Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Ini Lho Bro Bedanya Scuba Diving Sama Freediving

Nggak perlu diragukan lagi bagi para pencinta olahraga bahari, Indonesia memang memiliki banyak spot diving yang kaya akan keindahan bawah lautnya. Para pencinta selam pun nggak akan pernah kehabisan spot untuk memuaskan hasratnya dalam berpetualang di bawah laut. Bahkan, terdapat ratusan spot kelas dunia yang ada di Indonesia, bro.

Mau melakukan scuba diving dan freediving pun bisa banget, bro. Prinsip dari kedua olahraga ini pun sama, keselamatan yang jadi prioritas paling utama. Scuba diving dan freediving hanya boleh dilakukan bagi yang memiliki pengetahuan, keahlian, dan juga sertifikat valid.

Namun, sudahkah lo mengetahui sebenarnya apa ya bedanya scuba diving dan freediving itu? Penjelasan berikut ini wajib untuk disimak!

[readalso url=21490]

Scuba Diving

Seperti yang sudah diketahui, scuba diving merupakan kegiatan menyelam dengan menggunakan alat bantu pernafasan, menggunakan udara dari tabung udara. SCUBA sendiri merupakan singkatan dari Self Contain Underwater Breathing Apparatus yang dirancang oleh Jacques Cousteau, dimana udara yang digunakan untuk menyelam adalah udara normal yang dikompresi. Isinya memang bukan oksigen murni, tapi kurang lebih 79% nitrogen dan 21% oksigen.

Dengan tabung udara yang dibawa ini, penyelam dapat bebas beraktivitas di dalam air. Bahkan, bisa dengan bebas menjelajahi bawah laut lebih dalam dan lebih lama. Tapi perlu juga diperhatikan perhitungan keamanannya ya, bro.

Scuba diving memang memerlukan alat lebih banyak dibandingkan freediving dan snorkeling. Untuk bisa melakukan scuba diving pun diperlukan lisensi atau sertifikat, karena nggak bisa dilakukan secara sembarangan. Penyelam juga harus memahami prinsip keamanan, resiko bahaya dan cara menghadapinya, serta memahami alat-alat yang digunakan.

Pastikan lo mendapatkan sertifikat selam dari lembaga dan instruktur yang berkualitas. Saat melakukan penyelaman, pilih operator selam yang berkualitas dengan pemandu berpengetahuan dan berpengalaman. Jangan lupa periksa alat apakah berfungsi dengan baik atau tidak ya, bro!

[readalso url=21465]

Freediving

Freediving juga menjadi aktivitas yang berkembang cukup pesat di Indonesia selain scuba diving. Spot untuk freedive pun banyak tersebar luas di Indonesia. Alat-alat yang diperlukan pun sangat mudah didapatkan di berbagai toko, bro.

Sayangnya, waktu menyelam freediving ini memang sangat terbatas, bergantung pada kemampuan mengatur nafas dari penyelam itu sendiri. Aktivitas freediving ini biasanya dilakukan oleh nelayan pencari ikan di sungai, danau, maupun di laut.

Kegiatan menyelam dengan menahan nafas selama beberapa waktu di bawah permukaan air ini dilakukan tanpa alat bantu pernapasan, berbeda dengan scuba diving yang menggunakan tabung udara sebagai alat bantu pernafasan. Freediving dilakukan murni hanya mengandalkan udara yang terdapat di paru-paru saja. Maka dari itu, dibutuhkan kemampuan khusus dalam menahan nafas yang baik dan benar.

Sama halnya dengan scuba diving, untuk melakukan freediving lo juga harus memiliki sertifikat atau lisensi. Seorang freediver pun harus bisa mengkalkulasi waktu dan kedalaman dengan baik, karena keamanan merupakan faktor utama yang wajib diperhatikan.

Walaupun sama-sama menyelam, peralatan yang digunakan oleh para scuba diver dan freediver ternyata berbeda. Mask atau kacamata yang digunakan untuk freediving lebih ramping dan volumenya lebih kecil. Fin yang dipakai juga lebih panjang daripada fin pada umumnya. Selain itu, freediver juga harus mengenakan wetsuit yang menyesuaikan bentuk tubuh. Biasanya produk ini dibuat khusus dengan tangan (handmade) lho, bro.

Sekarang sudah tahu dong apa bedanya scuba diving dan freediving, bro? Lo lebih tertarik mencoba yang mana, nih? Tapi, jangan lupa perhatikan keselamatan dan keamanan dalam menyelam ya, bro!

 

Source: pesona.travel 

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Beginner #Extreme #solo-traveling

Article Category : Extreme Action

Article Date : 02/05/2020

Superadventure
Superadventure
Admin Adventure
Penulis artikel petualangan outdoor dan ekstrem yang bawain kisah mendaki tebing, arung jeram, sampai menjelajah jalur off-road. Buat gue, petualangan itu lebih dari sekadar jalan-jalan, ini soal uji mental dan fisik. Tiap cerita gue kemas biar Superfriends kebawa sensasinya. Gue pengen lo yang baca ngerasa termotivasi buat keluar dari zona nyaman. Kalau lo suka tantangan alam, artikel di sini bakal bikin lo pengen langsung berangkat.

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
Extreme Action

Tentang Highlining, Olahraga Ekstrem yang Menantang Maut

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Extreme Action

Tantangan Berat Gowes Sepeda dalam Kondisi Hujan

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Extreme Action

Atraksi Wisata Ekstrem yang Bisa Dilakukan di Wilayah Perairan

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Extreme Action

Tentang Zipline yang Populer di Kalangan Penggemar Olahraga Ekstrem

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive