Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

tanaman liar

Kemampuan bertahan hidup adalah salah satu dari skill penting yang wajib dimiliki oleh seorang pendaki atau penjelajah alam. Paling nggak, seorang pendaki harus tahu apa saja tanaman liar yang bisa dikonsumsi saat kondisi darurat.

Tentu saja nggak ada pendaki yang dengan sengaja menyesatkan diri sampai semua persediaan makanan habis. Namun kemungkinan untuk tersesat akan selalu ada, jadi sebagai langkah pencegahan, pengetahuan tentang tanaman liar yang aman dikonsumsi akan sangat berguna.

Di bawah ini ada 5 jenis tanaman liar yang aman dikonsumsi. Akan tetapi, nggak semuanya bisa dimakan langsung, ya. Soalnya ada beberapa yang harus direbus dulu. 

1.  Honje atau Kecombrang

Image source: instagram.com/kebunolaa

Honje atau kecombrang adalah tanaman liar yang daun, bunga, sampai buahnya aman untuk dikonsumsi. Bagian daun dan bunganya terasa pahit jika dimakan mentah-mentah, karena itu lo harus merebusnya terlebih dulu. Tenang saja, setelah direbus rasanya cukup lezat kok.

Sedangkan untuk buahnya sudah memiliki rasa yang lebih lezat dan mengandung air yang cukup banyak. Artinya buah honje bisa jadi alternatif makanan yang bukan hanya mengenyangkan, tapi bisa memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

2.  Beri-Berian

Image source: elements.envato.com/RossHelen

Beri-berian yang rasanya manis dan asam merupakan salah satu tanaman liar paling populer di kalangan pendaki dan penjelajah alam bebas. Tanaman ini mempunyai warna yang cerah atau keunguan.

Meski cukup populer, sayangnya buah ini nggak bisa ditemukan di mana saja. Hanya beberapa kawasan hutan dan alam liar yang menjadi tempat tumbuh dari tanaman ini.

Terlepas dari itu, beri-berian bisa memberikan tenaga dan sensasi segar saat dikonsumsi. Lalu kandungan air di dalamnya bisa jadi alternatif cairan di kondisi darurat.

3.  Rebung

Image source: elements.envato.com/EvergreenPlanet

Kalau lo berasal dari Jawa Tengah, pasti nggak asing lagi dengan makanan rebung. Batang bambu muda yang satu ini bisa ditemukan pangkal pohon bambu dan aman untuk dikonsumsi. Selain itu, rebung juga memiliki kandungan air yang cukup banyak.

Akan tetapi, sebelum dikonsumsi, rebung harus dicuci sampai bersih untuk mengurangi pahit dan pahangnya. Kelebihan lain dari tanaman ini adalah cukup mengenyangkan saat dikonsumsi dan bisa menjadi alternatif buat mengisi perut saat kondisi darurat.

4.  Batang Alang-Alang

Image source: elements.envato.com/SundryPhotography

Mungkin lo nggak pernah mengira kalau batang alang-alang menjadi salah satu tanaman liar yang aman untuk dikonsumsi di saat darurat. Wajar saja, sebab tanaman ini lebih banyak dikenal sebagai hama bagi tumbuhan di kebun.

Alang-alang bisa dikonsumsi dengan cara menghisap batang tepat pada bagian yang di dekat akarnya. Di bagian ini ada cairan dengan rasa yang lumayan enak dan bisa memberikan tenaga untuk kembali melanjutkan perjalanan.

Kalau lo masih punya peralatan memasak, daun alang-alang juga bisa dikonsumsi. Caranya cuci daun sampai bersih lalu rebus sampai matang dan dimakan seperti lalapan.

5.  Beberapa Jenis Jamur

Tanaman liar terakhir yang aman dikonsumsi saat kondisi darurat adalah beberapa jenis jamur yang bisa ditemukan di hutan atau alam liar. Meski rasanya cukup enak, tapi pemilihan jamur di alam bebas saat kondisi darurat nggak terlalu disarankan.

Soalnya, resiko keracunan bisa terjadi kapan saja, terutama kalau lo salah mengidentifikasi jamur yang akan lo konsumsi. Kalau sudah begini, bukannya kenyang lo justru akan mengalami gejala keracunan seperti pusing, mual, halusinasi, dan dehidrasi. Dan ini yang berbahaya.

Lo harus bisa mengidentifikasi jamur yang aman untuk dimakan, beberapa diantaranya seperti jamur kuping, jamur kancing, jamur tiram, dan jamur merang.

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Wilderness #Beginner #Urban Action

Article Category : News

Article Date : 15/11/2022

Superadventure
Admin Adventure
Superadventure
Admin Adventure
Penulis artikel petualangan outdoor dan ekstrem yang bawain kisah mendaki tebing, arung jeram, sampai menjelajah jalur off-road. Buat gue, petualangan itu lebih dari sekadar jalan-jalan, ini soal uji mental dan fisik. Tiap cerita gue kemas biar Superfriends kebawa sensasinya. Gue pengen lo yang baca ngerasa termotivasi buat keluar dari zona nyaman. Kalau lo suka tantangan alam, artikel di sini bakal bikin lo pengen langsung berangkat.

Source:https://blog.eigeradventure.com/tanaman-liar/

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
News

Hal-hal yang Perlu Lo Tahu Tentang Bukit Cita Cita

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Berapa Jam Jakarta ke Bali? Ini Rute & Tempat Wisata yang Menantang

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Curug Lembah Tepus Bogor: Daya Tarik dan Info yang Perlu Lo Tahu

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Intip Sederet Tips Buat Lo yang Mau ke Curug Semirang

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive