Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

hipotermia

Serangan hipotermia adalah resiko bagi mereka yang suka mendaki. Apa lo adalah salah satunya? Jika benar, ada baiknya lo mengetahui cara mencegah hipotermia saat mendaki gunung paling ampuh. Ingat, orang yang kena hipotermia harus segera menerima penyelamatan.

Pasalnya, dapat menjadi masalah serius pada penderitanya. Sebagai informasi saja, hipotermia adalah kondisi suhu tubuh turun drastis hingga 35 derajat celcius. Pakai tips berikut supaya aktivitas mendaki lo makin aman.

●  Menggunakan Pakaian Hangat

Image source: unsplash.com/@ninaluong

Saat mulai mendaki, jangan asal pakai pakaian. Meskipun sepele, pakaian yang tepat justru dapat menghindarkan lo dari resiko hipotermia. Lebih baik, lo pilih baju yang hangat tapi juga jangan kelewat tebal.

Pemilihan bahan baju juga harus benar karena menjadi kunci kehangatan tubuh. Memakai baju yang terlalu tebal berpotensi membatasi ruang gerak lo sendiri.

●  Ganti Baju Jika Sudah Merasa Basah

Image source: unsplash.com/@heftiba

Saat melewati medan basah, tidak jarang membuat baju lo jadi ikut kena dampak. Jika lo sudah merasa lembab bahkan basah pada baju, lekas ganti. Hal ini sangat penting, karena baju basah pada suhu udara dingin bukan perpaduan baik. Khususnya bagi stabilitas suhu tubuh lo sendiri.

●  Jaga Asupan Kalori

Image source: unsplash.com/@julian

Saat mau berangkat mendaki, pastinya lo banyak melakukan persiapan bukan? Salah satunya adalah soal perbekalan. Jangan lupa bawa bahan makanan yang sekiranya bisa membantu lo memenuhi asupan karbohidrat, protein, dan kalori. Bukan hanya itu saja, lo juga perlu memastikan telah membawa persediaan air minum yang cukup.

●  Saling Menjaga

Image source: pexels.com/@sanmane

Lo mungkin berangkat mendaki gunung bersama salah satu teman yang punya kondisi fisik tak biasa. Misalnya punya riwayat medis tertentu. Dalam hal ini penting bagi lo untuk saling menjaga satu sama lain. Sehingga, bisa langsung melakukan langkah tetap untuk keselamatan sumua pihak.

●  Mendaki Saat Kondisi Tubuh Fit

Image source: unsplash.com/@johsi882

Pastikan kondisi tubuh lo cukup fit sebelum berangkat mendaki. Jika merasa demam atau flu, ada baiknya batalkan rencana naik gunung. Orang yang sedang kurang fit, biasanya akan lebih mudah kedinginan.

Suhu udara di gunung yang cenderung tinggi akan membuat lo makin merasa dingin dan tidak nyaman. Resiko hipotermia pun bisa jadi main meningkat, khususnya bagi orang-orang yang kurang fit atdi.

●  Bawa Jaket dan Perlengkapan Memadai

Ada lagi cara mencegah hipotermia saat mendaki. Bukan hanya bawa jaket, tapi lo juga harus memastikan membawa sejumlah peralatan yang memadai. Seperti yang lo tahu, suhu udara di gunung sudah pasti berbeda dengan keseharian.

Di sana lo akan merasa jauh lebih dingin. Oleh sebab itu, lo perlu peralatan memadai untuk mengatasi suhu dingin itu. Jaket gunung adalah benda yang tak boleh lo lupakan. Perlengkapan lain seperti kantung tidur dan tenda juga tak kalah penting. Pastikan semua barang itu dalam kondisi baik, tidak ada lubang yang membuat udara dingin bisa masuk.

●  Membawa Baju Ganti Untuk Tidur

Bagi lo yang harus berkemah, jangan lupa bawa persediaan baju ganti khusus untuk tidur. Baju untuk tidur ini juga harus selalu kering. Sehingga, dapat meminimalkan rasa dingin di tubuh yang biasanya memicu hipotermia.

●  Menghindari Kontak Langsung dengan Air

Semakin tinggi mendaki, resiko rentan lo kena hujan. Walaupun berpotensi kena hujan, ada baiknya lo mengusahakan untuk tidak kontak langsung dengan air. Caranya seperti menggunakan jas hujan. Biasanya air yang mengenai kulit otomatis akan menyerap panas tubuh. Ancaman hipotermia bisa menyerang kapan saja.

Demikian tadi cara mencegah hipotermia saat mendaki gunung. Sekarang lo sudah paham bukan? Tidak perlu khawatir kena hipotermia di gunung, tips di atas bisa membantu.

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Tips #Hiking #Wilderness #Beginner #Extreme

Article Category : Tips

Article Date : 30/07/2022

Superadventure
Admin Adventure
Superadventure
Admin Adventure
Penulis artikel petualangan outdoor dan ekstrem yang bawain kisah mendaki tebing, arung jeram, sampai menjelajah jalur off-road. Buat gue, petualangan itu lebih dari sekadar jalan-jalan, ini soal uji mental dan fisik. Tiap cerita gue kemas biar Superfriends kebawa sensasinya. Gue pengen lo yang baca ngerasa termotivasi buat keluar dari zona nyaman. Kalau lo suka tantangan alam, artikel di sini bakal bikin lo pengen langsung berangkat.

Source:https://travel.kompas.com/read/2019/07/24/164605927/5-tips-agar-tidak-hipotermia-saat-mendaki-gunung?page=all

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
Tips

5 Kesalahan Ketika Traveling Pakai Kendaraan Pribadi

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Tips

Ini Dia Penyebab dan Cara Mengatasi Serangan Panik Saat Naik Gunung

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Tips

Tips Memasak di Gunung yang Mudah untuk Dipraktikkan, Ketahui!

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Tips

Ketahui Teknik Memanjat Bagi Pemula dan Tips Memilih Sepatu Climbing

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive