Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

mendaki

Setuju gak sih, Superfriends kalau makin ke sini cuaca makin sulit untuk diprediksi? Udah gak ada lagi musim kemarau dan musim hujan yang benar-benar mutlak terjadi di bulan-bulan yang sudah diprediksi. Hal ini tentu menyulitkan pecinta alam yang suka mendaki gunung, karena sulit menentukan kapan waktu yang tepat untuk mendaki dan menghindari hujan saat di gunung. Kira-kira apa bahaya yang dihadapi para pendaki jika mendaki saat musim hujan?

Kondisi Fisik Cepat Lelah

Image source: elements.envato.com/strandholm

Jika di musim panas aja lo bisa lelah banget saat mendaki gunung, apalagi di musim hujan, Superfriends? Ketika kondisi hujan, tentu jalur pendakian akan menjadi lebih licin karena dipenuhi dengan air. Dengan kondisi begini, pasti jalur akan lebih sulit dilalui dan lo pasti akan lebih cepat lelah. Selain itu, suhu yang dingin juga bisa menghambat perjalanan karena bisa jadi lo mengalami hipotermia saat dalam perjalanan. Hipotermia sendiri adalah kondisi tubuh dengan suhu di bawah 36 derajat celcius, sementara suhu udara di pegunungan bisa mencapai 20-10 derajat celcius. Kebayang gak sih Superfriends dinginnya kayak apa?

Barang Bawaan Menjadi Lebih Berat

Image source: elements.envato.com/Rawpixel

Untuk mengantisipasi banyaknya pakaian yang basah, lo pasti akan membawa baju dan celana lebih. Tentu hal ini akan membuat barang bawaan lo jadi lebih banyak dan tas lo akan jauh lebih berat. Belum lagi ketika hujan turun, jas hujan lo bisa aja rembes dan tas lo bisa jadi akan basah. Tentunya hal ini akan bikin beban di punggung lo jadi jauh lebih berat dari yang seharusnya. Gak mau kan hal ini terjadi sama lo?

Kondisi Alam Gak Bisa Diprediksi

Image source: elements.envato.com/cavanimages

Turunnya hujan gak bisa kita prediksi, begitupun dengan kondisi alam lainnya yang bisa jadi berbarengan datangnya dengan hujan. Kadang ketika baru memulai pendakian, cuaca begitu cerah, dan bisa jadi ketika di perjalanan kondisinya hujan, atau malah sebaliknya.

Saat hujan kondisi sekitar tentunya berkabut. Gak hanya memperpendek jarak pandang, lo juga bisa kehilangan momen indahnya pemandangan jika sekeliling lo tertutup oleh kabut. Selain kondisi jalan yang licin, hal lain yang patut lo waspadai adalah tanah longsor, badai, angin dan petir. Badai dan petir tentunya sangat berbahaya, karena gak cuma bisa merusak tenda, tapi bisa membahayakan bahkan menghilangkan nyawa pendaki.

Ancaman Keselamatan

 

Image source: elements.envato.com/Chalabala

Jalan yang licin, ransel yang lebih berat dari biasanya, kondisi sekitar yang tertutup kabut, dan tubuh yang gak fit akibat kedinginan bisa bikin kondisi badan lo gak stabil dan jadi jatuh sakit. Belum lagi ancaman lainnya kayak terpeleset, tertimpa pohon, bahkan ancaman tersambar petir mengintai pendaki kapanpun saat kondisi sedang turun hujan.

Makanya, sebaiknya urungkan niat untuk mendaki pada saat musim hujan ya, Superfriends! Demi keselamatan lo dan para pendaki lainnya. Tenang aja, gunung gak kemana-mana kok!

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Beginner #Hiking #Wilderness #Extreme

Article Category : News

Article Date : 13/11/2022

Superadventure
Admin Adventure
Superadventure
Admin Adventure
Penulis artikel petualangan outdoor dan ekstrem yang bawain kisah mendaki tebing, arung jeram, sampai menjelajah jalur off-road. Buat gue, petualangan itu lebih dari sekadar jalan-jalan, ini soal uji mental dan fisik. Tiap cerita gue kemas biar Superfriends kebawa sensasinya. Gue pengen lo yang baca ngerasa termotivasi buat keluar dari zona nyaman. Kalau lo suka tantangan alam, artikel di sini bakal bikin lo pengen langsung berangkat.

Source:https://napaktilas.net/pendaki-tidak-mendaki-saat-musim-hujan/

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
News

Hal-hal yang Perlu Lo Tahu Tentang Bukit Cita Cita

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Berapa Jam Jakarta ke Bali? Ini Rute & Tempat Wisata yang Menantang

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Curug Lembah Tepus Bogor: Daya Tarik dan Info yang Perlu Lo Tahu

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Intip Sederet Tips Buat Lo yang Mau ke Curug Semirang

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive