Di seluruh dunia, dan juga Indonesia, ada banyak tempat wisata religi yang bertebaran di seluruh wilayah. Kebanyakan adalah tempat-tempat bersejarah peninggalan budaya dan tempat ibadah kepercayaan pada masa lampau.
Jika di luar negeri, ada banyak pagoda atau kuil di Thailand yang dijadikan tempat wisata, di Indonesia, kita punya makam wali songo yang tersebar di sepanjang pulau Jawa, ada juga candi Borobudur yang merupakan pusat tempat ibadah umat Buddha.
Berwisata ke tempat religi mungkin nggak bisa sebebas saat berwisata ke alam, seperti laut atau gunung. Ada aturan, ketentuan, dan juga syarat-syarat yang harus dipenuhi.
Ada larangan dan juga pantangan yang nggak mungkin dilanggar. Untuk itu, ada beberapa hal yang perlu lo perhatikan saat memilih untuk berwisata di tempat religi seperti ini, Superfriends.
Pertama, gunakan pakaian yang rapi, sopan, dan tertutup
Image source: unsplash.com/@mykelgran
Peraturan ini sepertinya sudah menjadi ketentuan dasar di hampir semua tempat wisata religi yang ada. Menggunakan pakaian yang sopan dan rapi akan mencerminkan bahwa lo menghormati tempat tersebut. Memakai pakaian yang tertutup dan nggak terbuka seenak jidat akan membuat lo lebih dihargai sebagai tamu atau pengunjung yang paham sopan santun.
Baca juga : 5 Masjid Indah di Tokyo yang Cocok Dijadikan Destinasi Wisata Religi
Kedua, pastikan untuk selalu melaporkan kedatangan kamu
Image source: unsplash.com/@shamees_cm
Laporkan kedatangan kamu di tempat wisata religi tersebut kepada pihak penjaga, keamanan atau ketua adat. Hal ini penting agar mereka tahu dan bisa menghindari kesalahpahaman yang bisa saja terjadi. Jangan lupa juga untuk menanyakan dengan jelas apa saja aturan yang ada di tempat itu, apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan pun kamu harus mengetahuinya dengan tepat.
Ketiga, siapkan uang untuk sumbangan
Image source: unsplash.com/@26_ms
Umumnya, di beberapa tempat wisata religi kamu akan menemukan kotak untuk sumbangan. Jumlahnya tidak ditentukan, seikhlasnya saja. Namun, kamu harus sudah mengetahui dan memahami hal ini sejak awal, agar tidak terkaget-kaget saat menemukannya nanti.
Karena ada banyak kejadian, tamu atau pengunjung yang kaget dengan kotak sumbangan, menolak untuk menyumbang, bahkan meributkannya dan menganggap mereka sedang dipalak. Bukan seperti itu ya konsepnya. Dana yang didapat dari sumbangan itu biasanya digunakan juga untuk biaya operasional tempat wisata, seperti membayar penjaga, petugas kebersihan, atau biaya listrik.
Keempat, jangan mengganggu orang lain
Image source: pexels.com/@belart84
Mengganggu liburan orang lain di tempat wisata religi ini lebih riskan lho. Karena bisa saja orang lain yang datang itu niatnya memang untuk beribadah, bukan hanya sekadar liburan dan wisata.
Baca juga : 6 Objek Wisata Religi di Semarang yang Tawarkan Pengalaman Berlibur Seru!
Sikap apa saja yang bisa dianggap sebagai gangguan ini? Banyak. Misalnya, berbicara dengan suara keras, mengambil foto atau merekam video secara sembarangan, membuang sampah sembarangan, sampai suara kamera pun bisa saja mengganggu kenyamanan orang lain. Kamu perlu sangat berhati-hati dalam hal ini.
Kelima, perhatikan aturan buat wanita
Ada wisata religi yang memang memiliki aturan sendiri buat wanita yang sedang menstruasi. Hal ini harus lo perhatikan betul, jangan sampai melanggarnya dengan alasan-alasan bodoh.
Memang ada juga tempat wisata religi yang membiarkan wanita haid masuk sampai ke dalam, namun yang lebih sering terjadi adalah wanita haid diberikan kelonggaran masuk sampai batas tertentu saja. Ingat, hormati dan hargai peraturan ini ya.
Satu hal lain yang perlu lo ingat adalah bahwa nggak semua tempat wisata religi itu memiliki dasar agama dan kepercayaan yang sama dengan lo. Rasa toleransi dan saling menghargai sangat diperlukan di sini, Superfriends.
ARTICLE TERKINI
Article Category : Tips
Article Date : 29/01/2022
Source:https://travel.kompas.com/read/2015/03/02/085100127/Tips.Berwisata.ke.Tempat.Ibadah
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :