Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Ilustrasi hiking di musim kemarau. Image: Josh Hild/Pexels

Author : Admin Adventure

Article Date : 06/09/2023

Article Category : News

Musim kemarau sering dimanfaatin pendaki buta naik gunung. Soalnya, mereka bisa terbebas dari jalanan yang licin dan berlumpur yang biasa terjadi saat musim penghujan. Selain itu, langit di musim kemarau juga lebih cerah, sehingga mereka bisa nikmati pemandangan sunrise dan sunset dengan jelas.

 

Namun, naik gunung di musim kemarau tuh bukan tanpa risiko, Bro. Salah satu bahaya hiking pas cuaca lagi panas yaitu bisa kena heat stroke. Kondisi ini merupakan serangan panas yang terjadi saat suhu tubuh lebih dari 40 derajat celcius. Beberapa gejalanya yaitu pernapasan yang berubah jadi cepat, kulit merah, sakit kepala, mual, sampai pingsan. Pendakian lo pun jadi nggak nyaman kalau penyakit ini muncul.

 

Tenang aja, Superfriends. Lo tetep bisa kok naik gunung di musim kemarau. Namun, biar nggak kena heat stroke, simak nih cara mencegahnya berikut ini.

 

Lindungi Kulit Lo Pakai Baju Lengan Panjang

Ilustrasi pendaki
Image: Mario/Pixabay

Beberapa pendaki biasanya pakai celana dan baju lengan pendek saat naik gunung di musim kemarau biar nggak kegerahan. Padahal, penting banget lho buat pakai celana dan baju lengan panjang saat hiking di tengah cuaca panas. Cara ini bisa melindungi lo dari panas matahari, jadi lo nggak bakal kepanasan. Nah, biar nggak kegerahan, lo bisa pilih baju longgar atau oversized dan berbahan katun yang menyerap keringat.

 

Jalan Sambil Gandeng Pohon

Tenang, tenang... Ini maksudnya bukan lo bawa-bawa pohon sambil jalan, kok. Jadi, gunung kan biasanya punya beberapa jalur pendakian yang bisa dilalui tuh. Nah, kalau lo mau mendaki di musim kemarau, sebaiknya pilih jalur yang pepohonannya rindang. Hiking di jalur yang teduh bikin lo terhindar dari panas matahari langsung plus bonus angin sepoi-sepoi. Selain itu, lo juga bisa pilih jalur pendakian yang melewati sumber air biar lo bisa basah-bahasan pas lagi kepanasan.

 

Ngemil Camilan Asin

Ilustrasi camilan asin
Image: Mabel Amber/Pixabay

Natrium merupakan salah satu zat elektronik tubuh yang berfungsi buat menjaga keseimbangan cairan tubuh. Saat tubuh lo berkeringat, itu tandanya tubuh lo lagi ngeluarin zat natrium. Berkeringat dalam waktu lama bisa memicu kekurangan natrium dan akhirnya tubuh lo bisa kena heat stroke. Nah, sebagai langkah pencegahan, lo bisa tuh ngemil makanan yang asin, kayak keripik kentang, kacang goreng, dan lain-lain sambil mendaki. Rasa asin yang berasal dari garam bisa menggantikan natrium yang keluar dari tubuh lo lewat keringat.

 

Sering-sering Minum

Saat naik gunung di tengah cuaca panas, nggak ada salahnya kalau lo sering-sering minum, Superfriends. Cara ini justru bisa mencegah heat stroke pada tubuh lo. Namun, pastiin stok air putih yang lo bawa cukup selama pendakian, ya. Sebagai alternatifnya, lo juga bisa minum dari sumber air gunung langsung.

 

Santai Aja Naik Gunungnya

Kalau lo lagi mendaki di musim kemarau, apalagi saat pagi atau siang hari, nggak perlu buru-buru buat sampai ke puncak, Bro. Jalan terlalu cepat bisa bikin lo gampang capek dan berkeringat banyak, alhasil tubuh lo rentan kena heat stroke karena kadar natrium yang berkurang. Setiap ketemu pos, lo bisa istirahat dulu sambil ngatur napas dan minum air putih yang banyak.

 

Itu tadi cara mencegah heat stroke saat naik gunung di musim kemarau. Nah, kalau lo ngerasain gejalanya, nggak perlu panik. Lo bisa istirahat di tempat teduh dan pastiin lo kena angin. Selain itu, basahi tubuh lo dengan air dan minum yang cukup buat mencegah muntah. Namun, kalau gejalanya bertambah parah, segera hentikan perjalanan lo dan minta bantuan ke tim rescue, ya. (arpd)

PERSONAL ARTICLE

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Hiking #Tips #gunung

Source:Hikers Daily

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
News

Survival Mode: Mengapa Kita Memerlukannya?

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Memasak di Gunung Tips dan Trik untuk Hidangan Lezat di Alam Bebas

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

RAFTING DI MUSIM HUJAN TERNYATA LEBIH MENANTANG!

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Menjelajahi Surga Bawah Laut Keindahan dan Keajaiban Menyelam (Diving)

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Ombak Dahsyat Menanti Menjelajahi Spot Surfing Terbaik di Indonesia

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Camping Kekinian Mengapa Semakin Banyak Orang Memilih Berkemah?

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

JACKPOT NAIK GUNUNG DAPET "MILKY WAY"? INI CARANYA!

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

CAVING PETUALANGAN YANG SANGAT "MAHAL"

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

FAKTA MAKAM YANG ADA DI GUNUNG SEMERU

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

FENOMENA MARAKNYA KONTEN KREATOR YANG MENDAKI GUNUNG

Read to Get 5 Point
image arrow
1 /