Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

20510

Musim hujan sudah datang, dan terkadang menjadi halangan bagi sebagian besar orang untuk beraktivitas di outdoor. Terutama bagi orang-orang yang hobinya berpetualang di alam bebas, seperti mendaki gunung dan berkemah atau camping.

Namun, sebenarnya Lo tidak perlu khawatir terhadap hujan sebab ada beberapa cara supaya hobimu atau acara berkemahmu tetap aman dan seru. Berikut tips berkemah saat musim hujan yang perlu Lo pahami.

1. Bahaya aliran air karena beberapa jalur memerlukan penyeberangan sungai, dan ini menjadi tantangan ketika Lo mendaki di musim penghujan. Deras hujan bisa membuat Lo terjebak selama beberapa jam untuk bisa menyeberangi sungai. Selain itu, deras hujan juga bisa membuat jalur setapak menjadi teraliri air, layaknya sungai.

 

 

2. Jalur pendakian menjadi sangat licin jalur pendakian di musim penghujan akan lebih licin dari biasanya karena diguyur hujan. Selain jalur menjadi licin, hujan yang turun akan membuat genangan yang tentu saja semakin menyusahkan pendaki. Kondisi jalur pendakian yang rawan ini hendaknya menjadi pertimbangan ketika Lo akan mendaki gunung di musim penghujan.

 

 

3. Harus membawa lebih banyak barang Mendaki di musim hujan tentu saja membutuhkan bawaan yang lebih banyak dibanding mendaki di musim kemarau. Selain membawa perlengkapan mendaki dan kemah, pendaki juga harus membawa jas hujan. Meski begitu, ketika sudah mengenakan jas hujan, jangan berpikir tubuh akan terhindari dari basah hujan.

 

 

4. Risiko tersambar petir semakin tinggi Musim hujan tak hanya berisiko membuat kita basah. Namun juga berisiko membuat para pendaki rawan tersambar petir. Karena intensitas badai dan petir jauh lebih tinggi di musim hujan dibanding musim kemarau. Gunung memiliki ketinggian lebih tinggi dibanding daratan biasa, sehingga lebih rawan tersambar petir. 

Nah pahami situasinya dan tetap hati-hati supaya safety ya guys!

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Tips

Article Category : News

Article Date : 08/06/2024

Superadventure
Admin Adventure
Superadventure
Admin Adventure
Penulis artikel petualangan outdoor dan ekstrem yang bawain kisah mendaki tebing, arung jeram, sampai menjelajah jalur off-road. Buat gue, petualangan itu lebih dari sekadar jalan-jalan, ini soal uji mental dan fisik. Tiap cerita gue kemas biar Superfriends kebawa sensasinya. Gue pengen lo yang baca ngerasa termotivasi buat keluar dari zona nyaman. Kalau lo suka tantangan alam, artikel di sini bakal bikin lo pengen langsung berangkat.

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
News

Hal-hal yang Perlu Lo Tahu Tentang Bukit Cita Cita

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Berapa Jam Jakarta ke Bali? Ini Rute & Tempat Wisata yang Menantang

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Curug Lembah Tepus Bogor: Daya Tarik dan Info yang Perlu Lo Tahu

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Intip Sederet Tips Buat Lo yang Mau ke Curug Semirang

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive