Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

single rope technique

Perasaan ketika menyusuri gua yang dalam dan gelap memberikan kesan tersendiri, inilah yang menjadi daya tarik dari aktivitas caving. Caving sendiri telah populer bahkan sejak 200 tahun lalu. 

Pertama kali di mulai di Eropa, caving awalnya dilakukan bukan sebagai objek petualangan melainkan dilakukan untuk tujuan penelitian. Buat Superfriends si pecinta alam, kegiatan susur gua atau caving bukanlah hal yang tidak biasa.

Apalagi, aktivitas menelusuri alam bawah tanah ini memang menyenangkan sekaligus memacu adrenalin. Namun, jika lo pemula yang baru mencoba kegiatan caving, perlu perhatikan beberapa tekniknya, salah satunya single rope technique.

Apa itu Single Rope Technique?

Image source: elements.envato.com/salajean

Dalam Bahasa Indonesia Single rope technique (SRT) bisa di artikan dengan Teknik satu tali. Single rope technique (SRT) merupakan keahlian bergerak di lintasan vertikal yang hanya gunakan satu tali. Namun berbeda dengan Rock Climbing walaupun sama-sama menggunakan satu tali karena pada rock climbing itu dipadu dengan keahlian memanjat.

Sedangkan, Single rope technique (SRT) itu bergerak hanya menggunakan satu tali bagaimanapun sulit dan rumitnya sebuah medan. Atas dasar itulah seorang penelusur gua, harus bisa menguasai Teknik SRT agar bisa menyusuri gua vertikal. 

Teknik Single Rope

Image source: shutterstock.com/Mahdy

Dalam lintasan single rope technique, ada beberapa teknik yang bisa lo lakukan, yaitu ascending dan descending dengan penguasaan jenis-jenis variasi lintasan. Teknik ascending adalah meniti tali untuk naik ke atas dengan menggunakan alat. 

Sedangkan, teknik descending sendiri adalah teknik menuruni tali dengan menggunakan peralatan descender. Dalam penguasaan Teknik ini terkadang juga dibutuhkan peralatan, keahlian dan Teknik khusus untuk mengakses area medan yang akan dilewati.

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Hiking #Wilderness #Beginner #Extreme #Urban Action #Tips

Article Category : News

Article Date : 10/02/2023

Superadventure
Admin Adventure
Superadventure
Admin Adventure
Penulis artikel petualangan outdoor dan ekstrem yang bawain kisah mendaki tebing, arung jeram, sampai menjelajah jalur off-road. Buat gue, petualangan itu lebih dari sekadar jalan-jalan, ini soal uji mental dan fisik. Tiap cerita gue kemas biar Superfriends kebawa sensasinya. Gue pengen lo yang baca ngerasa termotivasi buat keluar dari zona nyaman. Kalau lo suka tantangan alam, artikel di sini bakal bikin lo pengen langsung berangkat.

Source:https://blog.eigeradventure.com/pengetahuan-dasar-single-rope-technique-pelajari-yuk/

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
News

Hal-hal yang Perlu Lo Tahu Tentang Bukit Cita Cita

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Berapa Jam Jakarta ke Bali? Ini Rute & Tempat Wisata yang Menantang

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Curug Lembah Tepus Bogor: Daya Tarik dan Info yang Perlu Lo Tahu

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Intip Sederet Tips Buat Lo yang Mau ke Curug Semirang

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive