Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Jenis Penyakit yang Sering Dialami Petualang Saat Traveling

Sebelum melakukan traveling, ada baiknya untuk mencari informasi mendetail terlebih dahulu mengenai destinasi tujuan. Karena traveling nggak hanya membutuhkan kesiapan mental, fisik, dan dana aja, namun juga harus berbekal pengetahuan tentang informasi destinasi wisata yang akan dikunjungi.

Pengetahuan tentang destinasi tujuan menjadi hal penting karena akan banyak hal nggak terduga yang dapat menimpa traveler, mulai dari suhu ekstrem hingga cuaca yang nggak bersahabat. Semua hal tersebut dapat berdampak negatif pada kesehatan tubuh traveler.

Berikut ini ada beberapa jenis penyakit yang mungkin menimpa traveler saat melakukan traveling ke suatu destinasi tujuan lengkap dengan cara mengobatinya.

[readalso url=22177]

Mabuk Perjalanan

Image source:  https://www.shutterstock.com/image-photo/sick-man-traveler-nausea-stomachache-vomit-654307285

Terlalu lama berada di dalam kendaraan seperti mobil, bus, kereta api, atau kapal laut dapat membuat kepala menjadi pusing dan perut mual. Hal ini merupakan tanda-tanda mabuk perjalanan, bukan penyakit serius namun cukup mengganggu kegiatan traveling yang seharusnya menyenangkan.

Menangani mabuk perjalanan dapat dilakukan dengan obat anti mabuk yang bisa dibeli di apotek. Bagi yang sulit minum obat dapat juga ditangani dengan minum jahe atau peppermint. Selain itu juga dapat minum teh hijau dan teh jahe untuk meredakan gejala mabuk perjalanan.

Kram Otot

Image source: https://www.shutterstock.com/image-photo/leg-pain-man-sitting-while-holding-787021987

Kram otot terjadi sesaat setelah melakukan aktivitas berat di suhu udara yang panas. Bagian tubuh yang sering terkena kram otot biasanya adalah betis, perut, dan paha. Kram otot biasanya dialami oleh traveler yang hobi melakukan hiking atau wisata ekstrem lainnya.

Mengatasi kram otot dapat dilakukan dengan beristirahat sejenak dan melakukan peregangan secukupnya. Untuk mempercepat pemulihan dapat juga dengan meminum cairan dengan kadar garam tinggi atau menambahkan garam ke dalam air mineral.

Hipotermia

Image source: https://www.shutterstock.com/image-photo/young-handsome-hipster-man-glasses-white-1214784172

Hipotermia merupakan kondisi dimana suhu tubuh berada di bawah 35 derajat celcius. Kondisi ini dapat terjadi ketika tubuh berada pada lingkungan dengan suhu terlalu dingin. Gejala umum hipotermia yang biasanya terjadi yaitu tubuh menggigil, dan dapat berujung pada koma bahkan meninggal dunia.

Hipotermia dapat dicegah dengan menggunakan jaket tebal, sarung tangan, dan sepatu khusus untuk udara dingin. Bagi traveler yang nggak bisa berada di lingkungan bersuhu dingin karena alergi atau lainnya sebaiknya menghindari traveling saat musim dingin atau destinasi dengan suhu rendah.

[readalso url=22372]

Luka Lecet

Luka lecet biasanya dialami oleh traveler yang sedang traveling ke gunung, pantai, atau lainnya. Luka lecet dapat terjadi karena gesekan kulit dengan sepatu atau benda tumpul lainnya. Sehingga menjadi sangat penting pemilihan sepatu yang sesuai dengan kondisi alam destinasi wisata. Pilihlah sepatu yang dibuat dengan bahan lembut dan nyaman untuk dikenakan.

Diare

Diare merupakan masalah umum yang dialami oleh traveler yang gemar melakukan wisata kuliner. Hal ini terjadi karena metabolisme tubuh belum bisa menyesuaikan diri terhadap jenis makanan baru yang dikonsumsi.

Mengatasi diare dapat dilakukan dengan memperhatikan kebersihan rumah makan yang akan dikunjungi. Jangan memakan makanan yang nggak dimasak dengan matang. Hindari juga minum air keran, es, dan segala jenis sayuran yang dicuci dengan air keran yang nggak bersih.

Itulah beberapa penyakit yang bisa menimpa para petualang saat melakukan traveling. Lo pernah mengalami salah satunya, bro?

 

Source: https://phinemo.com/7-jenis-penyakit-saat-traveling-dan-cara-mengobatinya/

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Beginner #Extreme #solo-traveling

Article Category : In Depth

Article Date : 17/01/2021

Superadventure
Superadventure
Admin Adventure
Penulis artikel petualangan outdoor dan ekstrem yang bawain kisah mendaki tebing, arung jeram, sampai menjelajah jalur off-road. Buat gue, petualangan itu lebih dari sekadar jalan-jalan, ini soal uji mental dan fisik. Tiap cerita gue kemas biar Superfriends kebawa sensasinya. Gue pengen lo yang baca ngerasa termotivasi buat keluar dari zona nyaman. Kalau lo suka tantangan alam, artikel di sini bakal bikin lo pengen langsung berangkat.

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
In Depth

Jack Wolfskin, Sukses Jadi Merek Outdoor Ramah Lingkungan

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
In Depth

Reinhold Messner, Pendaki yang Usulkan Carstensz Masuk Seven Summits

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
In Depth

Kenalan Sama Para Daredevil dari Berbagai Negara di Dunia

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
In Depth

Madu Ternyata Punya Manfaat Buat Kesehatan Para Pendaki

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive