Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

shutterstock_2217485095

Author : Admin Adventure

Article Date : 06/07/2024

Article Category : News

Mendaki gunung saat hujan sering dianggap sebagai kesalahan besar. Cuaca buruk, medan licin, dan risiko hipotermia menjadi momok menakutkan bagi para pendaki. Namun, tahukah kamu bahwa hujan di gunung tidak selalu berbahaya dan bahkan bisa membuat pendaki lebih hangat, Bagaimana mungkin?

1. Pakaian Basah Menghangatkan Tubuh:

Saat hujan, pakaian pendaki akan terbasahi air, ini menjebak panas tubuh dan melambatkan proses penguapan dan hal ini membuat tubuh pendaki tetap hangat meskipun suhu udara di sekitar dingin.

 

 

2. Angin Berkurang Saat Hujan:

Hujan biasanya membawa angin yang lebih tenang dan angin kencang di gunung adalah salah satu faktor utama penurunan suhu tubuh karena dengan berkurangnya angin, pendaki akan merasa lebih hangat.

 

 

3. Peningkatan Kelembaban Udara:

Hujan meningkatkan kelembaban udara yang lembab dan mengurangi penguapan keringat dari tubuh pendaki. Penguapan keringat adalah salah satu cara tubuh kehilangan panas dan dengan 

 

 

Hujan di gunung tidak selalu berbahaya dan bahkan bisa membuat pendaki lebih hangat dalam beberapa kondisi. Namun, pendaki harus tetap waspada dan mengambil langkah-langkah pencegahan untuk menghindari hipotermia dan bahaya lainnya.

Mendaki gunung saat hujan memang membutuhkan persiapan ekstra. Dengan pengetahuan dan persiapan yang matang, hujan di gunung tidak harus menjadi penghalang untuk menikmati keindahan alam.

PERSONAL ARTICLE

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Hiking #fact

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
News

Suhu Tubuh Minimal Saat di Gunung Agar Terhindar Dari Hipotermia

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

RAFTING TANPA INSTRUKTUR TETAP AMAN, INI TIPSNYA!

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Terbawa Arus Bawah Laut Saat Menyelam? Jangan Panik!

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

TIPS MENGATASI KACAMATA DIVING SAAT KEMASUKAN AIR

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

MEMASAK NASI YANG BENAR MENGGUNAKAN NESTING

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Panjat Tebing dengan Pemandangan Juara di Indonesia

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Orienteering Petualangan Menantang di Alam Bebas

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Gunung Semeru Mengamuk Sampai Erupsi 7 Juli 2024

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

YANG HARUS ADA DI KOTAK P3K KETIKA OUTDOOR ACTIVITY

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Kenapa Kuping dan Telapak Tangan Wajib Hangat Saat Hawa Dingin?

Read to Get 5 Point
image arrow
1 /