Belanja online sekarang sudah menjadi gaya hidup mayoritas masyarakat Indonesia. Bahkan nggak sedikit yang mulai berjualan online dengan memanfaatkan smartphone dan koneksi internet yang mereka miliki.
Nah, salah satu bisnis online yang terbukti menguntungkan adalah bisnis jastip alias jasa titip. Bisnis jastip termasuk mudah dijalankan karena hanya memerlukan tenaga dan kemampuan promosi di media sosial.
Beberapa orang mulai dengan modal yang relatif kecil, namun ada juga yang tanpa modal sama sekali. Yang paling penting adalah waktu dan komitmen. Modal bisa dicari sambil berjalan.
Kalau lo tertarik buat terjun ke bisnis jastip, berikut ini ada beberapa tips penting yang bisa lo lakukan saat memulai bisnis jastip.
1. Pilih target pasar sebelum mulai
Image source: shutterstock.com/Corrado Baratta
Sebelum benar-benar memulai bisnis jastip, lo harus memilih target pasar terlebih dulu. Lo bisa menentukan target pasar sesuai demografis, kebiasaan, atau geografis. Pilih yang paling cocok dan paling menguntungkan buat lo nantinya.
Setelah itu, lo bisa mulai memilih barang yang akan lo jual ke calon konsumen. Saat memilih barang. lo harus bisa melihat situasi dan kondisi dengan jeli. Jangan sampai produk yang lo pilih nggak ada peminatnya sama sekali.
2. Tentukan media promosi
Image source: shutterstock.com/k_nopparat
Dalam bisnis jastip, media promosi sangat berpengaruh pada hasil penjualan. Sebagian pebisnis jastip memakai media sosial buat promosi karena bisa menarik perhatian banyak pelanggan.
Lo juga bisa mengikuti mereka, namun sebaiknya pilih satu sampai tiga media sosial saja. Tujuannya biar mudah dikelola dan nggak terlalu berat untuk dijalankan nantinya.
3. Tentukan harga jual dan metode pembayarannya
Image source: shutterstock.com/9fall10up
Dalam menentukan harga jual dan metode pembayaran lo harus benar-benar memperhitungkan berbagai hal dengan teliti. Mulai dari modal awal, biaya iklan, biaya packing, dan sebagainya.
Selain itu, sebaiknya cantumkan harga asli produk dan beritahu konsumen berapa fee jastip yang lo tetapkan. Biasanya, fee jastip normal berada di kisaran Rp5 ribu sampai Rp20 ribu per produk.
Demi kelancaran bisnis, usahakan konsumen membayar uang muka (DP) minimal 50%. Dengan begitu lo bisa terhindar dari kerugian saat ada konsumen yang batal membeli barang.
4. Pandai memanfaatkan momen
Untuk memulai bisnis jastip, lo harus pandai memanfaatkan momen yang ada. Misalnya, lo bisa memanfaatkan momen diskon akhir tahun untuk membuka bisnis jastip barang elektronik atau yang lainnya.
Selain itu, lo juga menggunakan momen promo khusus yang diadakan oleh satu perusahaan. Misalnya seperti clearance sale atau cuci gudang yang dilakukan oleh perusahaan fashion dan sebagainya.
Bahkan lo bisa membuka jastip saat sedang berlibur ke luar kota atau ke luar negeri. Misalnya menawarkan oleh-oleh khas kota tempat lo berlibur ke teman-teman lewat media sosial.
Cara seperti ini cukup banyak digunakan dan terbukti dapat menghasilkan keuntungan. Dengan catatan, lo harus jujur soal harga produk dan fee jastip yang lo tetapkan, ya!
5. Atur jadwal pembelian dan pengiriman
Terakhir, atur jadwal pembelian produk jastip dan pengiriman ke alam konsumen. Biasanya, pembelian dan pengiriman diatur serentak, namun jika kadang ada konsumen yang telat membayar meskipun barang sudah lo pegang.
Untuk menghindarinya, sebaiknya atur batas waktu pemesanan dan cek ulang pesanan dari konsumen sebelum melakukan pembelian. Selain itu, atur batas waktu pembayaran biar nggak ada konsumen nakal yang bisa merugikan lo sendiri.
ARTICLE TERKINI
Article Category : Tips
Article Date : 22/10/2022
Source:https://koinworks.com/blog/bisnis-jastip-tanpa-modal/
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :