Sebenarnya, orang dengan penyakit asma bisa saja ikut mendaki gunung lho, Superfriends. Asalkan membawa obat penunjang, inhaler, dan paham 2 teknik penting menangani asma kambuh saat mendaki gunung. Berikut ulasan selengkapnya!
Menapaki jalan setapak menuju puncak gunung bisa dibilang seperti punya esensi tersendiri. Tapi sayangnya, nggak semua orang bisa menjejakan kakinya di jalur pendakian nih, Superfriends
Sejumlah orang dengan kondisi kesehatan tertentu sebaiknya menghindari aktivitas berat yang satu ini, salah satunya orang dengan penyakit asma. Pasalnya, penderita asma punya saluran pernapasan yang lebih sensitif terhadap perubahan cuaca, debu, polusi, dan perubahan ketinggian.
Bukannya nggak boleh sama sekali, hanya saja orang dengan penyakit asma yang mau mendaki gunung harus disertai dengan obat-obatan yang tepat serta wawasan yang memadai, Superfriends. Sebagai langkah antisipasi, lo bisa simak lengkap 2 teknik penting menangani asma kambuh saat mendaki gunung berikut ini!
Coba Lakukan Deep Breathing
Image source: shutterstock.com/frankies
Sebenarnya, Deep breathing merupakan teknik bernafas ala praktisi bela diri untuk meningkatkan energi tubuh. Selain bisa meningkatkan energi tubuh, teknik ini juga bisa memasok banyak oksigen ke dalam paru-paru, serta memaksa alveolus di dalam paru-paru menyerap banyak oksigen.
Dengan begitu, gejala sesak nafas dapat segera teratasi. Caranya lumayan gampang, tapi lakukan dengan teliti ya, Superfriends. Pertama, posisikan tubuh dalam posisi rileks. Si korban bisa duduk bersila, atau tiduran dalam posisi terlentang.
Kedua, tarik nafas penuh melalui mulut sampai perut membesar. Lalu, keluarkan udara dari mulut dan hidung sampai udara di paru-paru terasa habis. Ulangi langkah ini 15-30x. Nafas masuk, nafas keluar, nafas masuk nafas keluar. Begitu seterusnya. Lakukan secara cepat.
Ketiga, pada hitungan terakhir (misal: pengulangan ke 20x), kosongkan paru-paru. Setelah itu, tahan napas sekuat mungkin. Jangan memaksakan diri, cukup sekuatnya saja ya, Superfriends.
Kemudian, tarik nafas sedalam-dalamnya sampai paru-paru penuh dan diafragma perut terangkat. Tahan kurang lebih selama 10 detik. Pada tahap ini, biasanya tubuh akan masuk ke dalam kondisi hyperventilation. Keadaan dimana banyak oksigen yang akan terserap ke dalam darah melalui alveolus paru-paru.
Terakhir, cobalah untuk rileks dan rasakan perubahannya. Kalau tubuh terasa segar, ulangi lagi teknik ini sebanyak 3x. Saat melakukan deep breathing, jangan memaksakan diri. Karena pada kondisi sesak nafas, itu rasanya sangat nggak nyaman. Coba saja secara perlahan, nanti lambat laun, semua akan membaik kok, Superfriends!
Cara Sederhana Redakan Sesak Napas Akibat Kelelahan
Image source: shutterstock.com/everst23
Buat kasus sesak nafas karena kelelahan, lo bisa menyelesaikannya dengan beberapa langkah nih, Superfriends. Pertama, lepaskan tas carrier yang lo kenakan. Longgarkan pakaian dan aksesoris yang terlalu erat.
Kedua, duduklah di bangku atau undakan batu dengan posisi badan condong ke depan. Posisinya seperti saat lo duduk di kursi. Lalu, condongkan tubuh ke depan sampai membentuk sudut 45 derajat. Posisi ini akan membuat rongga ada rileks dan kerja paru-paru lebih optimal, Superfriends.
Ketiga, letakkan siku di atas lutut dengan lembut. Posisi tangan boleh lo taruh di paha atau lo pakai untuk menyangga dagu, asalkan tetap rileks. Selanjutnya, kendurkan semua otot leher dan otot bahu.
Kemudian, bernafaslah secara perlahan dan buang secara perlahan. Biarkan semua beban lo lepas, tetaplah rileks dan tenang. Tubuh yang rileks akan kembali bisa menyerap banyak oksigen. Sehingga, sesak nafas akan segera sembuh. Lakukan teknik tersebut sampai kondisi tubuh lo atau si korban membaik ya, Superfriends!
Kalau memang sudah kembali segar dan lo nggak yakin buat melanjutkan perjalanan, lebih baik jujur dengan teman sependakian. Katakan apa-adanya kondisi tubuh yang dirasakan. Kalau harus turun ke basecamp, lebih baik segera turun.
Percayalah, kesehatan lebih utama. Dan puncak gunung nggak akan pergi ke mana-mana, lo bisa kembali lagi saat kesehatan sudah pulih dan dengan fisik yang lebih prima, Superfriends!
ARTICLE TERKINI
Article Category : Tips
Article Date : 15/10/2021
Source:https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3645808/pertolongan-pertama-jika-asma-kambuh-saat-naik-gunung
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :