Cuaca yang nggak menentu saat sedang melakukan pendakian bikin para pendaki selalu was-was karena hujan badai dan juga petir bisa datang kapanpun tanpa bisa diprediksi sebelumnya. Meskipun kadang udah memeriksa perkiraan cuaca di hari saat akan pendakian, tapi tetap aja hal kayak gini bisa terjadi, dan ujung-ujungnya hanya tinggal pasrah dan berdoa saat badai tiba. Nah, supaya lo nggak kalang kabut waktu lagi badai dan banyak petir saat di atas gunung, perhatikan beberapa hal berikut, Superfriends!
Cek Cuaca Sebelum Berangkat
Image source: elements.envato.com/TonyTheTigersSon
Sekali lagi, meski cuaca nggak bisa diprediksi, pastikan lo tetap memeriksa kondisi cuaca di sekitar tempat lo mendaki. Kalau lo tau disana sedang hujan lebat dan badai petir, sebaiknya tunda pendakian dan jangan memaksakan, karena petir bisa menyambar bahkan dari jarak yang jauh sekalipun. Ketika lo udah di gunung dan melihat ada petir, lo bisa gunakan cara The 30-30 rule untuk memeriksa apakah area yang akan lo lewati udah aman.
Caranya, perhatikan jarak antara kilat dan suara guntur. Jika jaraknya kurang dari 30 detik, maka petir dianggap dekat dan berbahaya. Dalam kondisi seperti ini, segera cari tempat aman dan tunggu hingga 30 menit setelah kilat dan suara guntur terdengar.
Pilih Tempat yang Aman dan Hindari Objek Tinggi
Image source: elements.envato.com/Kohanova
Jika di sekitar lo nggak ada tempat yang aman, tetaplah berada di tenda dan matikan alat-alat yang memancarkan gelombang, seperti jam tangan canggih dengan pengukur elevasi, handphone dan juga alat komunikasi lainnya. Jika cuaca memang nggak bagus dan lo udah menyadari hal ini, pastikan untuk nggak mendirikan tenda di dekat objek yang tinggi seperti pohon, karena petir cenderung menyambar benda-benda yang tinggi di sekitarnya.
Menyebar, Jangan Berkerumun
Image source: elements.envato.com/engy91
Jika lo pergi berkelompok, sebaiknya menyebarlah di beberapa tempat dan membentuk kelompok-kelompok kecil saat sedang berjalan atau sedang di dalam tenda. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk, yakni jika ada seseorang yang tersambar petir, maka nggak semua orang ikut tersambar karena udah menyebar di tempat lain.
Kenali Tanda-Tanda Electrical Activity
Kalau di sekitar lo udah terlihat tanda-tanda electrical activity, sebaiknya jangan lakukan apapun dan pastikan diri lo dalam mode surviving, karena kalau tanda-tandanya udah keliatan, ini menunjukkan bahwa area tempat lo tinggal rawan tersambar petir. Kenali tanda-tanda electrical activity diantaranya rambut berdiri, mendengar suara bernada tinggi, dan melihat lingkaran biru yang tercipta dari fenomena St. Elmo’s fire. Saat lo sadar nggak bisa berpindah tempat, posisikan tubuh lo dalam kondisi jongkok dan tundukkan kepala. Jangan sekali-kali memegang tanah dengan tangan lo ya, Superfriends!
ARTICLE TERKINI
Article Category : News
Article Date : 30/03/2023
Source:https://www.instagram.com/dokterpendaki/
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :