Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Ilustrasi hiking saat hujan. Image: Gabriela Palai/Pexels

Author : Admin Adventure

Article Date : 20/11/2023

Article Category : News

Saat ini, Indonesia udah memasuki musim hujan. Kondisi ini biasanya berlangsung mulai dari bulan Oktober sampai April. Buat lo yang hobi jalan-jalan dan beraktivitas di luar ruangan, musim hujan mungkin bisa menghambat rencana lo. Apalagi kalau lo suka naik gunung, harus ekstra waspada sama trek yang licin dan risiko longsor.

 

Walaupun berbahaya, nggak sedikit pendaki yang tetep nekat hiking pada musim hujan, lho. Tentu aja aktivitas ini nggak boleh dilakukan sembarang. Butuh persiapan ekstra dan bawa barang-barang khusus biar pendakian lo tetep aman sampai puncak. Nah, kalau lo tertarik mencoba tantangan ini, simak nih beberapa tips yang bisa lo ikuti saat mendaki di musim hujan, Superfriends.

 

Pilih Jalur yang Relatif Aman saat Hujan

Ilustrasi jalur pendakian
Image: Pixabay

Saat musim hujan, jalur pendakian di gunung manapun tentunya jadi lebih licin dan berlumpur. Nah, lo bisa pilih jalur yang cenderung datar buat menghindari risiko longsor. Jalur ini mungkin lebih sering lo hindari saat musim kemarau karena bikin perjalanan jadi lebih lama. Namun, kalau pas musim hujan, mau nggak mau lo harus bersahabat dengan jalur tersebut dan menjauhi jalur yang lebih ekstrem.

 

Selain itu, lo juga bisa pilih jalur yang dipenuhi pepohonan agar lo bisa berteduh saat hujan. Jalur tersebut biasanya juga dipenuhi dedaunan yang jatuh, jadi bisa bikin tanpa nggak terlalu licin.

 

Pakai Baju Berlapis

Namanya juga musim hujan, biasanya cuaca di gunung jadi lebih dingin dari biasanya. Nah, biar lo nggak kedinginan sampai kena hipotermia, jangan lupa buat pakai baju berlapis, ya. Pilih bahan pakaian yang mudah kering, seperti nilon, polyester, wol, atau spandeks, serta pakai jaket yang anti air. Selain itu, jangan lupa juga bawa jas hujan sebagai keamanan ekstra.

 

Bawa Makanan yang Gampang Dimakan

Ilustrasi makan di gunung
Image: pnw production/Pexels

Kalau mendaki pas musim hujan, nggak usah terlalu ribet soal makanan, deh. Lo cukup bawa makanan yang bisa dimakan langsung, seperti oats bar, roti, dan kacang-kacangan. Hindari bawa makanan yang perlu dimasak karena mungkin lo bakal kesulitan nyari spot kering buat tempat memasak.

 

Jalan Santai Aja

Kalau pas musim kemarau, lo sering mendaki dengan langkah cepat biar bisa segera sampai puncak. Namun, hal ini mungkin berlaku pas musim hujan, Superfriends. Medan yang licin dan berlumpur bikin lo harus ekstra hati-hati. Belum lagi ancaman pohon tumbang dan tanah longsor. Jadi, kalau pengin tetep aman, mendakinya santai-santai aja, Bro. Biar lambat asal selamat, kan?

 

Bawa Obat-obatan

Ilustrasi kotak P3K
Image: Roger Brown/Pexels

Mendaki pada musim hujan mungkin lebih gampang bikin lo sakit dibanding mendaki di musim kemarau. Jadi, jangan lupa sedia obat-obatan ya, terutama obat penurun demam dan masuk angin. Lo juga bisa bawa madu sebagai sumber tenaga tambahan saat mendaki.

 

Pakai Trekking Pole

Beberapa pendaki biasanya memanfaatkan patahan batang pohon untuk mendaki. Bukannya aman, batang pohon tersebut justru mudah patah dan bisa bikin lo jatuh. Biar lebih aman, lo bisa bawa trekking pole alias tongkat trekking untuk memudahkan mendaki di jalur licin. Alat ini juga sangat membantu kalau lo harus menyeberangi sungai yang berbatu biar nggak gampang terpeselet.

 

Itu tadi beberapa tips yang bisa lo ikuti saat mendaki pada musim hujan. Kira-kira, gunung mana ya yang seru didaki di tengah hujan? (arpd)

PERSONAL ARTICLE

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Hiking #Wilderness #Tips

Source:Hiking with Shawn

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
News

Mengenal Bouldering, Seni Panjat Tebing Tanpa Tali

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Menjelajahi Hutan Mangrove Jakarta: Surga Tersembunyi di Tengah Kota Metropolitan

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

MUSIM HUJAN TIBA, TAPI TENANG TETAP BISA NGECAMP ASAL PERHATIKAN INI!

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Wall Climbing dan Rock Climbing, Apa Bedanya

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Shower Climbing di Curug Leuwi

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Paramotor dan Paralayang, Apa Bedanya?

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Ini Yang Perlu Kalian Ketahui Saat Mencoba Bermain Kayak

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Jenis Jenis Skydiving, Olahraga Menantang Pemompa Adrenalin

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Taman Nasional Tanjung Puting, Surga Konservasi di Kalimantan

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Apa Itu Aklimatisasi? Para Adventure harus tau ini!

Read to Get 5 Point
image arrow
1 /