Serangan hipotermia adalah resiko bagi mereka yang suka mendaki. Apa lo adalah salah satunya? Jika benar, ada baiknya lo mengetahui cara mencegah hipotermia saat mendaki gunung paling ampuh. Ingat, orang yang kena hipotermia harus segera menerima penyelamatan.
Pasalnya, dapat menjadi masalah serius pada penderitanya. Sebagai informasi saja, hipotermia adalah kondisi suhu tubuh turun drastis hingga 35 derajat celcius. Pakai tips berikut supaya aktivitas mendaki lo makin aman.
● Menggunakan Pakaian Hangat
Image source: unsplash.com/@ninaluong
Saat mulai mendaki, jangan asal pakai pakaian. Meskipun sepele, pakaian yang tepat justru dapat menghindarkan lo dari resiko hipotermia. Lebih baik, lo pilih baju yang hangat tapi juga jangan kelewat tebal.
Pemilihan bahan baju juga harus benar karena menjadi kunci kehangatan tubuh. Memakai baju yang terlalu tebal berpotensi membatasi ruang gerak lo sendiri.
● Ganti Baju Jika Sudah Merasa Basah
Image source: unsplash.com/@heftiba
Saat melewati medan basah, tidak jarang membuat baju lo jadi ikut kena dampak. Jika lo sudah merasa lembab bahkan basah pada baju, lekas ganti. Hal ini sangat penting, karena baju basah pada suhu udara dingin bukan perpaduan baik. Khususnya bagi stabilitas suhu tubuh lo sendiri.
● Jaga Asupan Kalori
Image source: unsplash.com/@julian
Saat mau berangkat mendaki, pastinya lo banyak melakukan persiapan bukan? Salah satunya adalah soal perbekalan. Jangan lupa bawa bahan makanan yang sekiranya bisa membantu lo memenuhi asupan karbohidrat, protein, dan kalori. Bukan hanya itu saja, lo juga perlu memastikan telah membawa persediaan air minum yang cukup.
● Saling Menjaga
Image source: pexels.com/@sanmane
Lo mungkin berangkat mendaki gunung bersama salah satu teman yang punya kondisi fisik tak biasa. Misalnya punya riwayat medis tertentu. Dalam hal ini penting bagi lo untuk saling menjaga satu sama lain. Sehingga, bisa langsung melakukan langkah tetap untuk keselamatan sumua pihak.
● Mendaki Saat Kondisi Tubuh Fit
Image source: unsplash.com/@johsi882
Pastikan kondisi tubuh lo cukup fit sebelum berangkat mendaki. Jika merasa demam atau flu, ada baiknya batalkan rencana naik gunung. Orang yang sedang kurang fit, biasanya akan lebih mudah kedinginan.
Suhu udara di gunung yang cenderung tinggi akan membuat lo makin merasa dingin dan tidak nyaman. Resiko hipotermia pun bisa jadi main meningkat, khususnya bagi orang-orang yang kurang fit atdi.
● Bawa Jaket dan Perlengkapan Memadai
Ada lagi cara mencegah hipotermia saat mendaki. Bukan hanya bawa jaket, tapi lo juga harus memastikan membawa sejumlah peralatan yang memadai. Seperti yang lo tahu, suhu udara di gunung sudah pasti berbeda dengan keseharian.
Di sana lo akan merasa jauh lebih dingin. Oleh sebab itu, lo perlu peralatan memadai untuk mengatasi suhu dingin itu. Jaket gunung adalah benda yang tak boleh lo lupakan. Perlengkapan lain seperti kantung tidur dan tenda juga tak kalah penting. Pastikan semua barang itu dalam kondisi baik, tidak ada lubang yang membuat udara dingin bisa masuk.
● Membawa Baju Ganti Untuk Tidur
Bagi lo yang harus berkemah, jangan lupa bawa persediaan baju ganti khusus untuk tidur. Baju untuk tidur ini juga harus selalu kering. Sehingga, dapat meminimalkan rasa dingin di tubuh yang biasanya memicu hipotermia.
● Menghindari Kontak Langsung dengan Air
Semakin tinggi mendaki, resiko rentan lo kena hujan. Walaupun berpotensi kena hujan, ada baiknya lo mengusahakan untuk tidak kontak langsung dengan air. Caranya seperti menggunakan jas hujan. Biasanya air yang mengenai kulit otomatis akan menyerap panas tubuh. Ancaman hipotermia bisa menyerang kapan saja.
Demikian tadi cara mencegah hipotermia saat mendaki gunung. Sekarang lo sudah paham bukan? Tidak perlu khawatir kena hipotermia di gunung, tips di atas bisa membantu.
ARTICLE TERKINI
Article Category : Tips
Article Date : 30/07/2022
Source:https://travel.kompas.com/read/2019/07/24/164605927/5-tips-agar-tidak-hipotermia-saat-mendaki-gunung?page=all
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :