Vertical sport yang ekstrim tentu gak sama dengan aktivitas olahraga vertical jump yang banyak diaplikasikan dalam latihan permainan bola voli. Extreme vertical sport akan memaksa seseorang untuk mencurahkan fokus dan konsentrasi guna mengontrol ketakutan akan jatuh karena gaya gravitasi.
Meskipun menakutkan, risiko ini sebenarnya dapat dikontrol dengan baik jika lo melalui banyak latihan dan memiliki fokus yang baik pula dalam memilih serta melakukan aktivitas olahraga vertikal yang dipilih. Nah, berikut ini beberapa extreme vertical sport yang bisa lo coba?
1. Mountaineering
Image source: pexels.com/@pixabay
Jenis olahraga extreme vertical yang pertama dan dianggap paling berbahaya di dunia adalah mountaineering atau pendakian gunung. Mendaki gunung dalam konsep yang lebih kompleks memiliki seperangkat risiko yang sangat maksimum hingga berujung pada kematian.
Ancaman terjatuh adalah sesuatu yang sudah lumrah karena memang berhadapan dengan gravitasi bumi. Namun, gravitasi bukan satu-satunya yang membuat mountaineering sangat ekstrim untuk dilakukan.
Udara di atas pegunungan tinggi yang tipis memungkinkan untuk hadirnya risiko tambahan yang tak kalah mematikan seperti High Altitude Pulmonary Edema atau HAPE, juga High Altitude Cerebral Edema atau HACE. Baik HAPE maupun HACE, keduanya adalah mesin pembunuh dalam dunia mountaineering.
HAPE adalah kondisi dimana penumpukan cairan pada paru-paru, sementara HACE adalah penumpukan cairan pada otak. Kedua penyakit ini disebabkan oleh kurangnya volume suply oksigen di atas gunung yang membuat olahraga vertical mountaineering semakin berisiko untuk dilakukan.
2. Rock Climbing
Image source: unsplash.com/@worldsbetweenlines
Rock climbing adalah aktivitas olahraga ekstrim dimana seseorang melakukan pemanjatan tebing vertikal yang ketinggian dan medannya bervariasi. Bahaya utama dari aktivitas ini adalah terjatuh, namun bahaya lain yang juga tidak kalah menakutkan adalah terkena batuan rontok, peralatan yang tidak bekerja dengan baik, dan lain sebagainya.
Dalam rock climbing, fokus adalah hal utama yang harus lo miliki. Tuntutan keseimbangan penggunaan tangan dan kaki juga menjadi alasan lain mengapa olahraga ini hanya diminati oleh sedikit orang.
3. Base Jumping
Image source: unsplash.com/@unarchive
Dari sisi teknis dan strateginya, bungee jumping dan base jumping memiliki beberapa persamaan yang cukup signifikan. Hanya saja, untuk base jumping para penerjun menggunakan parasut atau payung sebagai proteksi keamanan.
Base jumping akrab pula dengan olahraga vertical lain seperti panjat tebing atau big wall climbing. Seorang penerjun memanjat hingga titik tertinggi di sebuah tebing untuk kemudian terjun dan membuka parasutnya pada ketinggian tertentu.
4. Free Soloing dan Free Base
Image source: shutterstock.com/burchenko
Free solo adalah gabungan antara pemanjatan di tebing besar dan keseimbangan super maksimum dalam rock climbing. Berbeda dengan free solo, dalam free base satu-satunya alat pengaman yang lo miliki adalah parasut yang ada di punggungmu.
Gak ada harness, gak ada tali, dan gak belayer. Ketika Superfriends gagal dalam memanjat di sebuah tebing dan terjatuh, maka disitulah parasut lo harus bekerja. Jika free base masih memiliki pengaman berupa parasut ketika terjatuh, maka free solo sama sekali gak memiliki alat proteksi jika terjatuh. Artinya, hal yang bisa lo lakukan hanyalah berdoa.
5. Wingsuit Flying
Image source: pexels.com/@tomfisk
Jika lo merasa aktivitas olahraga vertical seperti base jumping dan skydiving masih kurang memacu adrenalin, coba padukan keduanya dalam sebuah olahraga lain yang disebut dengan wingsuit flying. Dalam kegiatan ini, seseorang melompat dari ujung tebing atau dari gedung yang tinggi untuk kemudian melayang dan menukik laksana burung elang.
Alat bantu yang membuat penerjun wingsuit flying tidak terjun bebas adalah pakaian khusus yang akan membantu penggunanya untuk melayang di angkasa dan meluncur seperti seorang burung layang-layang. Untuk pendaratan sendiri, wingsuit flying memiliki persamaan dengan olahraga lainnya di mana parasut digunakan untuk memperlambat kecepatan dan memastikan manusia mendarat di atas tanah dengan aman.
ARTICLE TERKINI
Article Category : News
Article Date : 15/09/2022
Source:https://akasakaoutdoor.co.id/10-olahraga-vertical-paling-ekstrim-di-muka-bumi-yang-kamu-wajib-coba/
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :