terlanjur membeli oleh-oleh terlalu banyak, wisatawan baiknya mengirimnya dengan jasa pos untuk menghemat pengeluaran. Jadi. lo hanya tinggal memasukkan alamat rumah orang yang hendak dikirimi barang. Jangan lupa menggunakan jasa kirim barang terpercaya bila oleh-oleh yang akan dikirim berukuran besar.
4. Memerhatikan Pengemasan
Pembeli oleh-oleh juga wajib mengecek teknik pembungkusan barang yang dibeli. Saat ini, wisatawan dapat menjumpai boks atau kardus pembungkus di sejumlah toko oleh-oleh. Kehadiran barang ini tentu saja ditujukan agar oleh-oleh tidak tercecer saat dibawa dalam perjalanan.
Oleh sebab itu, lo sebaiknya memastikan oleh-oleh sudah terbungkus kuat dan rapi agar tidak rusak atau hancur ketika hendak dibawa pulang. Hal ini berlaku untuk oleh-oleh berupa makanan, benda, dan lain-lain. Tips satu ini perlu diterapkan semua orang, terutama wisatawan yang pulang dengan kendaraan umum.
Demikian 4 tips menentukan oleh-oleh ketika berlibur. Semoga informasi di atas berguna bagi wisatawan yang hobi berburu oleh-oleh atau suvenir di tempat wisata. Jangan lupa menerapkan tips di atas ya bro!
Source: liputan6.com
Feature Image - worldnomads.com
ARTICLE TERKINI
Article Category : Tips
Article Date : 13/07/2019
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :