Indonesia memiliki banyak area pegunungan yang memiliki hutan dengan vegetasi tinggi dan rapat, serta banyak pula pegunungan yang memiliki tebing curam. Faktor geografis serta perubahan cuaca ekstrem seperti ini sering kali membuat pendaki kehilangan fokus hingga akhirnya tersesat di gunung.
Untuk menghindari risiko tersesat saat mendaki, ada lho beberapa tips yang bisa lo lakukan. Apa saja itu? Daripada penasaran, yuk langsung simak informasi lengkapnya pada ulasan berikut ini.
1. Tetap tenang dan gak usah panik
Image source: pexels.com/@amine-m-siouri
Rasa panik memang gak dapat dihindari, tapi juga gak dapat menyelesaikan masalah. Maka dari itu, ketika menyadari bahwa lo sedang tersesat usahakan jangan merasa panik dan langsung melihat ke segala arah untuk menemukan jalur yang tepat. Lo perlu tetap berpikir jernih agar dapat menemukan jalan keluar yang tepat saat tersesat di gunung.
Cobalah untuk beristirahat sebentar sembari merundingkan strategi bersama teman sekelompok. Cara paling tepat yang bisa dicoba saat tersesat adalah dengan kembali ke titik awal atau puncak, atau tergantung titik keberadaan lo saat mendaki. Dengan begitu, Superfriends dapat bertemu dengan sesama pendaki atau dapat lebih mudah ditemukan oleh Tim SAR.
Baca juga : 4 Faktor Ini Menentukan Tingkat Kesulitan Pendakian Gunung
2. Cari ruang terbuka untuk beristirahat
Image source: pexels.com/@dreamypixel
Saat hari mulai gelap dan lo masih mencari jalan keluar, cobalah untuk cari ruang terbuka sebagai tempat beristirahat. Pastikan tempat yang dipilih untuk mendirikan tenda berada di area yang datar dan terbuka sehingga lebih aman.
Bila perlu, Superfriends bisa membuat tanda SOS dari susunan batu, kayu, atau benda lainnya yang dapat ditemukan di sekitar tenda. Hal ini berguna sebagai tanda yang dapat dilihat regu patroli gunung dari udara.
3. Gunakan kompas dan perhatikan tanda-tanda alam
Image source: pexels.com/@supushpitha-atapattu
Jangan pernah sepelekan kegunaan kompas saat menjelajahi daerah yang gak dikenal, terlebih saat mendaki gunung. Jika gak membawanya, Superfriends juga bisa memanfaatkan tanda-tanda alam sebagai penunjuk arah.
Misalnya, bintang dengan cahaya paling terang dapat menjadi penunjuk arah utara, atau pepohonan yang ditumbuhi lumut dapat menjadi tanda bahwa Superfriends berada di arah timur. Intinya, bekali diri dengan pengetahuan seputar pendakian dan medan pegunungan yang dituju sebelum memulai petualangan.
4. Manfaatkan tanaman di hutan sebagai pengganti makanan saat perbekalan habis
Gak jarang para pendaki yang tersesat harus dihadapkan dengan situasi sulit, seperti perbekalan yang habis. Dalam hal ini, Superfriends bisa mencoba memakan tanaman di sekitar agar tetap memiliki energi untuk bertahan hidup.
Untuk itu, lo perlu mencari tahu jenis tanaman apa saja yang boleh dikonsumsi untuk menghindari risiko keracunan. Pilihlah tanaman atau dedaunan muda agar lebih mudah dicerna dan jangan asal memakan buah atau jamur-jamuran yang terdapat di hutan.
Baca juga : 5 Jalur Pendakian Gunung Salak Favorit Pendaki Indonesia
Paling penting, hindari tanaman berbulu, mengandung getah, atau berbau gak sedap untuk menghindari hal-hal yang gak diinginkan. Lo juga bisa memeriksa apakah kelayakan tanaman hutan untuk dikonsumsi dengan cara mengoleskannya pada tangan, bibir, atau lidah.
Kemudian tunggu 5-10 menit dan perhatikan reaksinya. Jika bagian tubuh yang dioleskan tanaman terasa perih dan gatal, tandanya tanaman tersebut gak layak dikonsumsi.
ARTICLE TERKINI
Article Category : Tips
Article Date : 05/05/2022
Source:https://akasakaoutdoor.co.id/blogs/aks-tips/hal-utama-yang-dilakukan-saat-tersesat-di-gunung
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :