Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

6 Cabang Olahraga yang Sudah Punah dari Olimpiade

Dalam ajang Olimpiade, ratusan atlet dari berbagai negara akan bersaing demi mendapatkan sebuah medali di cabang olahraga yang mereka ikuti. Nggak lupa, ratusan ribu pasang mata dari penjuru dunia juga akan menyaksikan langsung ajang pembukaan Olimpiade dunia, ditambah lagi ratusan juta orang yang menyaksikannya melalui tayangan televisi.

Sepak bola, lari, senam, dan lain-lain selalu jadi cabang olahraga yang populer. Tapi, dulu ternyata ada cabang olahraga yang terlihat aneh jika dilihat menurut pemahaman sekarang, bro. Sayangnya cabang olahraga tersebut sudah nggak lagi dipertandingkan.

Sportmemobee mencatat ada enam cabang yang sudah nggak diikutsertakan dalam Olimpiade, berikut ini di antaranya.

[readalso url=22814]

1. Renang Indah Solo

Image source: ayorenang.com

Cabang olahraga ini terakhir dipertandingkan pada Olimpiade Barcelona 1992. Secara teknis, olahraga ini menuntut sang atlet untuk menyelaraskan diri antara gerakan indah di dalam kolam dengan musik yang mengalun.

Mantan Presiden International Society of Olympic Historians Bill Mallon mengejek olahraga ini seperti “berolahraga sambil mengapung”. Meski absen dari Olimpiade, cabang ini masih dipertandingkan di ajang lain.

2. Jeu de Paume

Image source: surlatouche.fr

Sulit mencari padanan Bahasa Indonesia soal olahraga ini karena memang berasal dari Prancis. Olahraga ini dikenal sebagai akar olahraga tenis, namun lebih mirip bola raket.

Jeu de Paume dipertandingkan terakhir kali pada Olimpiade 1908. Dikatakan Mallon, olahraga ini nggak lagi digelar karena sifat olahraganya yang terlalu elit. Di seluruh dunia, hanya ada 20 lapangan Jeu de Paume, hampir semuanya di Prancis.

3. Tarik Tambang

Image source: rawpixel.com

Tug-of-War, atau bahasa yang lebih dikenalnya, tarik tambang. Percaya atau nggak, kegiatan saling tarik tali yang biasa hanya jadi permainan di Indonesia, merupakan cabang olahraga. Tarik tambang ini dipertandingkan sejak Olimpiade 1900 hingga 1920.

Namun, akhirnya diputuskan nggak lagi jadi cabang yang dipertandingkan oleh Komite Olimpiade Internasional. Argumennya, setiap olahraga harus punya asosiasi yang mewadahi secara global. Di sinilah kekurangan Tug-of-War yang akhirnya berujung pada penghapusan dari Olimpiade.

4. Balon Udara

Image source: unsplash.com/@m2creates

Olimpiade 1900 di Paris, Prancis, berubah fungsi dari pesta olahraga menjadi festival dunia. Akibatnya, banyak cabang olahraga yang seharusnya nggak dipertandingkan namun tampil demi kepuasan penonton. Salah satunya balon udara. Pemenang cabang ini ditentukan atas jarak yang ditempuh, lamanya waktu, dan ketepatan pendaratan sesuai koordinat yang ditentukan.

[readalso url=22336]

5. Menembak Burung Dara

Image source: shutterstock.com/Dale Towers

Sama seperti balon udara, cabang ini jadi contoh “festival dunia” yang dipertandingkan di Olimpiade 1900, digelar hanya demi kepuasan penonton. Tahun tersebut jadi pertama kali dan satu-satunya Olimpiade yang membunuh hewan dengan sengaja. Peraturannya pun mudah, cukup tembak burung dara sebanyak mungkin dalam waktu yang ditentukan.

6. Panjat Tali

Image source: spartan.com

Olahraga ini dihelat pada Olimpiade 1895 hingga 1932, dengan tingkat kepopuleran tertinggi dari penonton Amerika Serikat. Namun, karena olahraga ini hanya populer di satu negara, maka ini jadi “senjata” untuk mengandaskannya. Karena pada dasarnya penting bagi sebuah olahraga untuk dikenal di seluruh dunia.

Nah, itulah beberapa cabang olahraga yang sudah punah alias nggak dipertandingkan lagi di ajang perhelatan olahraga terbesar dunia, Olimpiade. Cabang olahraga mana yang menurut lo menarik untuk dipertandingkan lagi, bro?

 

Source: https://male.co.id/detail/8707/cabang-olahraga-olimpiade-yang-tinggal-kenangan-sport-hobby-0-sport-hobby

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Beginner #Extreme #solo-traveling

Article Category : In Depth

Article Date : 04/01/2021

Superadventure
Superadventure
Admin Adventure
Penulis artikel petualangan outdoor dan ekstrem yang bawain kisah mendaki tebing, arung jeram, sampai menjelajah jalur off-road. Buat gue, petualangan itu lebih dari sekadar jalan-jalan, ini soal uji mental dan fisik. Tiap cerita gue kemas biar Superfriends kebawa sensasinya. Gue pengen lo yang baca ngerasa termotivasi buat keluar dari zona nyaman. Kalau lo suka tantangan alam, artikel di sini bakal bikin lo pengen langsung berangkat.

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
In Depth

Jack Wolfskin, Sukses Jadi Merek Outdoor Ramah Lingkungan

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
In Depth

Reinhold Messner, Pendaki yang Usulkan Carstensz Masuk Seven Summits

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
In Depth

Kenalan Sama Para Daredevil dari Berbagai Negara di Dunia

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
In Depth

Madu Ternyata Punya Manfaat Buat Kesehatan Para Pendaki

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive