Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

PENDAKI TEKTOK

Pendakian tektok memang makin populer beberapa tahun terakhir ini Superfriends. Banyak orang tertarik karena dianggap lebih cepat, praktis, dan nggak perlu camping. Berangkat malam, summit pagi, lalu turun di hari yang sama.

Tapi di balik efisiensinya, pendakian tektok juga punya risiko yang nggak kecil. Bahkan banyak kecelakaan pendakian justru terjadi saat sistem tektok dilakukan tanpa persiapan matang.

Tubuh Dipaksa Kerja Nonstop

Masalah paling umum dari tektok adalah tubuh dipaksa bergerak terus dalam waktu panjang tanpa recovery cukup.

Bayangin aja:

* Start tengah malam

* Trek nanjak berjam-jam

* Summit pagi

* Langsung turun lagi

Artinya tubuh bisa aktif lebih dari 12 jam nonstop di medan berat.

Kalau kondisi fisik kurang siap, tenaga biasanya drop drastis saat perjalanan turun. Padahal banyak kecelakaan justru terjadi ketika turun gunung.

Kurang Tidur Bikin Fokus Menurun

Mayoritas pendaki tektok memulai perjalanan malam hari. Masalahnya, nggak semua orang sempat istirahat cukup sebelum berangkat.

Kurang tidur bisa bikin:

* Fokus menurun

* Refleks melambat

* Salah pijak

* Mudah panik

* Susah ambil keputusan

Di jalur gunung, kehilangan fokus beberapa detik aja bisa berbahaya.

Banyak yang Ngeremehin Jalur

Karena targetnya cepat summit lalu pulang, banyak pendaki jadi terlalu fokus mengejar waktu.

Akhirnya:

* Pace terlalu dipaksa

* Istirahat minim

* Jarang makan

* Jarang minum

* Mengabaikan kondisi tubuh

Padahal gunung nggak peduli lo mau cepat atau santai. Kalau tubuh mulai drop, medan bakal terasa jauh lebih berat.

Turun Gunung Justru Lebih Bahaya

Banyak orang mengira tantangan utama ada saat naik. Faktanya, fase turun sering lebih berisiko.

Saat turun:

* Otot mulai lelah

* Lutut menerima tekanan besar

* Konsentrasi menurun

* Tubuh kehilangan tenaga

Kalau dipadukan dengan kurang tidur dan dehidrasi, risiko terpeleset atau cedera jadi jauh lebih tinggi.

Mental Ikut Terkuras

Pendakian tektok bukan cuma soal fisik. Mental juga dipaksa kerja terus.

Saat tubuh capek, biasanya:

* Emosi lebih gampang naik

* Fokus buyar

* Motivasi turun

* Pengambilan keputusan memburuk

Makanya banyak pendaki yang awalnya terlalu percaya diri, tapi mulai kehilangan kontrol di tengah perjalanan.

Tektok Bukan Salah, Tapi Harus Tahu Batas

Sebenarnya tektok bukan sesuatu yang buruk kalau dilakukan dengan persiapan yang benar.

Yang jadi masalah adalah ketika:

* Kurang latihan fisik

* Kurang tidur

* Sok kuat

* Ikut-ikutan teman

* Nggak kenal kemampuan diri sendiri

Karena gunung bukan tempat buat adu gengsi.

Pendakian tektok memang terasa praktis dan menantang. Tapi semakin cepat ritme perjalanan, semakin besar juga tekanan ke tubuh dan mental.

Makanya Superfriends sebelum memutuskan tektok, penting buat benar-benar mengenali kemampuan diri sendiri. Karena summit itu bonus, tapi pulang dengan selamat tetap tujuan utama.

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Hiking

Article Category : News

Article Date : 16/05/2026

Superadventure
Admin Adventure
Superadventure
Admin Adventure
Penulis artikel petualangan outdoor dan ekstrem yang bawain kisah mendaki tebing, arung jeram, sampai menjelajah jalur off-road. Buat gue, petualangan itu lebih dari sekadar jalan-jalan, ini soal uji mental dan fisik. Tiap cerita gue kemas biar Superfriends kebawa sensasinya. Gue pengen lo yang baca ngerasa termotivasi buat keluar dari zona nyaman. Kalau lo suka tantangan alam, artikel di sini bakal bikin lo pengen langsung berangkat.

2 Comments

Comment
DEVI TRI HANDOKO

DEVI TRI HANDOKO

16/06/2026 at 09:35 AM

Kenapa Pendaki Tektok Rawan Kecelakaan? Ini Alasannya
SUPRIYANTO SUPRI

SUPRIYANTO SUPRI

16/06/2026 at 11:02 AM

-
Other Related Article
image article
News

Panduan Lengkap Road Trip Jakarta Lombok

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Baru Pertama Kali Vietnam Trip? Ini Itinerary Wajib dan Budgetnya

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

3 Geopark Indonesia yang Berhasil Raih Green Card UNESCO

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Jangan Mendaki Tektok Kalau Lo dalam Kondisi Ini

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive